Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN DISIPLIN KERJA GURU TERHADAP KINERJA GURU DI SMA NEGERI SE-KOTA MOJOKERTO

PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN DISIPLIN KERJA GURU TERHADAP KINERJA GURU DI SMA NEGERI SE-KOTA MOJOKERTO

Ratings: (0)|Views: 810 |Likes:
Published by Alim Sumarno
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : WINDHA YULYANA, SULASMINTEN ,
http://ejournal.unesa.ac.id
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : WINDHA YULYANA, SULASMINTEN ,
http://ejournal.unesa.ac.id

More info:

Published by: Alim Sumarno on Jun 06, 2013
Copyright:Public Domain

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/24/2014

pdf

text

original

 
1
PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN DISIPLIN KERJA GURUTERHADAP KINERJA GURU DI SMA NEGERI SE-KOTA MOJOKERTOWindha Yulyana (091714024)
Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabayawindhayulyana@gmail.com 
Abstrak:
Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara supervisi kepala sekolahdan disiplin kerja guru baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama terhadap kinerjaguru di SMA Negeri Se-Kota Mojokerto.Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, yang terdapat tiga variabelyaitu supervisi kepala sekolah (X
1
) dan disiplin kerja guru (X
2
) serta kinerja guru (Y). Populasidalam penelitian ini adalah guru SMA Negeri Se-Kota Mojokerto yang berjumlah 184 guru.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan
 proportional random sampling.
Teknik pengumpulan data berupa angket tertutup dengan menggunakan skala likert. Proses pengolahan data menggunakan regresi linier sederhana, untuk mengetahui pengaruh secarasendiri-sendiri dan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh secara bersama-samadengan taraf signifikan 5%.Hasil analisis data diperoleh sebagai berikut: (1) tingkat supervisi kepala sekolahtermasuk dalam kualifikasi baik dengan rata-rata 93,5%, (2) tingkat disiplin kerja guru termasuk dalam kualifikasi baik dengan rata-rata 94,8%, (3) tingkat kinerja guru termasuk dalamkualifikasi baik dengan rata-rata 98,1%, (4) supervisi kepala sekolah berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan taraf signifikan 0,000 (p < 0,05) serta supervisikepala sekolah (X1) berkontribusi terhadap kinerja guru (Y) sebesar 52,3%, (5) disiplin kerjaguru berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan taraf signifikan0,000 (p < 0,05) serta disiplin kerja guru (X2) berkontribusi terhadap variabel kinerja guru (Y)sebesar 56,9%, (6) supervisi kepala sekolah dan disiplin kerja guru secara bersama-sama dapat berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan taraf signifikan 0,000 (p <0,05) serta supervisi kepala sekolah (X1) dan disiplin kerja guru (X2) secara bersama-sama berkontribusi terhadap kinerja guru (Y) sebesar 66,6%. Rekomendasi saran untuk pihak yangterkait dalam penelitian ini adalah melibatkan guru dalam menyusun program supervisi,melaksanakan program supervisi non klinis, datang tepat waktu, lebih mengoperasionalkan itemkuesioner pada sub indikator disiplin terhadap waktu.
Kata kunci
:
 supervisi kepala sekolah, disiplin kerja guru, kinerja guru
 
 
2
Abstract
 
This study is to determine the effect of the principal supervision and the effect of teacher’s
discipline to their work either individually or in group based on their performance in all SMANMojokerto.This research uses quantitative correlational approach, and there are three variable namely principal supervision (X1
), teacher’s discipline (X
2
), teacher’s
performance (Y). Population inthis research are all teachers in SMAN Mojokerto amount 184 teachers. Sampling technique inthis study using proportional random sampling technique. Data collection techniques using aLikert scale questionnaire. The processing of data using simple linear regression, to determine theeffect of individually and multiple linear regression to determine the group effect with thesignificant level of 5%.The results of the data analysis is obtained as follows: (1) the level of principal supervision
 belongs to good qualification with an average of 93.5%, (2) the level of teacher’s discipline
 belongs to good qualification with an ave
rage of 94.8%, (3) The level of teacher’s performance
 belongs to good qualification with an average of 98.1%, (4) Principal supervision has a positive
and significant effect on teacher’s performance with a significant level of 0.000 (p <0.05) as well
as th
e principal supervision(X1) contribute to teacher’s performance (Y) of 52.3%, (5) Teacher’sdiscipline have positive and significant effect on teacher’s performance with a significant level of 0.000 (p <0.05) as well as teacher’s discipline (X2) contribute
 
