Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Analisis Kasus Produk Desain Instruksional

Analisis Kasus Produk Desain Instruksional

Ratings: (0)|Views: 730|Likes:
Published by Betty Putrii Anwar

More info:

Published by: Betty Putrii Anwar on Jun 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/25/2013

pdf

text

original

 
1
ANALISIS KASUS PRODUK DESAIN INSTRUKSIONALMATA PELAJARAN KIMIA KOMPETENSI DASAR HIDROLISISI.
 
Pendahuluan
Desain pembelajaran (instruksional) sangat diperlukan sebelum proses pembelajaran itu berlangsung. Menurut Hamreus dalam Suparman (2012, hal. 85)
desain instruksional adalah “
a systematic process of bringing goal into effectivelearning activity
”. Definisi ini menyatakan bahwa desain instruksional merupakan
sebuah proses sistematik untuk memungkinkan tujuan umum dicapai melalui proses belajar yang efektif. Oleh karena itu guru sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran, sebelum terjun langsung ke kelas sebaiknya seorang gurumempersiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran atau skenario pembelajarannya dengan baik. Perencanaan pembelajaran yang dikembangkansebaiknya mengikuti kaidah-kaidah pengembangan desain instruksional secarasistematis dan benar.Penggunaan pendekatan sistem dalam desain instruksional telahmenghasilkan berbagai model. Model adalah sesuatu yang menggambarkanadanya pola berpikir. Sebuah model biasanya menggambarkan keseluruhankonsep yang saling berkaitan. Dengan kata lain model juga dapat dipandangsebagai upaya dan untuk mengkonkretkan sebuah teori sekaligus juga merupakansebuah analogi dan representasi dari variable-variabel yang terdapat di dalam teoritersebut. (Pribadi, 2010, hal. 86). Dalam desain sistem pembelajaran, model biasanya menggambarkan langkah-langkah atau prosedur yang perlu ditempuhuntuk menciptakan aktivitas pembelajaran yang efektif, efisien, dan menarik. Jadisuatu model dalam pengembangan pembelajaran adalah suatu proses yangsistematik dalam desain, konstruksi, pemanfaatan, pengelolaan, dan evaluasisistem pembelajaran.Pengembangan desain instruksional Sebelum seorang pengembanginstruksional membuat produk desain instruksional yang baik, harus melakukandelapan langkah-langkah, sesuai dengan bagan model pengembangan
 
2instruksional, Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan dalam pengembangan desain intsruksional, sebagai berikut:1.
 
Mengidentifikasi Kebutuhan Instruksional dan Menuliskan TujuanInstruksional Umum (TIU).2.
 
Melakukan Analisis Instruksional.3.
 
Mengidentifikasi Perilaku dan Karakteristik Awal Siswa.4.
 
Menuliskan Tujuan Instruksional Khusus (TIK).5.
 
Menulis Tes Acuan Patokan.6.
 
Menyusun Strategi Instruksional.7.
 
Mengembangkan Bahan Instruksional.8.
 
Mendesain dan Melaksanakan Evaluasi Formatif.Dalam melaksanakan desain instruksional, delapan langkah-langkahtersebut sangat penting. Dari setiap langkah tersebut memiliki fungsi dan tujuanmasing-masing, Pada makalah ini akan dibahas prosedur desain produk instruksional mata pelajaran kimia kompetensi dasar hidrolisis.
II.
 
Pembahasan
Salah satu model pengembangan pembelajaran adalah ModelPengembangan Instruksional (MPI) yang dikembangkan oleh Atwi Suparman(2004)[5],memberikan pedoman untuk mengembangkan pembelajaran, sepertidapat dilihat pada Gambar 2.1.
Gambar. 2.1 Model Pengembangan Instuksional (Atwi Suparman, 2012)
 
 
3Secara umum model pengembangan instruksional (MPI) menurut Atwi Suparmanterdiri dari tiga tahap yaitu tahap mengidentifikasi, tahap mengembangkan, dantahap mengevaluasi dan merevisi (Suparman, 2012). Adapun tahap-tahaptersebut adalah sebagai berikut:Tahap MengidentifikasiMengidentifikasi kebutuhaninstruksional dan menulis tujuaninstruksional umumMelakukan analisis instruksionalMengidentifikas perilaku dankarakteristik siswaTahap MengembangkanMenulis tujuan instruksional khususMenulis tes acuan patokanMenyusun strategi instruksionalMengembangkan bahan instruksionalTahap Mengevaluasidan MerevisiMendesain dan melaksanakan evaluasiformatif yang termasuk di dalamnyakegiatan merevisiSecara rinci tahap MPI dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.
 
Mengidentifikasi Kebutuhan Instruksional dan Menulis TujuanInstruksional Umum
 Mengidentifikasi kebutuhan instruksional adalah suatu proses untuk: a)menentukan kesenjangan penampilan siswa yang disebabkan kekurangankesempatan mendapatkan pendidikan dan pelatihan pada masa lalu; b)mengidentifikasi bentuk kegiatan instruksional yang paling tepat; c) menentukan populasi sasaran yang dapat mengikuti kegiatan instrusional tersebut.Langkah ini merupakan titik tolak dan sumber bagi langkah-langkah berikutnya. Desain produk instruksional yang akan di analisis adalah pelajarankimia yaitu:

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->