Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sejarah Perekonomian Indonesia

Sejarah Perekonomian Indonesia

Ratings: (0)|Views: 21 |Likes:
Published by Ryant Sang Penjagal

More info:

Published by: Ryant Sang Penjagal on Jun 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/28/2014

pdf

text

original

 
A.SEJARAH PEREKONOMIAN INDONESIA
Perekonomian Indonesia masa orde lama (1945-1966)
Pada awal kemerdekaan, pembangunan ekonomi Indonesia mengarah perubahan strukturekonomi kolonial menjadi ekonomi nasional, yang bertujuan untuk memajukan industri keciluntuk memproduksi barang pengganti impor yang pada akhirnya diharapkan mengurangi tingkatketergantungan terhadap luar negeri.Perekonomian Indonesia pada masa ini mengalami penurunan atau memburuk. Terjadinyapengeluaran besar-besaran yang bukan ditujukanuntuk pembangunan dan pertumbuhan ekonomimelainkan berupa pengeluaran militer untuk biaya konfrontasi Irian Barat, Impor beras, proyek mercusuar, dan dana bebas (dana revolusi) untuk membalas jasa teman-teman dekat dari rezimyang berkuasa. Perekonomianjuga diperparah dengan terjadinya hiperinflasi yang mencapai650%. Selain itu Indonesia mulai dikucilkan dalam pergaulan internasional dan mulai dekatdengan negara-negara komunis.Pada masa ini perekonomian berkembang kurang menggembirakan, sebagai dampak ketidakstabilan politik dan seringnya pergantian cabinet.
Perkonomian Indonesia masa orde baru (1966-1997)
Orde baru merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk memisahkan antara kekuasaan masaSukarno(Orde Lama) dengan masa Suharto. Sebagai masa yang menandai sebuah masa barusetelah pemberontakan PKI tahun 1965.Orde baru lahir sebagai upaya untuk :
Mengoreksi total penyimpangan yang dilakukan pada masa Orde Lama.
Penataan kembali seluruh aspek kehidupan rakyat, bangsa, dan negara Indonesia.
Melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen.
 
Menyusun kembali kekuatan bangsa untuk menumbuhkan stabilitas nasional gunamempercepat proses pembangunan bangsa.
Memerangi inflasi
Mencukupkan stok cadangan bahan pangan terutama beras
Merehabilitasi prasarana perekonomian
Meningkatkan ekspor
Menyediakan/menciptakan lapangan kerja
Mengundang kembali investor asingProgram pemerintah diarahkan pada upaya penyelamatan ekonomi nasional terutama stabilisasidan rehabilitasi ekonomi.
Stabilisasi
berarti mengendalikan inflasi agar harga barang-barangtidak melonjak terus. Sedangkan
rehabilitasi
adalah perbaikan secara fisik sarana dan prasaranaekonomi. Hakikat dari kebijakan ini adalah pembinaan sistem ekonomi berencana yangmenjamin berlangsungnya demokrasi ekonomi ke arah terwujudnya masyarakat adil dan makmurberdasarkan Pancasila.Dampak Positif Kebijakan ekonomi Orde Baru :
Pertumbuhan ekonomi yang tinggi karena setiap program pembangunan pemerintahterencana dengan baik dan hasilnyapun dapat terlihat secara konkrit.
Indonesia mengubah status dari negara pengimpor beras terbesar menjadi bangsayang memenuhikebutuhan beras sendiri (swasembada beras).
Penurunan angka kemiskinan yang diikuti dengan perbaikan kesejahteraan rakyat.
 
Penurunan angka kematian bayi dan angka partisipasi pendidikan dasar yangsemakin meningkat.Dampak Negatif Kebijakan ekonomi Orde Baru :
Kerusakan serta pencemaran lingkungan hidup dan sumber daya alam
Perbedaan ekonomi antardaerah, antargolongan pekerjaan, antarkelompok dalammasyarakat terasa semakin tajam.
Terciptalah kelompok yangterpinggirkan (
 Marginalisasi sosial
)
Menimbulkan konglomerasi dan bisnis yang erat dengan KKN (Korupsi, Kolusi danNepotisme)
Pembagunan yang dilakukan hasilnya hanya dapat dinikmati oleh sebagian kecilkalangan masyarakat, pembangunancenderung terpusat dan tidak merata.
Pembangunan hanya mengutamakan pertumbuhan ekonomi tanpa diimbangikehidupan politik, ekonomi, dan sosial yang demokratis dan berkeadilan.
Meskipun pertumbuhan ekonomi meningkat tapi secara fundamental pembangunanekonomi sangat rapuh.
Pembagunan tidak merata tampak dengan adanya kemiskinan di sejumlah wilayahyang justru menjadi penyumbang devisa terbesar seperti Riau, Kalimantan Timur, danIrian. Faktor inilahh yang selantunya ikut menjadi penyebab terpuruknya perekonomiannasional Indonesia menjelang akhir tahun 1997.
Perekonomian Indonesia masa reformasi (1998-sekarang)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->