to teacher’s performance variable(Y) of 56.9%, (6) The principal supervision and teacher’s discipline in group have a positive andsignificant effect on teacher’s performance with a significant level of 0.000 (p <0.05) as well as
the principal supervisio
n(X1) and teacher’s discipline (X2) in group both contribute to teacher’s
 performance (Y) by 66.6%. The recomendation to people in this research is involved the teacher to arranges of supervision programs, doing non clinical of supervision program, come be on time,more operationally questionnaire item in part of discipline indicator item.
Keywords
:
 Principal Supervision, Teacher’s discipline, teacher’s performance
 
PENDAHULUAN
Usaha peningkatan mutu pendidikan dilakukan pemerintah melalui KementrianPendidikan Nasional yang membuat peraturan mengenai standar kompetensi kepala sekolah. Halini bertujuan untuk membina dan membimbing guru, sehingga diharapkan dapat meningkatkankinerja guru. Sebagaimana dalam peraturan Kementrian Pendidikan Nasional Nomor 13 tahun2007 tentang standar kompetensi kepala sekolah.
“salah satu standar kompetensi kepala sekolah adalah sebagai supervisor. Kepala
sekolah memiliki tugas merencanakan program supervisi akademik dalam rangka
 
3
 peningkatan profesionalisme guru, melaksanakan supervisi akademik terhadap gurudengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat sertamenindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru
(Kemendiknas Nomor 13 Tahun 2007)
 Ruhayati, dkk. (2009) dalam Jurnal Penelitian Pendidikan mengatakan bahwa layanansupervisi mempunyai kontribusi sebesar 73,45% terhadap kinerja guru pendidikan jasmani diKota Cimahi. Artinya variabel supervisi memberikan kontribusi yang cukup tinggi terhadapkinerja guru. Hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa salah satu cara untuk meningkatkankinerja guru adalah dengan adanya supervisi.Begitu juga menurut Sarjono (2007: 2) berlakunya Undang Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa pengawasan atas penyelenggaraan pendidikan pada semua jenjang dan jenis pendidikan dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dewan pendidikan, dankomite sekolah/madrasah, sehingga tugas dan kewenangan dari pengawas sekolah bergeser pada tugas dan kewenangan pembinaan terhadap penyelenggaraan pendidikan. Mengingat bergesernya tanggung jawab dan wewenang para pengawassekolah dan ditambah dengan rasio jumlah pengawas yang kurang memadai biladibandingkan dengan jumlah lembaga pendidikan, maka salah satu fungsi kepalasekolah sebagai supervisor untuk meningkatkan kinerja guru dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan memiliki peran yang strategis.Paparan mengenai supervisi di atas dapat diketahui bahwa supervisi kepala sekolahmempunyai peran yang strategis. Karena kegiatan supervisi yang dilakukan oleh kepala sekolahakan mempengaruhi kinerja guru. Adanya peningkatan kinerja guru, dapat berpengaruh terhadapkinerja sekolah yang nantinya diharapkan akan menjadi lebih baik.Berdasarkan uraian diatas, maka indikator yang digunakan pada variabel supervisi kepalasekolah adalah 1) kepala sekolah mampu menyusun program supervisi pendidikan mengacu teoriLovell & Wiles (1983:11); 2) kepala sekolah mampu melaksanakan program supervisi pendidikan mengacu teori Neagley dan Evans (Sumiyanto, 2003:12) ; 3) kepala sekolah mampumemanfaatkan hasil supervisi mengacu teori Wiles (Hermawan, 2006:11).Tidak hanya supervisi kepala sekolah saja yang sangat penting untuk meningkatkankinerja guru, akan tetapi disiplin kerja guru juga mempunyai peran yang penting dalam

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->