Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Gambaran Umum Kondisi Kabupaten Ende-1

Gambaran Umum Kondisi Kabupaten Ende-1

Ratings: (0)|Views: 777|Likes:
Published by Herman

More info:

Published by: Herman on Jun 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

09/19/2013

pdf

text

original

 
GAMBARAN UMUM KONDISI KABUPATEN ENDE A.
 
Kondisi Geografis dan Demografi
1)
 
Karakteristik lokasi dan wilayah Kabupaten Ende
a.
 
Batas Administrasi Daerah dan Luas WilayahWilayah Kabupaten Ende seluas 2.046,60 km², memiliki ketinggian kurang dari500 meter di atas permukaan laut dengan kemiringan 0
0
- 4
0
dengan batas-batassebagai berikut:
 
Sebelah utara berbatasan dengan Laut Flores pada 122
0
 
50’ 41” BT dan 8
0
 
54’ 17”
 LS di Nangamboa atau 122
0
BT dan 8
0
 
54’ 27” LS di Ngalu Ijukate (Natural Border);
 
 
Sebelah selatan berbatasan dengan Laut Sawu pada 121
0
 
24’ 27” BT dan 8
0
 
54’ 17”
LS di Nangamboa atau 122
0
BT dan 8
0
 
54’ 27” LS di Ngalu
Ijukate (Natural Border);
 
Sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Sikka dari pantai utara 121
0
 
02’ BT
dan 8
0
 
26’ 04” LS di Nangambawe
ke arah tengah pada 121
0
 
55’
 
44” BT dan 8
0
 
43’ 44”
LS di
 
Nangamanuria ke arah pantai selatan pada 122
0
BT dan 8
0
 
54’ 27” LS di Ngalu Ijukate
(Artificial Border);
 
Sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Nagekeo dari pantai utara 121
0
 
50’ 41”
dan 8
0
 
26’ 04” LS di Nanganiohiba ke arah utara pada 121
0
 
26’ 04” BT dan 8
0
4’ 17”
LS di Sanggawangarowa ke arah pantai selatan pada 122
0
 
24’ 27” BT dan 8
0
5
4’ 27”
LS di Nangamboa (Artificial Border).
Pembagian wilayah Administrasi Kabupaten Ende merupakan data wilayahadministratif diluar penetapan desa defenitif dan desa persiapan olehpemerintah Kabupaten Ende tahun 2011, sebagaimana terlihat pada tabel 2.1 dibawah ini.Tabel 2.1.Luas Wilayah Kabupaten Ende dirinci Per Kecamatan
No. KecamatanLuaswilayahJ u m l a h(km
2
) Desa/Kelurahan Dusun/Lingkungan1. Ende Selatan 12,65
 
5 242. Ende Utara 48,55 7 393. Ende Timur 38,76 6 244. Ende Tengah 7,43 4 125. Ndona 106,47 14 456. Ndona Timur 40,24 6 167. Detusoko 194,07 21 768. Wolowaru 66,84 15 509. Lepembusu Kelisoke 136,2 10 3210. Kelimutu 58,94 6 3011. Wolojita 32,90 6 2612. Wewaria 157,95 17 64
 
No. KecamatanLuaswilayahJ u m l a h(km
2
) Desa/Kelurahan Dusun/Lingkungan13. Maurole 155,94 9 3514. Maukaro 102,60 10 3315. Detukeli 198,81 12 3616. Kotabaru 179,81 10 3917. Ende 179,50 18 6618. Nangapanda 213,17 18 6019. Pulau Ende 63,03 7 2120. Lio Timur 46,79 8 3321. Ndori 5,94 5 18
Sumber data : BPMD Kab. Ende, 2011
b.
 
TopografiPembagian wilayah menurut ketinggian dari permukaan laut terdiri atas 79,4 %luas wilayah berada pada ketinggian kurang dari 500 meter diatas permukaanlaut, dan 20,6% luas wilayah berada pada ketinggian lebih dari 500 meterdiatas permukaan laut. Sementara itu, pembagian wilayah menurut kemiringantanah adalah:
 
3,02 % dari luas wilayah dengan kemiringan 0 - 3 %;
 
5,85 % dari luas wilayah dengan kemiringan 3 - 12 %;
 
19,59 % dari luas wilayah dengan kemiringan 12 - 40 %;
 
71,54 % dari luas wilayah dengan kemiringan 40 %.
c.
 
GeologiPembagian wilayah menurut kedalaman tanah efektif, terbagi atas :
 
52,96 % kedalaman tanah efektif 0
30 cm;
 
11,32 % kedalaman tanah efektif 30
60 cm;
 
30,22 % kedalaman tanah efektif 60
90 cm;
 
5,50 % kedalaman tanah efektif 90
Sedangkan pembagian wilayah menurut tekstur tanah, terdiri atas :
 
Tekstur tanah sedang = 22,99 % ;
 
Tekstur tanah kasar = 57,11 % ;
 
Tekstur tanah halus = 3,70 % ;
 
Tidak dikategorikan = 16,90 %.
d.
 
HidrologiSecara umum kondisi hidrologi di Kabupaten Ende terdiri dari air bawah tanah,air permukaan dan sungai, dengan kondisi masing
masing sumber air sangat bergantung pada intensitas curah hujan dan tingkat kerusakan hutan. DaerahAliran Sungai (DAS) yang terdapat di Kabupaten Ende yaitu Sungai Wolowona,Sungai Loworea, Sungai Nangapanda dan Sungai Ndondo.
 
Adapun data mata air yang terdapat di Kabupaten Ende disajikan dalam tabel 2.2berikut :Tabel 2.2.Kondisi Debit Mata Air dan Kali Wolowana Kabupaten Ende Tahun 2009
No UraianMusim Panas Musim Sedang Musim HujanLiter/detik Liter/detik Liter/detik1 Mata air Woloare 4 7 122Mata air Aepana7 15 183Mata air Aekipa6 9 144 Kali Wolowana 37.5 37.5 37.5Total BNA 54.5 68.5 81.5
e.
 
Klimatologi
 
Curah Hujan :Dari data diperoleh bahwa jumlah curah hujan dan banyaknya curah hujantahun 2010 relatif kecil dan bervariasi antara bulan yang satu dengan bulanyang lainnya. Jumlah curah hujan dan banyaknya hujan lebih besar pada
bulan‐bulan Oktober –
April (keadaan tahun 2010). Wilayah-wilayah yangmendapat hari hujan dan banyaknya hujan lebih tinggi adalah wilayah timurseperti Kecamatan Wolowaru dan Lio Timur dengan jumlah curah hujan pertahun 2.169 milimeter dan jumlah hari hujan terbanyak di Kecamatan EndeSelatan yaitu 104 hari pada tahun 2010.
 
Cuaca :Perubahan suhu harian tidak terlalu menonjol antara musim panas danmusim dingin. Rata-rata amplitudo suhu harian 60
0
C dengan rata-rata suhusiang hari 33,5
0
C dan malam hari 23
0
C.
2)
 
Potensi Pengembangan Wilayah
A.
 
Potensi PertambanganPotensi pertambangan yang dapat dikembangkan di Kabupaten Ende antaralain:a)
 
Panas Bumi
 
Mutubusa - SokoriaManifestasi panas bumi yang muncul di daerah sokoria berupa mataair panas, fumarol, dan batuan teralterasi. Manifestasi-manifestasitersebut secara umum dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompoklokasi.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->