Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
5. Strategi Komunikasi Pemasaran Medical Representative Oleh Fredi Kurniadi Dan Didik Hariyanto

5. Strategi Komunikasi Pemasaran Medical Representative Oleh Fredi Kurniadi Dan Didik Hariyanto

Ratings: (0)|Views: 606 |Likes:
Medical Representativ sebagai ujung tombak perusahaan yang khusus menjual
obat keras dan psikotropika harus mampu memasarkan produknya secara baik dan
konsisten dengan menggunakan strategi komunikasi pemasaran personal medical
representative. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan informan
dokter spisialis dan Medical Representative. Dengan teknik analisa data domain
dan taksonomi. Hasil penelitian ini adalah strategi komunikasi pemasaran medical
representatif secara sistematis dapat dikelompokkan Opening (pembukaan),
Probing (teknik bertanya), Supporting (presentasi), Handling Objection
(mengatasi keberatan), Closing (penutupan). Untuk menunjang itu yang perlu
dimiliki adalah kemampuan Product Knowlege . Strategi Medical Representativ
yang lain guna mendukung aktifitasnya adalah beberapa program seponsorship
seperti Simposium, Seminar, Workshop, RTD (round table discusion), Service
Custumer (tawaran jasa), Intertain dan Gimick.
Medical Representativ sebagai ujung tombak perusahaan yang khusus menjual
obat keras dan psikotropika harus mampu memasarkan produknya secara baik dan
konsisten dengan menggunakan strategi komunikasi pemasaran personal medical
representative. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan informan
dokter spisialis dan Medical Representative. Dengan teknik analisa data domain
dan taksonomi. Hasil penelitian ini adalah strategi komunikasi pemasaran medical
representatif secara sistematis dapat dikelompokkan Opening (pembukaan),
Probing (teknik bertanya), Supporting (presentasi), Handling Objection
(mengatasi keberatan), Closing (penutupan). Untuk menunjang itu yang perlu
dimiliki adalah kemampuan Product Knowlege . Strategi Medical Representativ
yang lain guna mendukung aktifitasnya adalah beberapa program seponsorship
seperti Simposium, Seminar, Workshop, RTD (round table discusion), Service
Custumer (tawaran jasa), Intertain dan Gimick.

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Kanal Jurnal Ilmu Komunikasi on Jun 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/30/2014

pdf

text

original

 
 
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN
MEDICAL REPRESENTATIVE 
 
Fredy KurniadiDidik Hariyanto(Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Muhammadiyah SidoarjoJalan Majapahit 666B Sidoarjo, Telp/Fax. 031-8945444 / 031-894333,email:didikkalila@gmail.com)
ABSTRAK 
 Medical Representativ
sebagai ujung tombak perusahaan yang khusus menjualobat keras dan psikotropika harus mampu memasarkan produknya secara baik dankonsisten dengan menggunakan strategi komunikasi pemasaran personal
medical representative
. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan informandokter spisialis dan
 Medical Representative
. Dengan teknik analisa data domaindan taksonomi. Hasil penelitian ini adalah strategi komunikasi pemasaran
medical representatif 
secara sistematis dapat dikelompokkan
Opening 
(pembukaan),
 Probing 
(teknik bertanya),
Supporting 
(presentasi),
 Handling Objection
 (mengatasi keberatan),
Closing 
(penutupan). Untuk menunjang itu yang perludimiliki adalah kemampuan
 Product Knowlege
. Strategi Medical Representativyang lain guna mendukung aktifitasnya adalah beberapa program seponsorshipseperti Simposium, Seminar, Workshop, RTD (
round table discusion
),
ServiceCustumer 
(tawaran jasa),
 Intertain dan Gimick 
.Kata Kunci: Komunikasi, Komunikasi Pemasaran,
 Medical Representative
.
 
 
KANAL, Vol. 1, No. 2, Maret 2013, Hal. 111-220.
 
