Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Teori Akuntansi Positif

Teori Akuntansi Positif

Ratings: (0)|Views: 364|Likes:
Published by FridRachman

More info:

Published by: FridRachman on Jun 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/15/2013

pdf

text

original

 
1
TEORI AKUNTANSI POSITIFBab IPendahuluan
 Teori menurut Tuanakotta (1984) adalah seperangkat azas hipotesis, konseptual dan pragmatis yang terjalin satu sama lain, yang membentuk suatu kerangka acuan untuk suatu bidang pengetahuan. Teori merupakan hasil dari kristalisasi fenomena empiris, yang diambil dari berbagai riset, dan pada suatu kesimpulan yang bersifat universal, logis, konsisten, prediktif, danobjektif. Teori akan berguna apabila rumusan teori tersebut dateori akuntansi positif dijadikansebagai alat untuk memprediksi sesuatu yang mungkin terjadi dimasa mendatang.Dari pengertian di atas, teori merupakan sebuah proses yang didesain menjadiseperangkat azas hipotesis, konseptual dan pragmatis yang saling berhubungan yang menjadi pengertian yang berfungsi sebagai dasar untuk menilai praktik dan menjelaskan fenomena yangsedang terjadi maupun fenomena yang akan terjadi.Atas dasar pengertian di atas, Tuanakotta lebih lanjut mendefinisikan teori akuntansisebagai suatu penalaran logis dalam bentuk seperangkat azas atau prinsip yang (1) merupakankerangka acuan untuk menilai praktik-praktik akuntansi dan (2) pedoman bagi pengembangan praktik-praktik dan prosedur yang baru. Suwardjono (2005:2) menyatakan hal yang sama, teoriakuntansi menjadi landasan untuk memecahkan masalah-masalah akuntansi secara beralasanatau bernalar yang secara etis dan ilmiah dateori akuntansi positif dipertanggungjawabkan.Fungsi teori akuntansi adalah:1.
 
Sebagai pedoman bagi lembaga penyusun standar akuntansi,2.
 
Memberikan kerangka acuan dalam menyelesaikan masalah akuntansi yang tidak adastandar resminya,3.
 
Meningkatkan pemahaman dan keyakinan pembaca terhadap informasi yang disajikandalam laporan keuangan,4.
 
Agar laporan keuangan dateori akuntansi positif diperbandingkan, dan5.
 
Memberikan kerangka acuan dalam menilai prosedur dan praktik akuntansi.Dengan demikian dalam teori akuntansi positif dijelaskan bahwa teori akuntansimerupakan sebuah proses yang didesain menjadi seperangkat azas hipotesis, konseptual dan pragmatis yang saling berhubungan yang menjadi pengertian yang berfungsi sebagai dasar ataukerangka acuan untuk menilai praktik-praktik akuntansi dan menjadi pedoman bagi pengembangan praktik-praktik dan prosedur akuntansi yang baru serta menjelaskan fenomenayang sedang terjadi maupun fenomena yang akan terjadi. Teori akuntasi sebagaimana dijelaskandi atas ada yang bersifat normatif (preskripsi) dan positif (deskripsi).
 
2
Teori akuntansi positif dirumuskan sebagai suatu susunan konsep, defenisi, dan dalilyang menyajikan secara sistematis gambaran fenomena akuntansi, serta menjelaskan hubunganantar variabel dalam struktur akuntansi, dengan maksud untuk dateori akuntansi positif memprediksi fenomena yang muncul (fenomena sosial dan ekonomi). Sedangkan Suwardjono(2005) menyatakan, teori akuntansi positif dapat pula diartikan sebagai suatu penalaran logis(
logical reasoning 
) yang melandasi praktik (berupa tindakan, kebijakan, atau peraturan) dalamkehidupan nyataBeberapa saat yang lalu, kita telah membahas mengenai teori akuntansi normatif, pendekatan normatif yang telah berjaya selama satu dekade tidak dan teori akuntansi positif menghasilkan teori akuntansi yang siap pakai dalam praktik sehari-hari. Sebagai akibatnyamuncul anjuran untuk memahami secara deskriptif berfungsinya sistem akuntansi di dalam praktik nyata. Watts dan Zimmmerman kemudian menambahkan bahwa dasar pemikiran untuk menganalisis teori akuntansi dalam pendekatan normatif terlalu sederhana dan tidak memberikandasar teoritis yang kuat. Untuk mengurangi kesenjangan dalan teori akuntansi normatif, makaWatts dan Zimmerman mengembangkan pendekatan positif yang lebih lebih berorientasi pada penelitian empiris untuk menjustifikasi beberapa teknik atau metode akuntansi yang sekarangdigunakan atau mencari model baru untuk pengembangan teori akuntansi di kemudian hari.Pertanyaan:1.
 
Sejauh mana teori akuntansi positif berperan penting dalam perkembangan praktis teoriakuntansi?
 
3
Bab IIPembahasanKonsep Teori Positif 
Teori akuntansi awalnya dikenal dengan teori akuntansi normatif dimana teori inimenganggap bahwa praktik akuntansi yang dilaksanakan telah sesuai dengan aturan yang telahditerapkan, aturan itu dinamakan praktek akuntansi berterima umum (PABU), sementara padakenyataannya praktek akuntansi berbeda dengan aturan tersebut. Ada beberapa praktek akuntansiyang sekarang ini sering terjadi, diantaranya yaitu :
creative accounting 
yang didalamnyamembahas mengenai
earning management 
;
big bath
yang didalamnya membahas
income smoothing 
dan
 Kaizen
yang membahas tentang ABC.Teori akuntansi positif berangkat dari adanya teori keagenan dan hipotesis pasar efisien,seperti yang telah diketahui teori keagenan menjelaskan mengenai hubungan antara principal(pemilik perusahaan) sebagai pihak yang memberikan wewenang dan agent (manajemen perusahaan) sebagai pihak yang menjalankan wewenang, dengan asumsi bahwa agen berkerjasesuai dengan keinginan principal. Sementara itu hipotesis pasar efisien (EMH) merupakaasumsi yang menyatakan bahwa harga saham sekarang telah mencerminkan seluruh informasiyang ada.
Teori Akuntansi Positif 
Teori positif adalah sebuah teori yang berusaha untuk menjelaskan dan memprediksifenomena tertentu. Menurut Watt (1995), penggunaan istilah riset positif dipopulerkan dalam

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->