Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengertian Dan Sejarah Pragmatik

Pengertian Dan Sejarah Pragmatik

Ratings: (0)|Views: 347 |Likes:
Published by Zulfan Zy Loebis

More info:

Published by: Zulfan Zy Loebis on Jun 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/16/2014

pdf

text

original

 
Pengertian Pragmatik
A.Levinson (1983:9) mendefinisikan Pragmatik sebagai berikut:
Pragmatics is thestudy of those relations between language and context that are grammaticalized,or encoded in the structure of language
 
(“pragmatik
merupakan kajian hubunganantara bahasa dan konteks yang tergramatikalisasi atau terkodifikasi dalamstruktur
bahasa”)
 B.Stalnaker (1972) mendefinisikan
Pragmatics is the study of deixis (al least  in part),implicature, presupposition, speech acts and aspects of discourse structure
 (Pragmatik adalah kajian antara lain mengenai deiksis, implikatur, presuposisi,tindak tutur, dan aspek-aspek struktur wacana).C.George Yule (1996:3) mengatakan bahwa Pragmatik adalah studi tentang maknayang disampaikan oleh penutur (atau penulis) dan ditafsirkan oleh pendengar(atau pembaca).D.Wijana dan Rohmadi (2010:4-5) mengatakan bahwa semantik dan pragmatikadalah cabang-cabang ilmu bahasa yang menelaah makna-makna satuan lingual,hanya saja semantik mempelajari makna secara internal, sedangkan pragmatikmempelajari makna secara eksternal. Telaah semantik adalah makna yang bebaskonteks, sedangkan makna yang ditelaah pragmatik adalah makna yang terikatkonteks.
6/10/2013 1
 
E.Geoffrey Leech (1993: 8) mengatakan bahwa pragmatik dan Semantik berkaitandengan makna. Semantik memperlakukan makna sebagai suatu hubungan yangmelibatkan dua segi (
dyadic
) seperti pada
 
What does X mean
(apa artinya X)
.Sedangkan Pragmatik memperlakukan makna sebagai suatu hubungan yangmelibatkan tiga segi (
triadic
), seperti pada
 W
hat did you mean by X 
(apamaksudmu dengan X)
. Dengan demikian dalam pragmatik makna diberi definisidalam hubungannya dengan penutur atau pemakai bahasa, sedangkan dalamsemantik, makna didefinisikan semata-mata sebagai ciri-ciri ungkapan dalam suatubahasa tertentu, terpisah dari situasi, penutur dan petuturnya.
Dari uraian beberapa definisi pakar pragmatik di atas, dapat disimpulkanbahwa Pragmatik mengkaji makna sesuai dengan konteks. Geoffrey Leech(1983:13) menjelaskan bahwa konteks adalah hal-hal yang gayut denganlingkungan fisik dan sosial sebuah tuturan ataupun latar belakangpengetahuan yang sama-sama dimiliki oleh penutur dan lawan tutur danyang membantu lawan tutur menafsirkan makna tuturan.
6/10/2013 2
 
Contoh:
Kata
bagus
secara internal bermakna
baik, atau tidak buruk
,
dan kata
presiden
secara internal bermaknakepala negara, seperti terlihat pada kalimat(1) dan (2) berikut ini:(1) Prestasi kerjanya yang bagus membuat ia dapat diangkat untuk masa jabatanyang kedua.(2) Presiden itu sedang menuruni anak tangga pesawat.secara eksternal bila dilihat dari penggunaannya, kata
“bagus”
tidak selalubermakna
“baik”
atau
“tidak
 
buruk”
. Begitu pula
“presiden”
tidak selalu bermakna
“kepala
 
negara”,
seperti terlihat pada dialog (3) dan (4)(3) Ayah : Bagaimana ujian matematikamu?Anton : Wah, hanya dapat 45, pak.Ayah : Bagus, besok jangan belajar. Nonton terus saja.(4) Awas presidennya datang!kata
“bagus”
dalam (3) tidak bermakna
“baik”
tetapi sebailknya. Sementara itu,kalimat (4) digunakan untuk menyindir, kata
“presiden”
dalam kalimat (4) tidakbermakna
“kepala
 
negara”,
tetapi bermakna seseorang secara ironis pantasmendapatkan sebutan itu.
6/10/2013 3

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->