Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Elektronika Dasar

Elektronika Dasar

Ratings: (0)|Views: 128|Likes:
Published by Nurul Fahmi Arief

More info:

Published by: Nurul Fahmi Arief on Jun 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/06/2014

pdf

text

original

 
235
BAB 8ALAT UKUR DAN PENGUKURAN LISTRIK
9.1 Bahan Semikonduktor 
Dalam pengetahuan bahan teknik listrik dikenal tiga jenis material, yaitu bahan konduktor,bahan semikonduktor, dan bahan isolator. Bahan konduktor memiliki sifat menghantar listrikyang tinggi, bahan konduktor dipakai untuk kabel atau kawat penghantar listrik, sepertitembaga, aluminium, besi, baja, dan sebagainya. Bahan semikonduktor memiliki sifat bisamenjadi penghantar atau bisa juga memiliki sifat menghambat arus listrik tergantung kondisitegangan eksternal yang diberikan, bahan semikonduktor merupakan komponen pembuatan
transistor 
,
diode
,
thyristor 
,
triac 
,
GTO
(
Gambar 9.1
).Beberapa bahan semikonduktor yaitu
silikon (Si)
,
germanium (Ge)
,
galium arsenik (GeAs)
,
indium antimonid (InSb)
,
cadmium sulfid (CdS)
dan
siliciumcarbid (SiC)
, dan sebagainya.Bahan isolator memiliki sifat menghambat listrik yang baik, dipakai sebagai isolator dalamperalatan listrik, contohnya
keramik 
,
 porselin
,
PVC 
,
kertas
, dan sebagainya. Komponenelektronika yang banyak dipakai dalam teknik listrik industri adalah
thyristor 
(
Gambar 9.2
).
Gambar 9.1
Transistor 
Gambar 9.2
Thyristor 
 
2369.2 Struktur Atom Semikonduktor 
 Atom menurut Bohr dimodelkan sebagai inti yang dikelilingi oleh elektron-elektron yangmengorbit. Inti atom memiliki muatan positif, sedangkan elektron bermuatan negatif. Intiatom cenderung menarik elektron yang berputar dalam orbitnya. Makin besar daya tarik dariinti, kecepatan orbit elektron akan meningkat.Orbit atom silikon dan germanium diperlihatkan dalam gambar. Atom silikon memiliki 14proton dalam intinya, orbit elektron yang mengisi tiga pita orbitnya (
Gambar 9.3
). Orbitterdalam diisi oleh dua elektron, orbit kedua dari dalam diisi oleh 8 elektron dan orbit terluar diisi oleh empat elektron, kita sebut silikon memiliki konfigurasi
-
-
4
. Empat belaselektron yang mengorbit pada inti silikon berputar menetralkan muatan dari inti atom dariluar (secara listrik) adalah netral. Atom
germanium
intinya memiliki 32 protpertama paling dalam mengorbiit atom
ON 
,memiliki empat pita orbit. Pita orbit t 2 elektron, pita orbit kedua diisi oleh 8 elektron, pitaorbit ketiga mengorbit 18 elektron dan pita orbit keempat atau terluar diisi konfigurasi elektron2 - 8 - 18 - 4.
9.3 Semikonduktor Tipe N
Sudah dijelaskan
atom silikon
dengan 14 proton, memiliki konfigurasi 2-8-4. Untukmenjadikan atom silikon menjadi tipe N harus di doping, yaitu menambahkan suatu atomyang memiliki
lima atom valensi 
(
pentavalent
), di antara empat atom silikon tetangganya.Dengan penambahan atom pentavalent konfigurasi menjadi berubah, karena empat atomakan saling berpasangan dan satu atom sisa yang tidak memiliki pasangan atau kelebihansatu elektron. Kondisi ini kita sebut atom silikon yang sudah didoping menjadi silikon
semikonduktor tipe N
yang berarti negatif. Atom pentavalent disebut sebagai
atom donor 
,yaitu
arsen
,
antimon
, dan
 posfor 
(
Gambar 9.4
).
Gambar 9.3
Orbit atom
 
2379.4 Semikonduktor Tipe P
Untuk mendapatkan semikonduktor tipe P artinya kita membuat atom silikon memilikihole, dengan cara memberikan doping atom yang memiliki
tiga elektron
(
trivalent 
), padaempat atom tetangganya. Karena atom
trivalent 
memiliki tiga elektron, sehingga dari empatpasangan yang ada hanya tujuh elektron yang berjalan dalam orbit valensinya.Dengan kata lain sebuah hole akan muncul dalam setiap atom
trivalent 
. Atom silikonyang didoping dengan atom
trivalent 
akan menghasilkan hole, dan inilah yang kita sebutdengan
semikonduktor tipe P 
atau positif. Atom
trivalent 
disebut sebagai
atom akseptor 
,yaitu
aluminium
,
boron
, dan
gallium
(
Gambar 9.5
).
9.5 Junction PN
Semikonduktor tipe-P
yang disambungkan dengan
semikonduktor tipe-N
,selanjutnya daerah dimana
tipe-P
bertemu
tipe-N
disebut
Junction PN Gambar 9.6
. Telahdijelaskan bahwa semikonduktor 
tipe-P
memiliki kelebihan
elektron
, sementarasemikonduktor 
tipe-N
memiliki
hole
. Elektron dari tipe-N cenderung menyebar dan
Gambar 9.5
Semikonduktor Tipe P
Gambar 9.4
Semikonduktor Tipe N

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->