Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Politik Hukum

Politik Hukum

Ratings: (0)|Views: 28|Likes:
Published by hamzah ansori

More info:

Published by: hamzah ansori on Jun 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/02/2014

pdf

text

original

 
Sejarah Timbulnya Politik Hukum
 
Latar belakang yang menjadi raison d’etre kehadiran disiplin politik hukum adalah rasa
ketidakpuasan para teoritisi hukum terhadap model pendekatan hukum. Sejak era YunaniKuno hingga Post Modern, studi hukum mengalami pasang surut, perkembangan dan pergeseran yang disebabkan oleh terjadinya perubahan struktur sosial, industrialisasi, politik,ekonomi dan pertumbuhan piranti lunak ilmu pengetahuan. Satjipto Rahardjo dalam bukunyayang berjudul Pemikiran Tentang Ancaman Antardisiplin dalam Pembinaan Hukum Nasionalmenjelaskan bahwa pada abad ke-19 di Eropa dan Amerika, individu merupakan pusat pengaturan hukum, sedang bidang hukum yang sangat berkembang adalah hukum perdata.Keahlian hukum dikaitkan pada soal keterampilan teknis atau keahlian tukang (legalcraftsmanship). Hukum kala itu dianggap independen dan tidak membutuhkan bantuan dariilmu lain.Hal yang sama juga dikemukakan oleh Donald H, Gjerdingen, beliau mengemukakanterjadinya pergeseran pemahaman teoritisi terhadap relasi antara hukum dan entitas bukanhukum. Beberapa aliran hukum menurutnya menganggap hukum otonom dari entitas bukanhukum sudah merupakan sesuatu yang tidak sesuai dengan realitas hukum. Politik hukummuncul sebagai suatu disiplin hukum alternatif di tengah kebuntuan metodologis dalammemahami kompleksitas hubungan antara hukum dan entitas bukan hukum terutama dalamkaitan studi ini adalah politik. Istilah dan kajian politik hukum baik dari sisi teoritis dan praktis telah dikenal cukup lama di Indonesia. Namun perkembangannya berjalan sangatlambat.
Pengertian Politik Hukum
1. Perspektif EtimologisSecara etimogis istilah politik hukum merupakan terjemahan dari rechtspolitiek yang terdiriatas dua kata yakni recht dan politiek. Kant menyatakan law , in generic sense, is a body of rules of action or conduct prescribed by controlling authority and having binding legal force.Kata politiek mengandung arti beleid. Kata beleid sendiri dalam bahasa Indonesia berartikebijakan (policy). Istilah rechtspolitiek sering dirancukan dengan politieekrecht yang berartihukum politik. Menurut Hence van Maarseveen istilah politieekrecht merujuk pada istilahhukum tata negara. Politik hukum secara singkat berarti kebijakan hukum, selanjutnyadikatakan politik hukum adalah rangkaian konsep dan asas yang menjadi garis besar dandasar rencana dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan dan cara bertindak dalam bidang hukum. Secara etimologis politik hukum secara singkat berarti kebijaksanaan hukum.2. Perspektif Terminologis
 
 Pendefinisian secara etimologis ternyata belum memberikan gambaran yang komprehensif mengenai politik hukum. Oleh sebab itu diperlukan pendefinisian dari beberapa ahli seperti:
 
Padmo Wahjono, politik hukum sebagai kebijakan dasar yang menentukan arah, bentuk maupun isi hukum yang akan dibentuk.
 
Teuku Mohammad Radjie mendefinisikan politik hukum sebagai suatu pernyataankehendak penguasa negara mengenai hukum yang berlaku di wilayahnya danmengenai arah perkembangan hukum yang dibangun.
 
Soedarto, politik hukum adalah kebijakan dari negara melalui badan-badan negarayang berwenang untuk menetapkan peraturan-peraturan yang dikehendak, yangdiperkirakan akan digunakan untuk mengekspresikan apa yang terkandung dalammasyarakat dan untuk mencapai apa yang dicita-citakan. Dalam buku lain Soedarto juga mendefinisikan politik hukum sebagai usaha untuk mewujudkan peraturan- peraturan yang baik sesuai dengan keadaan dan situasi pada suatu waktu.
 
Satjipto Rahardjo, Satjipto mengutip pendapat parson dan kemudian mendefinisikan politik hukum sebagai aktivitas memilih dan cara yang hendak dipakai untuk mencapai suatu tujuan sosial dan hukum tertentu dalam masyarakat.
 
Sunaryati Hartono, Sunaryati Hartono tidak mendefinisikan politik hukum secaraeksplisif, beliau mengatakan politik hukum sebagai sebuah alat (tool) atau sarana danlangkah yang dapat digunakan pemerintah untuk menciptakan sistem hukum nasionalyang dikehendaki dan dengan sistem hukum nasional itu akan diwujudkan cita-cita bangsa Indonesia. Sunaryati Hartono menitikberatkan politik hukum dalam dimensiius contituendum.
 
Abdul Hakim Garuda Nusantara mengemukakan politik hukum nasional secaraharfiah dapat diartikan sebagai kebijakan hukum (legal policy) yang hendak diterapkan atau dilaksanakan secara nasional oleh suatu pemerintahan negara tertentu.Definisi yang disampaikan Abdul Hakim Garuda Nusantara merupakan definisi yang paling komprehensif yang merinci mengenai wilayah kerja politik hukum yangmeliputi teritorial berlakunya politik hukum dan proses pembaruan dan pembuatanhukum yang mengarah pada sifat kritis terhadap hukum yang berdimensi iusconstitutum dan menciptakan hukum yang berdimensi ius constituendum. Selanjutnyaditegaskan pula mengenai fungsi lembaga dan pembinaan para penegak hukum, suatuhal yang tidak disinggung oleh para ahli sebelumnya.POLITIK HUKUM bersifat lokal dan partikular yang hanya berlaku dari dan untuk negaratertentu saja. Hal ini disebabkan karena perbedaan latar belakang kesejarahan, pendangandunia (world-view), sosio-kultural dan political will dari masing-masing pemerintah.Meskipun begitu, politik hukum suatu negara tetap memperhatikan realitas dan politik hukuminternasional. Perbedaan politik hukum suatu negara tertentu dengan negara lain inilah yangmenimbulkan istilah politik hukum nasional.Purnadi Purbacaraka dan Soerjono Soekanto meletakkan politik hukum sebagai bagian daristudi hukum. Disiplin politik hukum menurut mereka merupakan gabungan dari Ilmu Hukumdan filsafat hukum. Pandangan ini bertolak belakang dengan pandangan yang ada selama ini bahwa politik hukum merupakan gabungan dari ilmu hukum dan ilmu politik. Apabiladihubungkan dengan praktik policy making dan policy executing di bidang hukum, politik hukum sebagai teori mengungkapkan policy evaluation dan policy approximation serta policy

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->