Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENERAPAN MEDIA PAPAN BALIK (FLIPCHART) PADA PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR

PENERAPAN MEDIA PAPAN BALIK (FLIPCHART) PADA PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR

Ratings: (0)|Views: 486 |Likes:
Published by Alim Sumarno
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : DESI PRATIWI, MULYANI ,
http://ejournal.unesa.ac.id
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : DESI PRATIWI, MULYANI ,
http://ejournal.unesa.ac.id

More info:

Published by: Alim Sumarno on Jun 12, 2013
Copyright:Public Domain

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2014

pdf

text

original

 
Penerapan Media Papan Balik (Flipchart) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar 
 
1
PENERAPAN MEDIA PAPAN BALIK (
 FLIPCHART)
PADA PEMBELAJARAN TEMATIKUNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASARDesi Eka Pratiwi
PGSD FIP Universitas Negeri Surabaya (DESI076@YMAIL.COM)
Mulyani
 
PGSD FIP Universitas Negeri Surabaya
Abstrak:
Penelitian ini berlatar belakang karena pembelajaran yang masih berpusat pada
 
guru
(Teacher center)
. Cara penyampaian materi juga masih sangat konvensional menggunakan metode ceramah. tidak ada umpan balik 
(feed back 
antara guru dengan siswa
).
Tidak adanya kelompok-kelompok belajar. Hal ini juga diperparuhi denganketidaktersedianya media pembelajaran dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), tidak adanya media pembelajarandan Guru belum menerapkan model pembelajaran tematik. Hasil belajar siswa juga belum memenuhi criteria ketuntasanmaksimal yang ditentukan. Oleh karena, solusi yang sesuai untuk memperbaiki masalah tersebut. adalah denganmenggunakan media papan balik (
Flipchart)
 pada model pembelajaran tematik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran tematik dengan menggunakan media papan balik (
Flipchart)
Mengkaji pengaruh penggunaan media papan balik (
Flipchart)
terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Pembelajaranyang dilakukan dengan menggunakan tema “Hewan dan Lingkungan” dengan materi pelajaran Bahasa Indonesia danMatematika.
 
Pembelajaran tematik merupakan model pembelajaran yang memadukan dua mata pelajaran atau lebihdalam satu tema. Sedangkan penggunaan media papan balik (
Flipchart)
dalam pembelajaran akan lebih efektiv dan bermakna karena siswa dapat menggunakan media secara lansung. Metode yang digunakan adalah STAD
(Student Teams-Achievement Division),
setiap kelompok belajar terdiri dari 4-5 orang dan diharapkan setiap anggota kelompok mampu bertukar pikiran dan bekerjasama dengan baik.
 
Rancangan penelitian ini menggunakan Penelitian TindakanKelas (PTK), Adapun Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalahguru dan siswa SDN Semambung No. 296 Sidoarjo dengan jumlah siswa 41 orang. Pengumpulan data denganmenggunakan metode tes dan observasi. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan persentase pada siklus I70,73 % dan pada siklus II 90,24 %. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media papan balik (
Flipchart)
 pada model pembelajaran tematik dengan tema hewan dan tumbuhan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SDN Semambung No. 296 Sidoarjo.
Kata Kunci:
 
Tematik, Media papan balik (Flipchart), Hasil Belajar 
 
 Abstract:
This research background for learning is teacher-centered. Delivery of a material is also still veryconventional lecture method, there is no feedback between teachers and students. The absence of learning groups. It isalso influenced by the absence of instruction media in Teaching and Learning Activities, absence of instructional mediaand Teachers not apply thematic learning model. Student learning outcomes are also not met the maximumcompleteness criteria specified. Accordingly, appropriate solutions to rectify the problem by using the board back media (Flipchart) on thematic learning model. The purpose of this study was to assess the activity of teachers and students in learning by using media thematic board back media (Flipchart). Assessing the impact of media use board back media (Flipchart) on improving student learning outcomes. Learning is done by using the theme"Animals and Plants" Indonesian materials and Mathematics. Thematic learning is a learning model that combines two or moresubjects in a single theme. While the use of media in teaching board back media (Flipchart) will be more effective and meaningful, because students can use the media directly.The method used is STAD (Student Teams - Achievement  Division), each study group consisted of 4-5 people and each member of the group is expected tobe able to exchangeideas and work together well. The design of this study using Classroom Action Research (CAR), The research usedisdescriptive qualitative. Subjects in this study were teachers and students Semambung state elementary school, thenumber of students41 peoples. Data collection using the test methods and observations. Student learning outcomesincreased with the percentage of 70.73% in the first cycleand the second cycle 90.24%. From these resultsit can beconcluded that the use of board back media (Flipchart) on thematic learning model with the theme of animals and  plants can improve student learning outcomes in state elementary school Semambung number 296 Sidoarjo.
 Keywords:
Thematic, Board Back media (Flipchart), Learning Outcomes
 
