Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Konvensi

Konvensi

Ratings: (0)|Views: 12 |Likes:

More info:

Published by: Dhona 'anduk' Purnomo on Jun 06, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/30/2014

pdf

text

original

 
Konvensi-Konvensi Internasional
Konvensi-konvensi internasional merupakan suatu perjanjian internasional antar negara yang dimana telah diatur dan disepakati bersama. Terkadang perjanjian tersebut telahmengalami revisi dan penyempurnaan berulang kali dengan tujuan memenuhi keinginan perlindungan terhadap hasil karya dari si pencipta. Beberapa contoh konvensi-konvensiinternasional seperti Berner Conventionatau Konvensi Berner, UCC (Universal CopyrightConvention) dan beberapa contoh konvensi-konvensi lainnya tentang Hak Atas KekayaanIntelektual (HAKI). Penulisan pada tugas ini saya akan membahas beberapa contoh tersebut.
A.
 
Berner Convention atau Konvensi Berner
Konvensi ini merupakan persetujuan internasional mengenai hak cipta, pertama kalidisetujui di Bern, Swiss pada tahun 1886. Konvensi Bern mengikuti langkah Konvensi Paris pada tahun 1883, yang dimana kedua badan tersebut bergabung menjadi Biro InternasionalBersatu untuk perlindungan kekayaan intelektual di Bern pada tahun 1893. Konvensi Berndirevisi di Parispada tahun 1896 dan di Berlin pada tahun 1908, kemudian diselesaikan diBern pada tahun 1914. Konvensi Bern direvisi kembali di Roma pada tahun 1928, di Brussels pada tahun 1948, di Stockholm pada tahun 1967 dan di Paris pada tahun 1971, dan diubahkembali pada tahun 1979.Pada Januari 2006, terdapat 160 negara anggota konvensi Bern. Konvensi Bernmewajibkan negara-negara yang menandatanganinya melindungi hak cipta dari karya-karya para pencipta dari negara-negara lain yang ikut menandatanganinya (yaitu negara-negarayang dikenal sebagai Uni Bern), seolah-olah mereka adalah warga negaranya sendiri.Konvensi Bern bukanlah sekedar persetujuan tentang bagaimana hak cipta harus diatur dinegara-negara anggotanya, melainkan menetapkan serangkaian tolak ukur minimum yangharus dipenuhi oleh undang-undang hak cipta dari masing-masing negara.Hak cipta dibawah Konvensi Bern bersifat otomatis, tidak membutuhkan pendaftaransecara eksplisit. Konvensi Bern menyatakan bahwa semua karya, kecuali fotografi dansinematografi, akan dilindungi sekurang-kurangnya selama 50 tahun setelah si pembuatnyameninggal dunia, namun masing-masing negara anggotanya bebas untuk memberikan perlindungan untuk jangka waktu yang lebih lama. Untuk fotografi, Konvensi Bernmenetapkan batas minimum selama 25 tahun sejak tahun foto tersebut dibuat, dan untuk sinematografi batas minimumnya adalah 50 tahun sejak pertunjukan pertamanya, atau 50
 
tahun setelah pembuatannya apabila film tersebut tidak pernah dipertunjukan dalam waktu 50tahun sejak pembuatannya.Meskipun Konvensi Bern menyatakan bahwa undang-undang hak cipta dari negara yangmelindungi suatu karya tertentu akan diberlakukan, ayat 7.8 menyatakan bahwa "kecualiundang-undang dari negara itu menyatakan hal yang berbeda, maka masa perlindungan itutidak akan melampaui masa yang ditetapkan dari negara asal dari karya itu", artinya si pengarang biasanya tidak berhak mendapatkan perlindungan yang lebih lama di luar negeridaripada di negeri asalnya, meskipun misalnya undang-undang di luar negeri memberikan perlindungan yang lebih lama.
B.
 
Universal Copyright Convention (UCC)
Konvensi Internasional Hak Cipta (Univesal Copyright Convention) diselenggarakan pada tahun 1952 yang ditandatangani di Geneva. Konvensi ini direvisi kembali di Paris padatahun 1971, menentukan secara umum lamanya perlindungan hak cipta tidak boleh kurangdari selama hidup pencipta dan 25 (dua puluh lima) tahun setelah meninggal dunia. Pada ayat(2b) disebutkan bahwa perlindungan hak cipta bisa didasarkan pada saat pertama diumumkanatau didaftarkan. Lamanya perlindungan tidak boleh kurang dari 25 (dua puluh lima) tahunmulai pada saat pengumuman atau pendaftaran karya cipta tersebut.Konvensi Internasional Hak Cipta (Universal Copyright Convention) pada pasal 4 ayat(3), memberikan ketentuan khusus lamanya perlindungan untuk karya cipta tertentu, yaitu bidang fotografi dan seni pakai (applied art). Lamanya jangka waktu perlindungan bisadisesuaikan dengan lamanya perlindungan untuk bidang pekerjaan artistik (artistic work),atau paling minimal tidak boleh kurang dari 10 (sepuluh) tahun.
C.
 
Konvensi-Konvensi Tentang Hak Cipta
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta :Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan ataumemperbanyak Ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Pasal 1 ayat1).Hak Cipta adalah hak khusus bagi pencipta untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya. Termasuk ciptaan yang dilindungi adalah ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, sastra dan seni. Hak cipta diberikan terhadap ciptaan dalam ruang lingkup

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->