Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Lalat Buah

Lalat Buah

Ratings: (0)|Views: 243 |Likes:
Published by Imron Febri Utama
xxx
xxx

More info:

Published by: Imron Febri Utama on Jun 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/13/2013

pdf

text

original

 
MAKALAH HAMA PENTING TANAMAN UTAMA
Lalat Buah (
Bactrocera spp 
)
 
Oleh :Nama : IMRON FEBRI UTAMANPM : E1J09073Dosen : Ir.Nadrawati, MP
PROGRAM STUDY AGROEKOTEKNOLOGIFAKULTAS PERTANIANUNIVERSITAS BENGKULU2013
 
BAB IPENDAHULUAN
Lalat buah termasuk ordo ditera family Tephritidae yaitu terdiri dari sekitar 4000 sp,terbagi dalam 500 genera (genus) Famili ini merupakan family terbesar dalam ordo dipteral danmerupakan salah satu family yang sangat penting karena sangat merugikan (Soeroto
et al 
, 1995).Di lndonesia lalat buah sebagai hama telah diketahui sejak tahun1920 dan dilaporkan pada tanaman mangga di Jawa. Pada tahun 1938 dilaporkan bahwa lalat buah telah menyeranglombok (cabai), kopi, pisang, jambu, cengkeh, belimbing dan sawo (Soeroto et al, 1995 ).Sampai-saat ini telah teridentifikasi lebih dari 66 spesies lalat buah (Asastro, 1992).Lalat buah (Bactrocera sp) dapat menimbulkan kerugian pada tanaman tropika, jika tidak dilakukan pengendalian secara terprogram. Kerusakan akibat lalat buah ini di tandai dengan jatuhnya buah muda yang terserang dan kemudian buah yang masak menjadi busuk dan berbelatung (larva) (Putra, 1997). Lalat buah hidup bersimbiosis mutualisme dengan bakteri,sehingga ketika lalat meletakkan telur pada buah, akan disertai bakteri dan selanjutkan diikutioleh jamur yang akhirnya menyebabkan buah busuk. Bakteri pada lala tbuah hidup pada dindingsaluran telur, tembolok dan usus lalat (Putra, 1994).Berbagai macam cara yang dilakukan petani dengan tujuan untuk mengendalikan lalat buah (Bactrocera sp) antara lain: pembungkusan buah, pengasapan, sanitasi kebun, penggunaan pestisida kimia dan penggunaan perangkap (atraktan), penggunaan pestisida kimia sering kalimenjadi tumpuan dalam pengendalian lalat buah, namun dampak negatifyang ditimbulkan bagikesehatan manusia dan lingkungan sangat besar. Karena itu perlu adanya pengendalian yanglebih aman dan ramah lingkungan adalah menggunakan pestisida nabati (Kardinan, 2005).
 
BAB IIISI
Menurut Evans (1967) kedudukan lalat buah dalam klasifikasi hewan adalah :
Phylum : ArthopodaClassis : InsectaOrdo : DipteraSub Ordo : CyclorrhaphaFamilia : TephritidaeGenus : BactroceraSpecies : Bactrocerasp.Morfologi Lalat Buah
Secara umum, morfologi lalat buah tidak berbeda dengan lalat umumnya. Walaupundemikian, sebagai suatu famili tersendiri lalat buah juga mempunyai ciri khas yang tidak dijumpai pada jenis lalat lain. Adapun ciri-ciri lalat buah antara lain :
1)
Lalat buah mempunyai tubuh yang berbuku-buku, baik ruas tubuh utama maupun alattambahan, misalnya kaki dan antena. Sebagai anggota kelas serangga, lalat buah mempunyai bagian tubuh, yaitu:A. Kepala (Cepal)Kepala lalat buah terbentuk bulat agak lonjong, danmerupakan tempat melekat antenadengan tiga ruas. Warna pada ruas antena ini merupakan salah satu ciri khas spesies lalat buahtertentu. Selain itu, spesies lalat buah dapat dibedakan berdasarkan cirilain yang berupa bercak hitam bagian depan wajah, atau warna tertentu pada daerah kepala.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->