 
 
JPGSD Volume 01 Nomor 02 Tahun 2013, 0-2162
PENDAHULUAN
 
Manusia hidup tidak terlepas dari pendidikan.Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencanaseseorang, bersifat berkelanjutan dan selalu berubahseiring dengan perkembangan zaman. Pendidikan sudahada sejak seseorang dilahirkan hingga seseorangmenghadapi kematian. Pendidikan merupakan suatu halyang fleksibel karena selalu mengalami perubahan dariwaktu kewaktu menuju arah yang lebih baik untuk menghadapi pendidikan di masa depan yang lebihkompleks.Menurut Undang-undang Sisdiknas No. 20/2003 Bab1 pasal 1 “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencanamewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaranagar peserta didik secara aktif mengembangkan potensinya sendiri”.Menurut Ki Hajar dewantara (dalam Hasbullah,2008:4) yang menyatakan bahwa “Pendidikan merupakantuntunan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak. Adapunmaksudnya, Pendidikan yaitu menuntun segala kekuatankodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagaimanusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlahmencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya”.Menurut Depdiknas (dalam Trianto, 2010:79)mengemukakan bahwa pembelajaran tematik padadasarnya adalah model pembelajaran terpadu yangmenggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. Anak usia sekolah dasar kelas I,II dan III dianjurkan menggunakan model pembelajarantematik dalam kegiatan belajar mengajar. Anak kelasrendah pada umumnya masih berada pada rentan usia 6-11 tahun. Pada tingkat usia seperti ini, mereka masihmemandang sesuatu secara nyata (konkrit). Anak sulitdiajak untuk membayangkan sesuatu
(berimajinasi)
 karena mereka masih melihat sesuatu sebagai satukesatuan yang utuh
(Holistik)
.Berdasarkan teori perkembangan mental piaget yang biasa juga disebut teori perkembangan intelektual atauteori perkembangan kognitif mengemukakan bahwasetiap tahap perkembangan intelektual dilengkapi denganciri-ciri tertentu dalam mengkontruksi ilmu pengetahuan,(Ruseffendi dalam Trianto, 2010:102). Pada anak kelasrendah perkembangan pikirannya ditandai dengangerakan-gerakannya, kemudian berpikir melalui bendakonkrit sampai berpikir secara abstrak. Kemampuan berpikir anak tidak sama antara yang satu dengan yanglainnnya, hal ini tergantung dari kemampuan dankematangan setiap individu anak.Berdasarkan observasi di lapangan yang dilakukan penulis pada hari kamis, 25 Oktober 2012 tentang pembelajaran tematik di kelas II SDN Semambung No.296 Sidoarjo. Berdasarkan hasil observasi danwawancara diketahui bahwa dari jumlah siswa sebanyak 41 orang, untuk standar KKM mata pelajaran BahasaIndonesia antara 75 dan Matematika standar KKM 70.Sekitar 65% nilai siswa pada mata pelajaran BahasaIndonesia belum memenuhi KKM. Sedangkan sekitar 70% siswa pada mata pelajaran Matematika juga belummemenuhi KKM. Berdasarkan keterangan guru,meskipun sudah dilakukan remidial beberapa kali namun banyak siswa yang nilainya belum memenuhi standar ketuntasan. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah pembelajaran yang masih berpusat pada guru
(Teacher center)
. Cara penyampaian materi juga masih sangat konvensional. Guru hanya diam danduduk di tempat sambil menjelaskan pelajaran denganmenggunakan metode ceramah. Siswa hanya duduk danmendengarkan, guru tidak melibatkan siswa dalam pembelajaran. Siswa terkesan diam dan sangat pasif,tidak ada umpan balik 
(feed back).
Tempat duduk siswayang masih belum dibentuk kelompok-kelompok belajar sehingga memungkinkan siswa yang pintar semakin pintar dan siswa yang kurang pintar akan semakinterpuruk karena tidak adanya tukar pendapat antar siswayang lain. Hal ini juga diperparuhi dengan ketidak tersedianya media pembelajaran dalam KBM. Guruhanya menggunakan buku teks dan LKS sebagai buku panduan siswa, di dinding-dinding kelas II juga tidak dijumpai media pembelajaran sama sekali, hanya ada satumedia pembelajaran berupa jam dinding buatan dan itu pun menurut keterangan siswa kelas II tidak pernahdipakai dalam pembelajaran. Padahal siswa kelas IImasih berada pada tahap operasional konkrit yangmemerlukan benda-benda yang konkrit.Permasalahan yang paling utama terletak padaketidaktersedianya media pembelajaran pada pembelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika. Murid-murid diinstruksukan untuk mendiskripsikan hewan dantumbuhan tanpa adanya objek secara nyata. Begitupundengan pelajaran Matematika tentang operasi bilangan,guru hanya menggunakan papan tulis untuk menjelaskan bahwa perkalian adalah hasil dari penjumlahan berulang.Banyak siswa yang masih kesulitan dalam menerimamateri yang disampaikan oleh guru. Melihat kondisi yangada di kelas II SDN Semambung 296 Sidoarjo, penulismempunyai solusi untuk mengatasi masalah yangdihadapi siswa kelas II yaitu dengan menggunakan media papan balik (
Flipchart)
dalam pembelajaran. Sebenarnya banyak alternatif media yang bisa dipakaidalam mendukung kegiatan belajar mengajar di dalam
 
