membutuhkan hembusan angin yang besar dari udara sehingga pengeringan berlangsung lambat. Pengeringan ini mampu menghasilkan warna biji kakaomengkilap, sedangkan pada
artificial drying
tidak. Namun, pengeringan secaraterbuka menyebabkan rawan kontaminasi dari udara, debu dan kerikil darilingkungan sekitar.Selain itu, pengeringan ini dilakukan hanya jika cuacamemungkinkan. Jika tidak, menggunakan
artificial drying
. Pengeringan buatan(
artificial drying)
menggunakan bahan bakar. Prinsip kerjanya adalah pemanasansecara konduksi (penghantaran panas) atau konveksi (pengaliran panas) yang bertujuan untuk mengurangi kadar air bahan pangan, berbentuk solid . Salahsatunya adalah
cabinet dryer
. Pada
cabinet dryer
, pemanasan dilakukan secarakonveksi dan konduksi. Secara konveksi, digunakan aliran udara kering yangdihembuskan. Secara konduksi, digunakan sejumlah
tray
(wadah penampung biji)secara bertingkat.
Cabinet dryer
dengan tipe
tray dryer
, dilengkapi dengan
fan
untuk menggerakkan arah udara kering sehingga alirannya merata dalam
chamber
. Sistem pengering ini menggunakan udara pengering sebagai medium pemanas biji kakao, ditambahkan
air boiler
untuk memanaskan udara yangmasuk ke dalam sistem pengering dan juga menghembuskan udara dari luar.Bahan bakar yang digunakan adalah solar. Komponen-komponen yang menyusun
cabinet dryer
tersebut, disesuaikan dengan kapasitas biji kakao yang masuk dan juga diperhitungkan efisiensi dari sistem pengering tersebut. Oleh karena itu, jugadiperlukan perhitungan berapa bahan bakar yang diperlukan untuk menyalakan
boiler
dan
fan
. Selain itu, juga diperlukan generator sebagai tenaga listrik cadangan.
Rumusan Masalah
Berapa daya yang dibutuhkan pada
cabinet dryer
untuk mengeringkan biji kakaodengan kapasitas 1800 kg per jam?Berapakan solar yang dibutuhkan sebagai bahan bakar untuk mengeringkan bijikakao tersebut?
Tujuan Masalah
Dari uraian di atas, tujuan pembuatan makalah adalah untuk mengetahui berapadaya dan solar yang dibutuhkan pada
cabinet dryer
.