Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MAKALAH PENGANGGARAN

MAKALAH PENGANGGARAN

Ratings: (0)|Views: 51 |Likes:
Published by FridRachman

More info:

Published by: FridRachman on Jun 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/05/2013

pdf

text

original

 
1
PENGANGGARAN PADA SEKTOR PUBLIK 
A
Pendahuluan
Pemerintah menyediakan layanan dan memberikan pelayanan terbaik ke publik pada waktu yang akan datang. Pendekatan rasional memutuskanlayanan apa yang disediakan oleh pemerintah, termasuk risiko kuantitatif danketidakpastian non-kuantitatif pada waktu yang akan datang. Proses anggarandisusun secara berurutan dengan membuat rencana analitik sebelumnya,menerapkannya, membandingkan hasil aktual terhadap rencana danmenggunakan pengalaman yang diperoleh untuk meningkatkan rencanaanggaran pada masa yang akan datang. Tindakan ini bersama-samamembentuk urutan perencanaan, pelaksanaan, dan siklus pengawasananggaran.Anggaran diperlukan karena sumber daya yang terbatas. Dalam halini, para akuntan dan ahli ekonomi kadang-kadang mengidentifikasinyasebelum atau pada waktu anggaran disahkan kemudian mengidentifikasidimana sumber daya berasal dari anggaran keuangan. Sumber daya inimungkin dalam bentuk dana-dana. Anggaran merupakan pernyataanmengenai estimasi kerja yang hendak dicapai selama periode waktu tertentuyang dinyatakan dalam ukuran finansial, sedangkan penganggaran merupakan proses atau metode untuk mempersiapkan suatu anggaran. Penganggarandalam organisasi sektor publik merupakan tahapan yang cukup rumit danmengandung nuansa politik yang tinggi. Dalam organisasi sektor publik, penganggaran merupakan suatu proses politik. Hal tersebut berbeda dengan penganggaran pada sektor swasta yang relatif kecil nuansa politisnya. Padasektor swasta, penganggaran merupakan rahasia perusahaan yang tertutupuntuk publik, sebaliknya pada sektor publik anggaran harus diinformasikankepada publik untuk dikritik, didiskusikan, dan diberi masukan.
 
2Penganggaran sektor publik harus di awasi mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Proses penganggaran akan lebihefektif jika diawasi oleh lembaga pengawas khusus yang bertugas mengontrol proses perencanaan dan pengendalian anggaran.B
Anggaran
Kata “anggaran” merupakan terjemahan dari kata
budget 
” dalam bahasa Inggris. Akan tetapi, kata tersebut sebenarnya berasal dari bahasaPerancis “
baougette
” yang berarti
a small bag 
(sebuah tas kecil). Dalamsejarah Inggris, istilah ini pertama kali digunakan di tahun 1733 ketikaMenteri Keuangan membawa tas kulit yang berisi proposal keuangan pemerintah yang akan disampaikan kepada parlemen. Ketika itu, MenteriKeuangan tersebut mengatakan “
open the
 
budget 
” (Edwards, et.el, 1959).Pengertian anggaran menurut UU No. 17 Tahun 2003 tentangKeuangan Negara adalah rencana keuangan tahunan pemerintahan negaraatau daerah (pusat/daerah) yang disetujui oleh dewan perwakilanrakyat/dewan perwakilan rakyat daerah. Anggaran tersebut setiap tahundiajukan Pemerintah Pusat dalam bentuk rancangan undang-undang (RUU)tentang anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) kepada DewanPerwakilan Rakyat (DPR) untuk mendapatkan persetujuan. Untuk anggarandaerah, pemerintah daerah mengajukan rancangan peraturan daerah (Perda)anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kepada Dewan PerwakilanRakyat Daerah untuk mendapatkan persetujuan. Definisi anggaran menurutPernyataan Standar Akuntansi pemerintahan No. 1 adalah “pedoman tindakanyang akan dilaksanakan pemerintah meliputi rencana pendapatan, belanja,transfer, dan pembiayaan yang diukur dalam satuan rupiah, yang disusunmenurut klasifikasi tertentu secara sistematis untuk satu periode” (PP No. 24Tahun 2005). Pengertian ini sejalan dengan pengertian di atas dengan lebihmenekankan rincian dari struktur anggaran, yaitu pendapatan, belanja,transfer dan pembiayaan.
 
3Wildavsky (1975) dalam bukunya “
 Budgeting: A compatative Thmryof Budgetary Processes
 ,
mendefinisikan anggaran dengan berbagai pengertian. Anggaran merupakan suatu catatan masa lalu (
a record of the past 
)
 ,
rencana masa depan (
a statement about the future
)
 ,
mekanisme pengalokasian sumber daya (
a mechanism for allocating resources
)
 ,
metodeuntuk pertumbuhan (
a method for secuing growth
)
 ,
alat penyaluran pendapatan (
an engine of income distibution
)
 ,
mekanisme untuk negosiasi (
amechanism through which units bergain over conflicting goals, make side paiments, and try to motivate one another to accomplish their objectives
)
 ,
harapan-aspirasi-strategi organisasi (
organiasation expectations,aspirations,and strategies
) satu bentuk kekuatan kontrol (
a form of power 
)
 ,
dan alat atau jaringan komunikasi (
a signal or network of conmunication
)
.
Berdasarkan pernyataan di atas, definisi anggaran dapat diringkasmenjadi:1
Rencana keuangan mendatang yang berisi pendapatan dan belanja;2
Gambaran strategi pemerintah dalam pengalokasian sumber dayauntuk pembangunan;3
Alat pengendalian;4
Instrumen politik;5
Disusun dalam periode tertentuMenurut Blocher, dkk (1999) definisi penganggaran adalah prosesuntuk mempersiapkan anggaran. Anggaran mencakup aspek finansial dan nonfinansial dari operasi yang direncanakan. Proses penyusunan anggarandisebut penganggaran. Dengan kata lain Penganggaran (
budgeting 
) adalahaktivitas mengalokasikan sumber daya keuangan yang terbatas untuk  pembiayaan belanja negara yang cenderung tanpa batas. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penganggaran yaitu:1
Kondisi perekonomian (
economic wealth
)
 
negara, apakahmemungkinkan untuk mencapai proyeksi pendapatan dan belanja tahundepan. Ekonomi yang tidak stabil seperti laju inflasi yang tidak terkendali,

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->