Pohon di Kuburan Meringankan Siksa?
ٍيِبَك ف ِناّذعُ امو ِناّذعَُل اّ َاَقَ ََِْْقِ ّسو هَْ ىّص ّل رم َاَ ٍاب ِْ
اّقَشَ ًةبط ًدِرج َذَخأ ّث ةّلاِ ش َناََ رَخ امأو ِْبل م ِتَْ َناََ اَدحأ امأ
َ ام ا َ هّعَل َاَ َذ عَ َ ّ َُس ا لاَ ًدحو َْ ك ف َزرَغَ َْ
ابْ
“Dari Ibnu Abbas Radhiallahu ‘anhu , beliau berkata, “Rasulullahshallallahu’alaihi wassalam melewati dua buah kuburan, lalu beliau bersabda,‘Sungguh keduanya sedang disiksa, mereka disiksa bukan karena perkara besar (dalampandangan keduanya). Salah satu dari dua orang ini, (semasa hidupnya) tidakmenjaga diri dari kencing, sedangkan yang satunya lagi, dia keliling menebarnamimah.’ Kemudian beliau mengambil pelepah basah, beliau belah jadi dua, lalubeliau tancapkan di atas masing-masing kubur satu potong. Para sahabat bertanya,‘Wahai Rasulullah, kenapa engkau melakukan ini ?’ Beliau menjawab, ‘Semoga merekadiringankan siksaannya selama keduanya belum kering.” “TakhrijHadits ini diatas dikeluarkan oleh:* Imam Bukhari dalam Al Jami’ As Shahih (1/317-Fathul Baari) No. 216, 218,1361, 1378, 6052 dan 6055* Imam Muslim dalam As Shahih (3/200 - syarah Imam Nawawi) No. 292* Imam Tirmidzi dalam Al Jami‘ (1/102) No. 70, dan beliau mengatakan, “HaditsHasan Shahih”* Imam Abu Daud dalam As Sunan (1/5) No. 20* Imam Nasa’I dalam Al Mujtaba (1/28)* Imam Ibnu Majah dalam As Sunan (1/125) No. 237Pemahaman Yang Benar Terhadap HaditsSabda beliau,
ِناّذعَُل اّإ
(Sesungguhnya mereka berdua sedang disiksa.).Kata ganti (mereka berdua-pent) adalah kata ganti untuk kubur, (namun) yangdimaksudkan adalah penghuni kubur.Sabda beliau,
ٍيِبَك ف ِناّذعُ امو
(Mereka berdua disiksa bukan karenaperkara besar(dalam pandangan keduanya)). Dalam riwayat lain Imam Bukhari,
ٌيِبَل هّإو ٍيِبَك ف ِناّذعُ
“Mereka berdua disiksa karena perkara besar (dalam pandangan keduanya) namunsungguh itu adalah perkara besar.”Dalam Shahih Bukhari juga dalam Kitab Wudhu terdapat lafadz,
ٌيِبَك هّإ ٍيِبَك ف ِناّذعُ امو
“Mereka berdua tidak disiksa karena perkara besar(dalam pandangan keduanya),bahkan sungguh itu adalah perkara besar.”Dengan dua tambahan lafadz yang shahih ini, dapat ditetapkan bahwa penyebabnya
Add a Comment