P a g e
3
guru, cara berpakaian, cara bicara, sikap terhadap guru lain merupakan kurikulum bagi siswa, ada lagi The hiden curriculum yang sangat efektif, yaitu tayangantelevisi, juga merupakan kurikulum bagi siswa, semua itu akan membentuk sikapdan kepribadiannya, membentuk persepsi terhadap lingkungan masyarakatnya,kemudian merespon, dan mempengaruhi tumbuhkembangnya. Jadi guru masa kiniharus berpacu dengan kurikulum lain tersebut di atas, yang relatif lebih efektif dibanding kurikulum formal yang telah ditetapkan. Kurikulum mengarahkan padahidup rukun dan saling tolong menolong, tetapi dalam kehidupan nyata dan dalamtayangan televisi misalnya anak setiap saat melihat orang berkelahi salingmenjatuhkan satu sama lain, dan sebagainya. Kurikulum mengisyaratkan hiduptertib dan bersih, tetapi lingkungan sekolahnya sendiri kumuh dan gurunya seringterlambat, misalnya.Secara sederhana sebenarnya pendidikan bagi siswa adalah apa yang dialihat, dia dengar, dia rasakan, dia alami, setiap detik, sepanjang hari sepanjangtahun, itulah yang akan membentuk karakter dan kepribadiannya. Tugas kitaadalah memfasilitasi agar apa yang dia dengar, dia lihat, dia rasakan dan dia alamiadalah hal-hal yang positif semata.
Ketiga
, keberhasilan tujuan pendidikan, khususnya pembelajaran jugaditentukan oleh perangkat lainnya seperti, kecukupan sarana dan prasarana,kecukupan biaya yang tersedia, adanya sumberdaya pengelola yang kompeten baik guru, kepala sekolah, pengawas sampai para pembina pendidikan lainnya,dan tatakelola atau manajemen yang baik (demokratis, transparan dan akuntabel),keterlibatan secara aktif, masyarakat dan stakeholder lainnya, dan tidak kalah pentingnya adalah kebijakan dan kebajikan pemerintah pusat maupun daerah, pengawas hingga sekolah bahkan guru kelas melalui policy- nya, sangatmempengaruhi kualitas pembelajaran dan pencapaian tujuan pendidikan secaraumum. (http://www.mbs-sd.org/warta_mbs.php?id=19).Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa apapun kurikulumnya, masih banyak aspek lain yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran, kurikulumformal bukan satu-satunya perangkat dalam pembelajaran, demikian juga masih banyak pihak yang seharusnya bertanggungjawab terhadap keberhasilan pembelajaran selain guru kelas. Kurikulum hanya sekedar panduan pembelajaranyang harus diramu dan didampingi oleh aspek – aspek lain yang terkait, lebih-