Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
39Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Microsoft Word - Gerak Dalam Bidang Datar

Microsoft Word - Gerak Dalam Bidang Datar

Ratings: (0)|Views: 8,051|Likes:
Published by Mr. Re. D. Lc

More info:

Published by: Mr. Re. D. Lc on Apr 25, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/15/2013

pdf

text

original

 
10
KINEMATIKAGERAK DALAM BIDANG DATAR 
1.
 
Pergeseran, Kecepatan, dan percepatanPembahasan dalam gerak satu dimensi telah diawali dengan meninjau suatu partikel yang bergerak dua dimensi. Oleh karena itu untuk pembahasan pergeseran,kecepatan dan percepatan gerak dalam bidang datar langsung dapat dinyatakansebagai berikut:a.
 
Untuk pergeseran persamaannya adalah
 j yi x
ˆˆ
+=ρ
(2.1) b.
 
Untuk kecepatan persamaan
 jviv dt v
 y x
ˆˆ
+==ρ
(2.2)c.
 
Untuk percepatan;
 jaia dt va
 y x
ˆˆ
+==ρ
(2.3)2. Gerak dalam bidang datar dengan percepatan konstanGerak suatu partikel dalam bidang datar dengan percepatan konstan artinyaselama gerak partikel tersebut percepatan
a
tidak berubah baik besarnya maupun arahnya.Oleh karena itu komponen-komponen percepatannya (persamaan (2.3)
a
 x
dan
a
 y
. Padaumumnya bila komponen-komponen percepatan itu konstan dan tejadi secara serempak,maka lintasan gerak partikel merupakan garis lengkung, termasuk juga bila salah satukomponen percepatannya (misalnya
a
 x
) sama dengan nol. Contoh gerak peluru yanglintasannya lengkung komponen
a
 x
= 0 sebab
v
 x
konstan, sehingga percepatannyahanyalah percepatan gravitasi g yang berarah ke bawah sepanjang sumbu Y.Berdasarkan persamaan (16), (17), dan (19), maka persamaan gerak dengan percepatan konstan dalam bidang datar X-Y adalahPersaman gerak dalam arahsumbu XPersamaan Persamaan gerak dalam arahsumbu YPersamaan
avv
 x xo x
+=
 
2
21
av x x
 x xoo
++=
 
( )
o x xo x
 x xavv
+=
2
22
 (2.4)(2.5)(2.6)
avv
 y yo y
+=
 
2
21
av y y
 y yoo
++=
 
( )
o y yo y
 y yavv
+=
2
22
 (2.7)(2.8)(2.9)
 
11Persamaan gerak dalam bidang datar dapat dinyatakan dalam bentuk vector sebagai berikut :Untuk kecepatan, berdasarkan (2.4) dan (2.7) dan substitusi ke (2.2) dinyatakan :
avv
o
+=
(2.10)Sedangkan untuk posisi, berdasarkan (2.5) dan (2.8) dapat dinyatakan :
av
oo
ρρρρ
21
++=
(2.11).2.
 
Gerak Peluru.Gerak peluru merupakan gerak lengkung dengan percepatan konstan(percepatannya dalam hal ini adalah percepatan gravitasi
 g 
)dan tidak ada komponen percepatan dalam arah horizontal. Gerak peluru merupakan gerak dua dimensi dari suatu peluru yang dilemparkan miring ke udara.YB
v v
 y
v j
ˆ A
 x
vi
ˆ 
 x
vi
ˆ 
o
v
 
 y
v j
ˆ 
v
 
 yo
v j
ˆ 
0
θ 
C
 x
vi
ˆ 0
 xo
vi
ˆX
 y
v j
ˆ 
v
 Gambar 1. Lintasan gerak peluruGambar 1. merupakan lintasan peluru yang bergerak dengan kecepatan awal
v
o
yaitu;
 yo xoo
v jviv
ˆˆ
+=
(2.12)dengan
oo xo
vv
θ 
cos
=
, dan
oo yo
vv
θ 
sin
=
(2.13)Percepatan arah sumbu X,
a
 x
= 0, dan percepatan arah sumbu Y,
a
 y
= -g, sehingga persamaa (2.4) dan (2.7) masing-masing dapat dituliskan:
 
12
oo xo x
vvv
θ 
cos
==
(2.14)
 gt vv
oo y
=
θ 
sin (2.15)Persamaan (2.14) dan (2.15) merupakan besarnya komponen kecepatan gerak peluru padasaat t detik. Jika mula-mula peluru diam (x
o
= 0, y
o
= 0), maka posisi peluru pada saat tdetik dapat dinyatakan berdasarkan persamaan (2.5) dan (2.8) sebagai berikut
v x
oo
θ 
cos
=
(2.16)
2
21sin
 gt v y
oo
=
θ 
(2.17)Dengan mengeliminasi t, maka dari (2.16) dan (2.17) diperoleh persamaan
oo
 x xv g  y
θ θ 
tancos2
222
+=
 Persamaan (2.18) merupakan persamaan parabola.Contoh. 1Sebuah peluru ditembakan dengan sudut tembak α terhadap horisontal. Tentukan ; a).Kecepatan setelah t detik, b). waktu t pada saat peluru mencapai titik tertinggi, c). jarak terjauh yang dicapai peluru saat sampai di bidang horizontal.Penyelesaiaaaan.a.
 
Kecepatan saat t detik (di titik A)Berdasarkan gambar 2.1. dan persamaan (2.14) dan (2.15), maka dapat ditentukankecepatan pada saat t detik ,
22
 y x
vvv
+=
(2.18) b.
 
waktu t saat mencapai titik tertinggi (di titik B)Pada saat di titik tertinggi
v
 y
= 0, maka berdasarkan pers (2.15) diperoleh
 gt v
oo
=
θ 
sin0, sehingga
 g v
oo
θ 
sin
=
(2.19)t = waktu yang diperlukan untuk mencapai titik tertinggic. jarak terjauh yang dicapai ( peluru di titik C) = R Pada saat mencapai titik terjauh (di titiki C), berarti y = 0, maka menurut persamaan (2.17) dapat ditentukan waktu yang dipelukan untuk mencapai titik terjauh yaitu ;

Activity (39)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Josefh Harianto liked this
Mahardi Arifin liked this
Stefany Gosal liked this
Niken Widierthie liked this
Tri Poutry liked this
Tri Poutry liked this
Nisa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->