Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
laporan praktikum anfisman-5 sistem saraf

laporan praktikum anfisman-5 sistem saraf

Ratings: (0)|Views: 1,950|Likes:
Published by n u r m a
stifar
stifar

More info:

Published by: n u r m a on Jun 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/29/2014

pdf

text

original

 
 nurmawita (1001071)
1
PERCOBAAN IISISTEM SARAFI.
 
Tujuan Percobaan
1.
 
Mempelajari struktur sel-sel dan jaringan yang menyusun sistem saraf;2.
 
Mengamati anatomi otak dan selaputnya serta mengenal fungsi otak;3.
 
Memepelajari lokasi dab fungsi saraf-saraf cranial;4.
 
Mengamati anatomi tulang belakang dan sarafnya serta mengenal beberaparefleks pada manusia;5.
 
Mempelajari struktur dan fungsi sistem saraf otonom.
II.
 
Tinjauan Pustaka
Sistem saraf adalah serangkaian organ yang kompleks dan bersambungan sertaterdiri terutama dari jaringan saraf. Sistem persarafan merupakan salah satu organyang berfungsi untuk menyelenggarakan kerjasama yang rapi dalam organisasi dankoordinasi kegiatan tubuh.Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk  bervariasi. Sistem ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Dalamkegiatannya, saraf mempunyai hubungan kerja seperti mata rantai (berurutan) antarareseptor dan efektor.
 Reseptor 
adalah satu atau sekelompok sel saraf dan sel lainnyayang berfungsi mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalamtubuh.
 Efektor 
adalah sel atau organ yang menghasilkan tanggapan terhadaprangsangan. Contohnya otot dan kelenjar.
 
 nurmawita (1001071)
2
Fungsi sistem saraf yaitu
 
: (1). Mendeteksi perubahan dan merasakansensasi;(2). Menghantarkan informasi dari satu tempat ke tempat yang lain;(3). Mengolah informasi sehingga dapat digunakan segera atau menyimpannya untuk masa mendatang sehingga menjadi jelas artinya pada pikiran. Sistem saraf dibedakanatas 2 divisi anatomi yaitu :1. Sistem saraf pusat (sentral), terbagi atas:a. Otak; b. Sumsum tulang belakang(medula spinalis).2. Sistem saraf perifer (tepi) terdiri atas:
a
.
 Divisi Aferen
, membawa informasi ke SSP (memberitahu SSP mengenailingkungan eksternal dan aktivitas-aktivitas internal yang diatur oleh SSP. b.
 Divisi Eferen,
informasi dari SSP disalurkan melalui divisi eferen ke organefektor (otot atau kelenjar yg melaksanakan perintah untuk menimbulkan efek yg diinginkan), terbagi atas: -Sistem saraf somatik, yg terdiri dari serat-seratneuron motorik yg mempersarafi otot-otot rangka; -Sistem saraf otonom, ygmempersarafi otot polos, otot jantung dan kelenjar, terbagi atas :
 
1. Sistem saraf simpatis.2. Sistem saraf Parasimpatis.Sel saraf menurut bentuk dan fungsinya terbagi atas :
1. Sel saraf sensoris (neuron aferen)
Bentuknya berbeda dari neuron aferen dan interneuron, di ujung perifernyaterdapat
reseptor sensorik 
yang menghasilkan potensial aksi sebagai respon terhadaprangsangan spesifik.Sel saraf ini menghantarkan impuls (pesan) dari reseptor ke sistem saraf pusat,dendritnya berhubungan dengan reseptor(penerima rangsangan ) dan ujung aksonnya berhubungan dengan sel saraf asosiasi.
 
 nurmawita (1001071)
3
 Klasifikasi reseptor sensoris menurut jenis stimulusnya yaitu :
 
 
Mekanoreseptor mendeteksi stimulus mekanis seperti nyeri, suara, raba;
 
Termoreseptor mendeteksi perubahan temperatur seperti panas dan dingin;
 
 Nosiseptor mendeteksi kerusakan jaringan baik fisik maupun mekanik seperinyeri;
 
Elektromaknetik reseptor mendeteksi cahaya yang masuk ke mata seperti warna,cahaya;
 
Khemoreseptor mendeteksi pengecapan, penciuman, kadar O
2
dan CO
2
.
2. Sel saraf motori
 Sel saraf ini mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot/skelet yanghasilnya berupa tanggapan terhadap rangsangan. Badan sel saraf berada di sistem saraf  pusat dan dendritnya berhubungan dengan akson sel saraf asosiasi dan aksonnya berhubungan dengan efektor (bagian motoris yang menghantarkan sinyal keotot/skelet).Aktivitas sistem motoris tergantung dari aktivitas neuron motoris pada medulaspinalis. Input yang masuk ke neuron motorik menyebabkan 3 kegiatan dasar motorik yaitu :a.
 
Aktivitas volunter (di bawah kemauan); b.
 
Penyesuaian posisi untuk suatu gerakan tubuh yang stabil;c.
 
Koordinasi kerja dari berbagai otot untuk membuat gerakan yang tepat danmulus.
3. Sel saraf intermedit/Asosiasi (Interneuron) 
 Ditemukan seluruhnya dalam SSP. Neuron ini menghubungkan neuron sensorik dan motorik atau menyampaikan informasi keinterneuron lainnya. Beberapainterneuron dalam otak terkait dengan fungsi berfikir, belajar dan mengingat.

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->