Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Per_22_pb_2013

Per_22_pb_2013

Ratings: (0)|Views: 3,203|Likes:
Published by Akihiro Chikanatsu
Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor : PER-22/PB/2013 tentang Ketentuan Lebih Lanjut Pelaksanaan Perjalanan Dinas dalam Negeri
Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor : PER-22/PB/2013 tentang Ketentuan Lebih Lanjut Pelaksanaan Perjalanan Dinas dalam Negeri

More info:

Published by: Akihiro Chikanatsu on Jun 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/30/2014

pdf

text

original

 
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERBENDAHARAANNOMOR PER - 22/PB/2013 TENTANGKETENTUAN LEBIH LANJUT PELAKSANAANPERJALANAN DINAS DALAM NEGERI BAGI PEJABAT NEGARA,PEGAWAI NEGERI, DAN PEGAWAI TIDAK TETAPDIREKTUR JENDERAL PERBENDAHARAAN,Menimbang : a.
 
bahwa dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor113/PMK.05/2012 tentang Perjalanan Dinas Dalam Negeribagi Pejabat Negara, Pegawai Negeri, dan Pegawai Tidak Tetap telah diatur prinsip-prinsip, pelaksanaan danpertanggungjawaban perjalanan dinas dalam negeri bagiPejabat Negara, Pegawai Negeri, dan Pegawai Tidak Tetap;b.
 
bahwa dalam rangka penjelasan lebih lanjut mengenaiprinsip-prinsip, pelaksanaan dan pertanggungjawabanperjalanan dinas dalam negeri bagi Pejabat Negara,Pegawai Negeri, dan Pegawai Tidak Tetap, dipandang perludiatur dalam suatu aturan pelaksanaan;c.
 
bahwa berdasarkan ketentuan dalam Pasal 39 PeraturanMenteri Keuangan Nomor 113/PMK.05/2012 tentangPerjalanan Dinas Dalam Negeri bagi Pejabat Negara,Pegawai Negeri, dan Pegawai Tidak Tetap, ketentuan lebihlanjut yang diperlukan dalam rangka pelaksanaanPeraturan Menteri Keuangan tersebut ditetapkan olehDirektur Jenderal Perbendaharaan;d.
 
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksuddalam huruf a, huruf b, dan huruf c perlu menetapkanPeraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan tentangKetentuan Lebih Lanjut Pelaksanaan Perjalanan DinasDalam Negeri bagi Pejabat Negara, Pegawai Negeri, danPegawai Tidak Tetap;Mengingat : 1.
 
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 3041) sebagaimana telahdiubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor169, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 3890);2.
 
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang KeuanganNegara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4286);3.
 
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentangPerbendaharaan Negara (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 4355);
 
- 2 -
4.
 
Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentangPemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung jawab KeuanganNegara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4400);5.
 
Keputusan Presiden Nomor 42 Tahun 2002 tentangPedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan BelanjaNegara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002Nomor 73, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4214) sebagaimana telah beberapa kalidiubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 53 Tahun 2010;6.
 
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 113/PMK.05/2012tentang Perjalanan Dinas Dalam Negeri bagi PejabatNegara, Pegawai Negeri, dan Pegawai Tidak Tetap;7.
 
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 190/PMK.05/2012tentang Tata Cara Pembayaran Dalam RangkaPelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.MEMUTUSKAN:Menetapkan :PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERBENDAHARAAN TENTANG KETENTUAN LEBIH LANJUT PELAKSANAANPERJALANAN DINAS DALAM NEGERI BAGI PEJABAT NEGARA, PEGAWAI NEGERI, DAN PEGAWAI TIDAK TETAP.BAB IKETENTUAN UMUM
 
Pasal 1
 
Dalam Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan ini yangdimaksud dengan:1.
 
Perjalanan Dinas Dalam Negeri yang selanjutnya disebutPerjalanan Dinas adalah perjalanan ke luar TempatKedudukan yang dilakukan dalam wilayah RepublikIndonesia untuk kepentingan negara.2.
 
Perjalanan Dinas Jabatan adalah Perjalanan Dinasmelewati batas Kota dan/atau dalam Kota dari tempatkedudukan ke tempat yang dituju, melaksanakan tugas,dan kembali ke tempat kedudukan semula di dalamnegeri.3.
 
Perjalanan Dinas Pindah adalah Perjalanan Dinas daritempat kedudukan yang lama ke tempat kedudukan yangbaru berdasarkan surat keputusan pindah.4.
 
Kota adalah Kota/Kabupaten pembagian wilayahadministratif di Indonesia di bawah Provinsi.5.
 
Surat Perjalanan Dinas yang selanjutnya disingkat SPDadalah dokumen yang diterbitkan oleh Pejabat PembuatKomitmen dalam rangka pelaksanaan Perjalanan Dinasbagi Pejabat Negara, Pegawai Negeri, Pegawai Tidak Tetap,dan Pihak Lain.6.
 
Pelaksana SPD adalah Pejabat Negara, Pegawai Negeri,dan Pegawai Tidak Tetap yang melaksanakan PerjalananDinas.
 
- 3 -
7.
 
Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disingkatKPA adalah pejabat yang memperoleh kuasa dariPengguna Anggaran untuk melaksanakan sebagiankewenangan dan tanggung jawab penggunaan anggaranpada Kementerian Negara/Lembaga yang bersangkutan.8.
 
Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disingkatPPK adalah pejabat yang diberi kewenangan olehPengguna Anggaran/KPA untuk mengambil keputusandan/atau tindakan yang dapat mengakibatkanpengeluaran atas beban Anggaran Pendapatan danBelanja Negara.9.
 
Lumpsum 
adalah suatu jumlah uang yang telah dihitungterlebih dahulu (
 pre-calculated amount 
) dan dibayarkansekaligus.10.
 
Biaya Riil adalah biaya yang dikeluarkan sesuai denganbukti pengeluaran yang sah.11.
 
 Tempat Kedudukan adalah lokasi kantor/satuan kerja.12.
 
 Tempat Tujuan adalah tempat/Kota yang menjadi tujuanPerjalanan Dinas.13.
 
 Tempat Tujuan Pindah adalah tempat/Kota tujuanpindah.BAB IIPRINSIP PERJALANAN DINASPasal 2(1)
 
Perjalanan Dinas dilaksanakan dengan memperhatikanprinsip sebagai berikut:a.
 
selektif, yaitu hanya untuk kepentingan yang sangattinggi dan prioritas yang berkaitan denganpenyelenggaraan pemerintahan;b.
 
ketersediaan anggaran dan kesesuaian denganpencapaian kinerja Kementerian Negara/Lembaga;c.
 
efisiensi penggunaan belanja negara; dand.
 
akuntabilitas pemberian perintah pelaksanaanPerjalanan Dinas dan pembebanan biaya PerjalananDinas.(2)
 
Prinsip-prinsip sebagaimana dimaksud pada ayat (1)wajib dilaksanakan oleh:a.
 
atasan Pelaksana SPD dalam menerbitkan danmengawasi pelaksanaan Surat Tugas;b.
 
PPK dalam melakukan pembebanan biaya PerjalananDinas;c.
 
PPSPM dalam melakukan pengujian dan penerbitanperintah pembayaran;d.
 
Bendahara Pengeluaran dalam melakukan pengujianatas pembayaran kepada pelaksana SPD; dane.
 
Pelaksana SPD dalam melaksanakan PerjalananDinas.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->