Penerapan Media Papan Balik (Flipchart) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar 
 
3kelas. Ada media audio, visual atau audio visual.Menurut Musfiqon (2012:112-121) menyatakan bahwa“Proses pemilihan media pembelajaran tidak samadengan memilih buku pegangan dalam pembelajaran. Namun ada beberapa kriteria dalam pemilihan mediadiantaranya adalah kesesuaian dengan tujuan,ketepatgunaan, keadaan peserta didik, ketersediaan, biayakecil, keterampilan guru dan mutu teknis”. Media visual berupa papan balik (
Flipchart)
dirasa cocok dalamkegiatan belajar mengajar untuk anak kelas II pada temahewan dan tumbuhan.Menurut Sadiman.dkk (2008:37) Media papan balik (
Flipchart)
atau bagan balikan menyajikan informasi, bagian-bagian dari pesan ditulis/dituangkan dalamlembaran tersendiri, kemudian lembaran-lembarantersebut dibundel jadi satu, penggunaannya tinggalmembalik satu persatu sesuai dengan bagan pesan yangdisampaikan. Sedangkan menurut Anitah (2010:20) “media papan balik (
Flipchart)
merupakan susunangambar-gambar yang digantung pada suatu tianggantungan kecil, cara menunjukkannya dengandibalik satu per satu”.Pada tiap lembar papan balik (
Flipchart)
 berisi tentanggambar-gambar hewan. Gambar hewan dibuat denganwarna yang menarik dan mencolok yang bertujuan agar siswa bersemangat dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Banyak kelebihan dari media papan balik (
Flipchart)
diantaranya adalah selain cara pembuatannyayang mudah, media papan balik (
Flipchart)
juga sangat praktis dan bisa dibawa kemana-mana. Selain itu, dengan penggunaan media papan balik (
Flipchart)
dapatmengemas pembelajaran denagan praktis, kreatif danlebih inovatif sehingga diharapkan peserta didik senangdan lebih semangat dalam mengikuti pembelajaran.Selain itu, media papan balik (
Flipchart)
dapat digunakan berulang-ulang pada tahun ajaran berikutnya.Berdasarkan penelitian sebelumnya yang dilakukanoleh Amroh Musta’idah pada tahun (2012) yaituPenggunaan Media papan balik (
Flipchart)
Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam PembelajaranIPS Kelas IV Semester 2 SDN Tenaru Driyorejo.Penelitian yang dilakukan sebelumnya dengan sekarangtentunya banyak mengalami perbedaan, Subjek penelitian pada penelitian sebelumnya adalah siswa kelas IV SDNTenaru Driyorejo, sedangkan subjek penelitian yangdilakukan oleh peneliti sekarang adalan siswa kelas IISDN Semambung 296 Sidoarjo. Pada penelitiansebelumnya menggunakan mata pelajaran IPS, sedangkan penelitian yang dilakukan sekarang menggunakan model pembelajaran tematik mata pelajaran Bahasa Indonesiadan Matematika.Dengan melihat permasalahan pendidikan dalamkegiatan belajar mengajar yang terjadi seperti dijelaskan