4.Alegori
Alegori adalah gaya bahasa yang mempertautkan satu hal atau kejadian dengan halatau kejadian lain dalam satu kesatuan utuh. Majas ini merupakan majas simile ataumetafora yang berkelanjutan.Contoh:
Teratai
Kepada Ki Hajar Dewantara
Dalam kebun di tanah airkuTumbuh sekuntum bunga terataiTersembunyi kembang indah permaiTidak terlihat orang yang lalu Akarnya tumbuh di hati dunia Daun bersemi Laksmi mengarang Biarpun ia diabaikan orang Seroja kembang gemilang mulia.....................
(Sanusi Pane)
Dalam puisi di atas, penyair menyimbolkan Ki Hajar Dewantara dengan kuntum bunga teratai dengan maksud untuk membandingkan ciri-ciri bunga teratai dengangagasan, pikiran, dan cita-cita tokoh pendidikan itu.
B.Majas Pertentangan
1.Hiperbola
Hiperbola ialah majas yang mengandung pernyataan yang berlebih-lebihan denganmaksud yang memperhebat, meningkatkan kesan dan pengaruhnya.Contoh:
Sorak penonton mengguntur membelah angkasa.
2.Litotes
Majas litotes adalah majas yang mengurangi, mengecilkan kenyataan yangsebenarnya.Contoh:
Terimalah bingkisan yang tidak berharga ini.
3.Ironi
Ironi adalah majas yang menyatakan makna bertentangan dengan maksud untuk menyindir atau memperolok-olok.Contoh:
Masih sore begini sudah pulang, padahal baru jam 2 malam.
4.Paradoks
Paradoks adalah majas yang antarbagiannya menyatakan sesuatu yang bertentangan.Contoh:
Dia merasa kesepian di antara orang-orang yang ramai berjoget.
5.Antitesis
Antitesis adalah majas pertentangan yang menggunakan paduan kata yang berlawanan arti.Contoh:
Besar-kecil, tua-muda, pria-wanita, semua datang ke alun-alun.
C.Majas Pertautan
1.Metonimia
Metonimia adalah majas yang memakai nama ciri atau nama hal yang ditautkandengan nama orang, barang atau lainnya sebagai penggantinya.2