kebelakang); lalu, ditentukan hasil industri apa kemudian yang dapat dijualkepada berbagai industri nanti (kaitan kemuka).Yang sangat menarik pada hasil penelitian ini, ialah, bahwaketergantungan berbagai sector ekonomi di Jepang, Amerika Serikat, dan Italiamenunjukkan, bahwa beranekaragam hasil industri kertas mempunyai paling banyak akitan dengan sector industri lain yang ketiga. Hal ini berarti pula, bahwahutan (sebagai penghasil bahan mentah untuk kertas) memegang keduudkan yangsangat penting dalam perkembangan ekonomi suatu negara. Ternyata memanghasil hutan dalam bentuk balok kayu telah dibeli dari 61 negara di dunia, dan hasilindustrinya dujual kepada 38 negara. Sedangkan industri kertas yang lain telahmembeli bahan dari 57 negara dan hasil 78 negara. Clark (1967) telahmemperhitungkan, bahwa untuk setiap insan di dunia ini dibutuhkan rata-rata 250m
2
hutan yang harus terus menerus menghasilakn produksi kayu dan kertas untuk memenuhi kepentinan hidup. Kalau betul hutan mempunyai besaran yangmerangsang kepada ekonomi negara, harus dapat ditujukan melalui buktikwalitatif dalam sejarah, dan melalui perbandingan statistik dan perilakuekonomi, dengan atau tanpa perkembangan industri hasil hutan yang baik.
3.HUTAN DAN PERKEMBANGAN BANGSA
Kalau kita melihat sejarah perkembangan hidup manusia, nampaknyakekuasaan, pengaruh, dan vitalitas kebudayaan beberapa masyarakat zamandahulu banyak bergantung kepada pengadaan hutan dilingkungan negaranya.Athena dan Suparta adalah sebuah kerajaan Bandar yang kuat dizaman sebelummasehi, tetapi pengaruhnya menurun sejajar dengan habisnya wilayah hutan dinegara itu, pada 4 abad sebelum masehi. Pengaruh spayol dalam arena kekuasaandunia juga nampaknya menurun pad abad ke 17, setelah 3 abad lamanya berhasilmenanamkan kekuasaannya diberbagai wilayah. Hal ini disebabkan pula karenamenurunnya hasil hutan yang diperlukan sekali untuk membangun armadakapalnya. Amerika serikat agak beruntung dalam hal ini, hutan di Amerika Serikat
Leave a Comment