diatas, guru dituntut lebihaktif dan kreatif dalam menyampaikan materi-materi pelajaran. metode-metode konvensional sudah sepatutnyaditinggalkan dan berganti dengan metode-metode danstrategi pembelajaran yang relevan sesuai dengan dunia pendidikan pada Era sekarang ini. Salah satu strategidalam pembelajaran yaitu digunakannya media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar di dalamkelas. Media pembelajaran tidak harus mahal. Namun,media pembelajaran hendaknya lebih disesuaikan dengankeefektivitasan manfaat dan penggunaannya dalam proses belajar mengajar sehingga diharapkan tujuan pembelajaran dapat tercapai dan dapat meningkatkanhasil belajar siswa. Untuk itu, dilakukan penelitian yang berjudul
“Penerapan Media Papan Balik (Flipchart)Tema Hewan dan Tumbuhan Pada PembelajaranTematik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas II SDN SemambungNo. 296 Sidoarjo”.
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakandiatas, rumusan masalah yang akan dibahas adalah : (1)Bagaimanakah aktivitas guru dalam penerapan media papan balik (
Flipchart)
tema hewan dan tumbuhan dikelas II SDN Semambung No. 296 Sidoarjo? (2)Bagaimanakan aktivitas siswa dalam pelaksanaan pembelajaran tematik dengan menggunakan media papan balik (
Flipchart)
tema hewan dan tumbuhan di kelas IISDN Semambung No. 296 Sidoarjo? (3) Bagaimanakahhasil belajar siswa kelas II SDN Semambung No. 296Sidoarjo dalam penerapan media papan balik (
Flipchart)
tema hewan dan tumbuhan ?Tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitianini adalah: (1) Untuk mendiskripsikan aktivitas gurudalam penerapan media pembelajaran
Flipchart 
temahewan dan tumbuhan di kelas II SDN Semambung No.296 Sidoarjo (2) Untuk mendiskripsikan aktivitas siswadalam pelaksanaan pembelajaran tematik denganmenggunakan media
Flipchart 
tema hewan dan tumbuhandi kelas II SDN Semambung No. 296 Sidoarjo (3) Untuk mendiskripsikan hasil belajar siswa kelas II SDNSemambung No. 296 Sidoarjo dalam penerapan media
Flipchart 
tema hewan dan tumbuhan.Kajian teoritik dalam penelitian ini meliputi Tematik,Media papan balik (
Flipchart),
Hasil Belajar. MenurutJulianto (2010:3) menyatakan bahwa “pembelajaranterpadu merupakan salah satu model implementasikurikulum yang dianjurkan untuk dapat diaplikasikan pada semua jenjang pendidikan, mulai dari jenjang pendidikan sekolah dasar sampai dengan sekolahmenengah atas”. Model pembelajaran tematik merupakanmodel pembelajaran yang memungkinkan peserta didik  baik secara individual maupun secara kelompok aktif mencari, menggali, dan menemukan konsep serta prinsipsecara
holistik 
dan otentik (Depdikbud, 1996: 3). Melalui

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->