Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Strategi Pengelolaan Barang Milik Negara (2)

Strategi Pengelolaan Barang Milik Negara (2)

Ratings: (0)|Views: 602|Likes:
Published by Rizal Rahadiana

More info:

Published by: Rizal Rahadiana on Jun 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2013

pdf

text

original

 
STRATEGI PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA/DAERAH
Disusun oleh :
Rizal Rahadiana(Absen 27 / NIM 09.6113)Kelas 4SE2
SEKOLAH TINGGI ILMU STATISTIK JAKARTA2013
 
 1
Strategi Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah
BAB IPENDAHULUAN1.1.
 
Latar Belakang
Setiap tahun pemerintah melakukan pengadaan barang yang dibiayai dariAnggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).Setiap tahun pula berarti jumlah aset bertambah. Barang-barang yang dibeli atau diperoleh atas beban APBN tersebut dapatdiidentifikasikan sebagai bagian dari Barang Milik Negara (BMN). Hal ini berdasarkan pengartian BMN, pasal 1 butir 10 UU No 1 tahun 2004, yaitu semua barang yang dibeliatau diperoleh atas beban APBN atau berasal dari perolehanlainnya yang sah. Sedangkan barang-barang yang berasal dari perolehan yang sah ini batasan pengertiannya adalah barang-barang yang menurut ketentuan perundang-undangan, ketetapan pengadilan,dan/atau perikatan yang sah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara. implikasi dari semuaitu adalah, dengan bertambahnya Barang Milik Negara/Daerah di setiap tahunnya, berarti bertambah pula kekayaan Negara.Sebagai salah satu dari kekayaan Negara, maka sudah seharusnyalah BMN/Ddalam hal ini memiliki tata kelola yang baik. Tata kelola yang baik tersebut harusdiwujudkan, karena apabila dalam tata kelola tersebut dilakukan secara tidak benar atautidak bersungguh-sungguh, maka sama saja dengan menyianyiakan kekayaan Negara. Halitu juga berarti pemerintah, dalam hal ini pemangku amanat dari rakyat, tidak dapatmempertanggungjawabkan segala sesuatu yang dia kuasai (BMN/D) yang padahakekatnya adalah semuanya milik rakyat.BMN/D memiliki fungsi yang strategis dalam penyelenggaraan pemerintahantetapi dalam pelaksanaan pengelolaannya sarat dengan potensi konflik kepentingan.Banyak permasalahan yang timbul dalam system pengelolaan BMN/D di Indonesia.Apabila kita tengok di masa sebelum reformasi, masalah akuntabilitas memiliki permasalahan yang sangat kronis. Beberapa permasalahan tersebut adalah :
 
 belum lengkapnya data mengenai jumlah, nilai, kondisi dan status kepemilikannya;
 
 belum tersedianya database yang akurat dalam rangka penyusunan NeracaPemerintah;
 
 pengaturan yang ada belum memadai dan terpisah-pisah;
 
kurang adanya kesamaan persepsi dalam hal pengelolaan BMN.
 
 2
Strategi Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah
Setelah Negara Indonesia mengalami reformasi, bangsa Indonesia mulai tersadar dan bergegas melakukan pembenahan-pembenahan. Dinataranya yaitu pembuatanUndang-Undang dan peraturan yang berkaitan dengan tata kelola BMN/D. UU no 17 tahun2003 tentang keuangan Negara, UU no 1 tahun 2004 tentang perbendaharaan Negara danPP no 6 tahun 2006 tentang pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah keppres no 17 tahun2007 tentang tim penertiban barang milik Negara, disusun demi terciptanya tatakelolaBMN/D yang baik. Tetapi hal ini belum berarti permasalahn-permasalahn pengelolaanBMN/D ini selesai begitu saja. Malahan BPKP dalam RDP dengan DPR-RI 12 juni 2007mengungkapkan bahwa asset negara
dihampir 90 %
lembaga negara belum dikelolasecara profesional, sehingga kualitas laporan keuangan buruk.Satu dasawarsa setelah negeri ini reformasi, belum cukup untuk menjadikan baiknya tata kelola BMN/D. Kenyataan tersebut menyiratkan bahwa permasalahan inimerupakan permasalahan yang sangat pelik. Sebagaimana yang terkandung dalam PP Nomor 6 tahun 2006, yaitu tidak sekedar administratif, tetapi lebih maju berpikir dalammenangani asset negara, dengan bagaimana meningkatkan efisiensi, efektifitas danmenciptakan nilai tambah dalam mengelola asset. Berangkat dari hal tersebut, penulistertarik untuk membahas lebih lanjut lagi terkait dengan strategi pengelolaan Barang Milik  Negara/Daerah. Seperti apakah siklus atau proses pengelolaan Barang Milik Negara, permasalahan-permasalahan apa yang terjadi, serta strategi seperti apakah yang pemerintahsiapkan untuk memperbaiki tata kelola BMN/D di Indonesia.
1.2.
 
Tujuan
 
Untuk menggambarkan siklus atau proses pengelolaan BMN/D diIndonesia.
 
Untuk mengetahui permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam proses pengelolaan BMN/D
 
Untuk mengkaji strategi apakah yang pemerintah siapkan untuk memperbaiki tata kelola BMN/D di Indonesia.
BAB IIKONSEP DEFINISI

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->