Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
5.Kalimat Bahasa Indonesia

5.Kalimat Bahasa Indonesia

Ratings: (0)|Views: 24 |Likes:

More info:

Published by: Elvanda Picconetterz on Jun 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/07/2013

pdf

text

original

 
PEMBENTUKAN KALIMATDALAMBAHASA INDONESIA
oleh : Indrasurya B.Mochtar 
1
K A L I M A T
 
A.UNSUR KALIMAT
Unsur kalimat adalah fungsi sintaksis yang dalam buku-bukutata bahasa Indonesia lama lazim disebut jabatan kata dankini disebut peran kata, yaitu
subjek (S), predikat (P), objek (O), pelengkap (Pel),
dan
keterangan (Ket)
. Kalimat bahasaIndonesia baku terdiri dari sekurang-kurangnya atas duaunsur, yakni S dan P. Unsur yang lain (O, Pel, dan Ket) dalamsuatu kalimat dapat wajib hadir, tidak wajib hadir, atau wajibtidak hadir.
1.Subjek.
Subjek (S) adalah bagian kalimat yang menunjukkan pelaku,tokoh, sosok (benda), sesuatu hal, atau suatu masalah yangmenjadi pangkal/pokok pembicaraan. Subjek biasanya diisioleh jenis kata/frasa benda (nominal), klausa, atau frasa verbal.
(1)
 Ayahku
sedang melukis.(2)
Meja direktur 
besar.(3)
Yang berbaju batik 
dosen saya.(4)
Berjalan kaki 
menyehatkan badan.(5)
Membangun jalan layang
sangat mahal.
Selain ciri di atas, S dapat juga dikenali dengan cara bertanyadengan memakai kata tanya
siapa (yang)
… atau
apa (yang)
kepada P. Kalau ada jawaban yang logis atas pertanyaan yangdiajukan, itulah S. Jika ternyata jawabannya tidak ada atautidak logis berarti kalimat itu tidak mempunyai S. Inilah contoh“kalimat” yang tidak mempunyai S karena tidak ada/tidak jelaspelaku atau bendanya.
(1)*Bagi siswa sekolah dilarang masuk.(yang benar : Siswa sekolah dilarang masuk)(2)*Di sini melayani resep obat generik.(yang benar : Toko ini melayani resep obat generik).(3)*Melamun sepanjang malam.(yang benar : Dia melamun sepanjang malam)
2.Predikat.
2
 
Predikat (P)
adalah bagian kalimat yang memberi tahumelakukan (tindakan) apa atau dalam keadaan bagaimana S(pelaku/tokoh atau benda di dalam suatu kalimat). Selainmemberi tahu tindakan atau perbuatan S, prediksi dapat pulamenyatakan sifat, situasi, status, ciri, atau jatidiri S. Termasuk juga sebagai P dalam kalimat adalah pernyataan tentang jumlah sesuatu yang dimiliki S. Predikat dapat berupa kataatau frasa, sebagian besar berkelas verba atau adjektiva,tetapi dapat juga numeralia, nomina, atau frasa nominal.Perhatikan contoh berikut ini.Contoh :
(1)Kuda
meringkik 
.(2)Ibu
sedang tidur siang.
(3)Putrinya
cantik jelita.
(4)Kota Jakarta
dalam keadaan aman
.(5)Kucingku
belang tiga.
(6)Robb
mahasiswa baru
.(7)Rumah Pak Hartawan
lima
.
 Tuturan di bawah ini tidak memilik P karena tidak ada kata-kata yang menunjuk perbuatan, sifat, keadaan, ciri dan statuspelaku/bendanya.
(1)*Adik saya yang gendut lagi lucu itu.(2)*Kantor kami yang terletak di Jln. Gatot Subroto.(3)*Bandung yang terkenal sebagai kota kembang.
3.Objek.
Objek (O) adalah bagian kalimat yang melengkapi P. Objekpada umumnya diisi oleh nominal, frasa nominal, atau klausa.Letak O selalu di belakang P yang berupa verba transitif, yaituverba yang menuntut wajib hadirnya O seperti pada contohdibawah ini.
(1)a. Nurul menimang……....(bonekanya)b. Arsitek merancang………....(sebuah gedungbertingkat)c. Juru masak menggorek…….….(udang windu)
 Jika P diisi oleh verba intransitif, O tidak diperlukan.
(1)a. Nenek sedang tidur.b. Komputerku rusak.c. Tamunya pulang.
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->