Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
P. 1
Puisi Karya Khalil Gibran

Puisi Karya Khalil Gibran

Ratings:

5.0

(4)
|Views: 109,556 |Likes:
Published by fenris80

More info:

Published by: fenris80 on Apr 29, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/17/2014

pdf

text

original

 
 
KARYA-KARYA KHALIL GIBRAN (1833-1931)
ANAK
 Dan seorang perempuan yang menggendong bayi dalam dakapan dadanyaberkata, Bicaralah pada kami perihal Anak.Dan dia berkata:Anak-anakmu bukanlah anak-anakmuMereka adalah anak-anak kehidupan yang rindu akan dirinya sendiriMereka dilahirkan melalui engkau tapi bukan darimuMeskipun mereka ada bersamamu tapi mereka bukan milikmuPada mereka engkau dapat memberikan cintamu, tapi bukan fikiranmuKerana mereka memiliki fikiran mereka sendiriEngkau bisa merumahkan tubuh-tubuh mereka, tapi bukan jiwa merekaKerana jiwa-jiwa itu tinggal di rumah hari esok, yang tak pernah dapat engkaukunjungi meskipun dalam mimpiEngkau bisa menjadi seperti mereka, tapi jangan cuba menjadikan merekasepertimuKerana hidup tidak berjalan mundur dan tidak pula berada di masa laluEngkau adalah busur-busur tempat anakmu menjadi anak-anak panah yanghidup diluncurkanSang pemanah telah membidik arah keabadian, dan ia merenggangkanmudengan kekuatannya, sehingga anak-anak panah itu dapat meluncur dengancepat dan jauh.Jadikanlah tarikan tangan sang pemanah itu sebagai kegembiraanSebab ketika ia mencintai anak-anak panah yang terbang, maka ia jugamencintai busur teguh yang telah meluncurkannya dengan sepenuh kekuatan.
 
(Dari 'Cinta, Keindahan, Kesunyian')
 
Kahlil Gibran
 
 
 
PENYAIR
 
Dia adalah rantai penghubungAntara dunia ini dan dunia akan datangKolam air manis buat jiwa-jiwa yang kehausan,Dia adalah sebatang pohon tertanamDi lembah sungai keindahanMemikul bebuah ranumBagi hati lapar yang mencari.Dia adalah seekor burung 'nightingale'Menyejukkan jiwa yang dalam kedukaanMenaikkan semangat dengan alunan melodi indahnya
 
Dia adalah sepotong awan putih di langit cerahNaik dan mengembang memenuhi angkasa.Kemudian mencurahkan kurnianya di atas padang kehidupan. Membuka kelopakmereka bagi menerima cahaya.
 
Dia adalah malaikat diutus Yang Maha Kuasa mengajarkan Kalam Ilahi.Seberkas cahaya gemilang tak kunjung padam.Tak terliput gelap malamTak tergoyah oleh angin kencangIshtar, dewi cinta, meminyakinya dengan kasih sayangDan, nyanyian Apollo menjadi cahayanya.Dia adalah manusia yang selalu bersendirian,hidup serba sederhana dan berhati suciDia duduk di pangkuan alam mencari inspirasi ilhamDan berjaga di keheningan malam,Menantikan turunnya ruh
 
Dia adalah si tukang jahit yang menjahit benih hatinya di ladang kasih sayangdan kemanusiaan menyuburkannyaInilah penyair yang dipinggirkan oleh manusiapada zamannya,Dan hanya dikenali sesudah jasad ditinggalkanDunia pun mengucapkan selamat tinggal dan kembali ia pada Ilahi
 
 
Inilah penyair yang tak meminta apa-apadari manusia kecuali seulas senyumanInilah penyair yang penuh semangat dan memenuhicakerawala dengan kata-kata indahNamun manusia tetap menafikan kewujudan keindahannya
 
Sampai bila manusia terus terlena?Sampai bila manusia menyanjung penguasa yangmeraih kehebatan dgn mengambil kesempatan??Sampai bila manusia mengabaikan mereka yang boleh memperlihatkankeindahan pada jiwa-jiwa merekaSimbol cinta dan kedamaian?
 
Sampai bila manusia hanya akan menyanjung jasa org yang sudah tiada?dan melupakan si hidup yg dikelilingi penderitaan yang menghambakan hidup mereka seperti lilin menyalabagi menunjukkan jalan yang benar bagi orang yang lupaDan oh para penyair,Kalian adalah kehidupan dalam kehidupan ini:Telah engkau tundukkan abad demi abad termasuk tirainya.
 
Penyair..Suatu hari kau akan merajai hati-hati manusiaDan, kerana itu kerajaanmu adalah abadi.
 
Penyair..periksalah mahkota berdurimu..kau akan menemui kelembutan disebalik jambangan bunga-bunga Laurel...(Dari 'Dam'ah Wa Ibtisamah' -Setitis Air Mata Seulas Senyuman)Kahlil Gibran
 

Activity (573)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred thousand reads
Cikgu Nordin added this note
sangat hebat ....
Suharti Novita liked this
Efnie Neinkgolan liked this
Shantie Ongko liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->