168
MARKETING COMMUNICATION STRATEGY EMPLOYED BY MEDICAL REPRESENTATIVE ABSTRACT 
 Medical representative as the spearhead of the company that specialized in selling hard drugs and psychotropic substances should be able to market their productswell and is consistent with the use of marketing communications strategy by personal medical representative. This study used qualitative methods with Medical representatives and specialized doctors as the informants using theanalysis techniques of the domain of data and taxonomy. The result of the study isthat representative medical marketing communications strategy can be systematically grouped into Opening (opening), Probing (questioning techniques),Supporting (presentation), Objection Handling (overcoming objections), and Closing (closing). To support it, the necessary thing is the ability of Productionsknowledge. Other Medical representative strategy to support its activities are some programs such sponsorship Symposium, Seminar, Workshop, RTD (round table Discussion), customer service (service offers), entertainment and gimmick. Keywords: communication, marketing communications, medical representative
PENDAHULUAN
Pesatnya pertumbuhan dan perubahan ekonomi bisnis, mendorong perusahaan harus mau menghadapi persaingan global yang menyebabkan perusahaan semakin sensitif terhadap adanya kompetisi, terutama bagi perusahaanyang berkecimpung dalam lingkungan usaha yang mempunyai tingkat pertumbuhan dan perkembangan yang berubah dengan cepat dan dinamis. Dalammenjaga kelangsungan usaha dan menghadapi tingkat persaingan yang semakinkompetitif, setiap perusahaan dituntut untuk selalu berusaha melakukan perbaikan berkelanjutan (
Continous Improvement 
) terhadap aktivitas perusahaan sebagaisalah satu cara untuk meningkatkan kinerja manajemen perusahaan. Sektor  pemasaran mempunyai peranan yang sangat penting bagi lajunya perusahaan.Tiap-tiap perusahaan mempunyai sistem pemasaran dengan strategi khusus dalammemasarkan produknya sesuai dengan kebijakan perusahaan tersebut. Apalagimengingat semakin banyak perusahaan yang bermunculan dengan memproduksi barang yang sejenis dan mempunyai fungsi yang sama.Karena itu setiap perusahaan saat ini berlomba-lomba membangunkomunikasi yang efektif dengan kosumen melalui apa yang dinamakan dengankomunikasi pemasaran. Komunikasi pemasaran menurut Soemanagara (2008)adalah kegiatan pemasaran dengan menggunakan tehnik-tehnik komunikasi yang
 
 
Fredi Kurniadi & Didik Hariyanto, Strategi Komunikasi Pemasaran....
169
ditujukan untuk memberikan informasi kepada orang banyak dengan harapan agar tujuan perusahaan tercapai, yaitu terjadinya peningkatan pendapatan laba sebagaidari jasa atau pembelian produk yang ditawarkan. Komunikasi pemasaranmerupakan bentuk komunikasi yang ditujukan untuk memperkuat strategi pemasaran, guna meraih loyalitas pelanggan terhadap produk yaitu barang dan jasa yang dimiliki perusahaan.Banyak orang melihat pemasaran hanya sebatas iklan atau penjualan tetapi pemasaran yang sebenarnya tidak hanya mencakup seni menjual barang, namunyang lebih penting perusahaan dapat meraih kepemimpinan di pasar denganmemahami kebutuhan konsumen dan menemukan solusi yang memuaskan pelanggan melalui nilai, kualitas dan jasa yang unggul. Jika nilai dan kepuasantidak di perhatikan berapa pun besar biaya iklan dan penjualan tidak dapatmenggantikannya.Hal tersebut juga berlaku dalam program komunikasi pemasaran perusahaanfarmasi. Program pemasaran perusahaan farmasi menggunakan program
 Marketing Publik Relations
yaitu konsep pemasaran yang menggabungkan antarakonsep penjualan dengan konsep public relations. Produk obat farmasi ada yangdinamakan obat bebas dan bebas terbatas serta obat golongan keras dan psikotropika. Obat keras dalam perusahaan farmasi adalah obat yang berkhasiatkeras dan bila dipakai sembarangan bisa berbahaya bahkan meracuni tubuh,memperparah penyakit atau menyebabkan kematian. Sedangkan psikotropika,obat yang dapat menurunkan aktivitas otak atau merangsang susunan syaraf pusatdan menimbulkan kelainan perilaku, disertai dengan timbulnya halusinasi(mengkhayal), ilusi, gangguan cara berpikir, perubahan alam perasaan dan dapatmenyebabkan ketergantungan serta mempunyai efek stimulasi (merangsang) bagi para pemakainya.Dalam mempromosikan obat keras dan psikotropika perusahaan farmasihanya menggunakan
medical representative
dengan adanya peran
medical representative
diharapkan dapat menginformasikan dan menciptakan penjualansecara terus menerus.
 Medical representative
sebagai ujung tombak perusahaanyang khusus menjual obat keras dan psikotropika harus mampu memasarkan produknya secara baik dan konsisten, yakni dengan menggunakan strategikomunikasi pemasaran secara langsung atau tatap muka antara
medical representative
sebagai penjual dengan dokter sebagai user.Dalam bekerja
medical representative
sebagai perwakilan perusahaanfarmasi harus dapat berkomunikasi dengan baik terhadap dokter, membangun
image
yang baik untuk perusahaannya, mendengar keluhan-keluhan atau

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->