Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENALARAN

PENALARAN

Ratings: (0)|Views: 6 |Likes:
Published by Bakta Kala HoloWsen

More info:

Published by: Bakta Kala HoloWsen on Jun 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/02/2013

pdf

text

original

 
PENALARAN
1. Pengertian 
Penalaran = pemikiran = penyimpulan =Penjelasan yang menunjukkan kaitan atau hubungan antara dua hal ataulebih atas argumentasi dan langkah-langkah tertentu hingga sampai padakesimpulan.
> Art of correct thinking.2. Unsur-unsur penalaran1). Mengerti kenyataan
atas dasar pengetahuan keindraan. 
2). Menyatakan hubungan
yang sama atau tidak sama dalam
putusan.3). Menyimpulkan.3. Alat Bantu untuk menguji suatu pemikiran 
1). Titik pangkalnya apa ?
> harus benar
2). Alasan/premisnya bagaimana?
> harus tepat dan kuat
3). Hubungannya bagaimana ?
> jalan pikiran logis
4). Pokok pernyataannya/simpulannya bagaimana
?> tergantung dari 1,2, dan 34. Jalan Pemikiran1). Induksi
(hati-hati jangan membuat generalisasi yang salah akibat bukti yang kurang kuat, sample yang tidak memadai).
2). Deduksi : 
(1). Sistem tertutup (closed system problems) > titik pangkal tidak  perlu disangsikan atau dipertanyakan lagi, sudah pasti.(2). Sistem terbuka (open system problems) > titik pangkalkemungikan bisa berubah karena kejadian-kejadian yang kongkretdan terbuka.
5. Merunut jalan pikiran lewat Bahasa
1). Proses berpikir berlangsung dalam pikiran, namun demikian dapatdirunut melalui bahasa. Karena bahasa disamping sebagai alat, juga berfungsi sebagai pembentuk pikiran.2).
Term
adalah bagian dari suatu kalimat yang berfungsi sebagai S atauP. Ini dapat diketahui melalui
tempat dan fungsi kata itu di dalamkalimat tertentu.
Di sana terdapat isi dan luas pengertian.
 
3). Hati-hati merunut isi pikiran, karena ada kata-kata yang:(1). Univokal (sama bentuk – sama arti).
 
(2). Ekuivokal (sama bentuk – lain artinya).(3). Analgis (sama bentuk – artinya memiliki persamaan dan perbedaan, karena asosiasi).
6. Mengerti kenyataan melalui:1). penggolongan 
Penggolongan = klasifikasi persamaan dan prbedaanAturan-aturan penggolongan:- penggolongan harus lengkap, yang diklasifikasi meliputi semua bagian.- harus sungguh-sungguh memisahkan, tidak boleh ada overlapping.- harus menurut dasar atau garis yang sama, jangan memakai ukuranyang ambigu, tidak taat azas.- harus sesui dengan tujuan.
2). Definisi:
-Nominal (menurut kata atau nama):
sinonim, etimologi
.-Riel (dengan menunjuk realita): sifat khas, kumpulan sifat-sifat,sebab-akibat.Syarat definisi:-Harus dapat dibolak-balik dengan hal yang didefinisikan.-Hal yang didefinisikan itu tidak boleh masuk ke dalam difinisi.-Definisi tidak boleh dalam bentuk negative.-Harus sungguh-sungguh menjelaskan.-Rumusan harus tepat, tidak boleh lebih luas atau lebih sempit.-Tidak boleh memuat metafora.
7. Putusan
Perbuatan akal yang mengakui atau mengingkari sesuatu tentang sesuatu.(A statement in which man affirms or denies something of somethingelse).1). Unsur-unsur putusan: S, P, Conjungsi (afirmasi atau negasi).Contoh:Term : Buku tebal ini …Putusan: Buku ini tebal.2). Jenis putusan:(1) kategoris (dinyatakan dalam kalimat berita),(2)Hipotetis, tergantung dari syarat: kondisional, disjungtif, konjungtif 3). Putusan bias benar, bias salah, karena tergantung dari cocok-tidaknyadengan kenyataan, fakta, atau realita. Ini bisa dicek lewat: dasar-dasar titik tolak dan lurus-tidaknya jalan pikiran.
 
4). Derajat kepastian: terdapat kepastian, sangkaan, kesangsian.5). Penggolongan putusan:A = Afirmatif dan universal : Besi itu logamE = Negatif dan universal : Yang sudah lulus tidak perlu ..I = Afirmatif dan particular/singular : Ada serangga yang berbahayaO = Negatif dan particular/singular : Ada kucing yang tidak makan..6). Penggolongan putusan menurut isi:(1). Putusan analitis > berdasarkan aturan yang telah disetujuiP dipersatukan dengan S atas dasar analisis S:- Closed system statement > kebenarannya tidak perlu dicocokkan- Agreement statement > benar, karena telah disetujui bersama- A priori statement > yang sebelumnya kita sudah pastikan(2). Putusan sintetis > mencocokkan dengan kenyataanP disintesekan dengan S atas dasar empiris- Putusan empiris > kebenaran atas dasar induksi dan empiris- Agreement statement > dunia nyata yang dialami setiap hari- A posteriori statement > kebenaran dipastikan sesudah empiris7). Putusan tentang :- Fakta (masih bisa diselidiki) : Ia memakai baju.- Pernyataan pendapat (statement of opinion). Subjektif, kebenarannyatidak dijatuhkan.
8. Penyimpulan
1). Kata-kata (dirangkaikan) -- menjadi kalimat-kalimat (putusan-putusan)dirangkai -- suatu pemikiran terproses menghasilkan simpulan.2). Pengetahuan yang dimiliki itu, mungkin berupa: fakta, asas umum,anggapan (hipotesis) yang menjadi titik tolak untuk pemikiran lebihlanjut.3). Proses pemikiran itu ada yang: DEDUKTIF dan INDUKTIF4). Beberapa istilah:-Titik pangkal = pengetahuan yang telah dimiliki dan akan menjadititik tolak dalam penyimpulan.-Titik pangkal = titik tolak = antesedens = premis-premis > dihubung-hubungkan menghasilkan
 pengetahuan baru (simpulan-simpulan).
- Simpulan itu sah, kalau diproses dengan jalan pikiran yang lurus.Simpulan itu benar, kalau titik pangkal dan jalan pikiran logis.5). Penyimpulan langsung: S dan P sama atau tidak sama:- ekuivalensi : S = P- Pembalikan, rumus:(1). Putusan A hanya boleh dibalik menjadi putusan I.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->