Contoh:-Nilai rupiah sangat kuat-Pengangguran dan kemiskinan meningkat tajam2.Data Kuantitatif Yaitu serangkaian observasi atau pengajaran yang dapat dinyatakan dengan angka-angka.Contoh:-Nilai rupiah Rp 9.250,00 per US$ di akhir tahun 2006-Jumlah pengungsi akibat banjir di Jakarta sebanyak 1423 jiwaData kuantitatif terbagi atas:a.Data DiskritYaitu data yang hanya mempunyai sejumlah terbatas nilai-nilai.Contoh:-Jumlah mahasiswa di sebuah universitas-Banyaknya masyarakat yang memakai kendaraan roda dua di daerah Purwokerto b.Data KontinuYaitu data yang secara teoritis dapat menjalani setiap nilai. Disebut juga nilai pengamatan kuantitatif kontinyu.Contoh:-Pengukuran debit air di bendungan-Pengukuran tingkat curah hujan di daerah BandungMENURUT WAKTU PENGUMPULAN:1.Data
Cross Section
Yaitu data yang dikumpulkan pada suatu waktu tertentu yang bisa menggambarkankeadaan atau kegiatan pada waktu tersebut.Contoh:-Data jumlah TKI yang meninggal pada tahun 2006 akibat kekerasan menggambarkankurangnya perlindungan keselamatan TKI di luar negeri-Bencana meluasnya lumpur lapindo menandakan kurang seriusnya pemerintah dalammenangani korban bencana tersebut.2.Data
Time Series
Yaitu data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu sehingga ada perkembangannya (
trend
)yang menunjukkan arah secara umum. Garis
trend
sangat berguna untuk membuatramalan (
forecasting
) yang dibutuhkan bagi perencanaan.
Leave a Comment
trims
rimksih mmbntu bresn tgas kul,,,,,
makasi banget.. :))
ok............jd sngat mudah memahami statistik
like..like
bs bntu tgs kulh ?
mbk ,kalo jenis variabelnya ?
Thanks....... sangat MEMBANtu........... ada TUGAS KULIAH neh kaka