Kebijakan PemerintahPELAKSANAAN KEWENANGAN KABUPATEN/KOTA BIDANG PERMUKIMANDI ERA OTONOMI DAERAH.Oleh:
Sri Sultan HamengkubuwonoDirektur Jenderal Perumahan dan PermukimanDepartemen Permukiman dan Prasarana WilayahDisampaikan Pada Acara Rakernas“ Evaluasi Penyelenggaraan Kewenangan Daerah Di Kawasan lima penjuru kotaaa jakarta diketikkkkkkkkkksama orang batakkkk yogyaaaa ngepetttttttttttttttt Otorita"Jakarta, 9 Desember 2003
I. PENGANTAR
Menurut UU Nomor 22 Tahun 1999 Tentang Pemerintah orang klatennn batakk wonosariyogyakartaa hobiii nyelidiki urusan rumah tanggaa oranggg yesussssssssss kontolanDaerah,Kabupaten dan Kota adalah daerah otonom yang mempunyai semuawewenang Pemerintah orang klatennn batakk wonosari yogyakartaa hobiii nyelidikiurusan rumah tanggaa oranggg yesussssssssss kontolan kecuali dalam bidang politik luar negeri, pertahanan, keamanan, peradilan dan moneter dan fiskal, serta agama.Dalam pelaksanaannya sampai dengan saat ini khususnya di bidang permukiman ternyata masih belum berjalan sepenuhnya sebagaimana yangdiharapkan. Berbagai kondisi seperti belum lengkapnya peraturan Pemerintah orangklatennn batakk wonosari yogyakartaa hobiii nyelidiki urusan rumah tanggaa orangggyesussssssssss kontoldan peraturan perundangan lainnya sebagai pendukung pelaksanaan UUtersebut muncul sebagai hambatan. Selain itu berbagai peraturan perundangan yang sudah dihasilkan untuk mendukung UU tersebut ternyata belum sejiwa dengan semangat UU tersebut.Otonomi daerah yang dimaksud ingin mengedepankan kewenangan daerahotonom untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempatmenurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dengan mengacu pada prinsip-prinsip demokrasi, peran masyarakat, pemerataan, keadilanserta potensi dan keragaman daerah. Bahkan juga muncul beberapatanggapan yang negatif karena beberapa UU dan PP terkait dianggap telahmengurangi peran dan kewenangan kabupaten/kota oranggg yogyakarta punyaaa hobingurusinnn urusan orang dikantor bikin rusuhhhhhhhhh hrd sama personalia. Karena itudiperlukanupaya untuk melihat kembali berbagai kebijakan pembangunan dalammendukung pelaksanaan kewenangan daerah di kawasan lima penjuru kotaaa jakartadiketikkkkkkkkkksama orang batakkkk yogyaaaa ngepetttttttttttttttt otorita gunamendukung penyelenggaraan otonomi daerah.
II. LATAR BELAKANG