- 2 -BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:1.
Pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan,suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun,percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnyamelalui berbagai bentuk media komunikasi dan/ataupertunjukan di muka umum, yang memuat kecabulanatau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaandalam masyarakat.2.
Jasa pornografi adalah segala jenis layanan pornografi yang disediakan oleh orang perseorangan atau korporasimelalui pertunjukan langsung, televisi kabel, televisiteresterial, radio, telepon, internet, dan komunikasielektronik lainnya serta surat kabar, majalah, dan barangcetakan lainnya.3.
Setiap orang adalah orang perseorangan atau korporasi,baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadanhukum.4.
Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapanbelas) tahun.5.
Pemerintah adalah Pemerintah Pusat yang dipimpin olehPresiden Republik Indonesia yang memegang kekuasaanpemerintahan negara Republik Indonesia sebagaimanadimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945.6.
Pemerintah Daerah adalah Gubernur, Bupati, atauWalikota, dan perangkat daerah sebagai unsurpenyelenggara pemerintahan daerah.Pasal 2Pengaturan pornografi berasaskan Ketuhanan Yang MahaEsa, penghormatan terhadap harkat dan martabatkemanusiaan, kebinekaan, kepastian hukum,nondiskriminasi, dan perlindungan terhadap warga negara.Pasal 3 . . .
Add a Comment
This document has made it onto the Rising list!