Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
19Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
perkembangan aliran sesat di indonesia

perkembangan aliran sesat di indonesia

Ratings: (0)|Views: 2,524 |Likes:
Published by khairul Amin

More info:

Published by: khairul Amin on Apr 29, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/03/2013

pdf

text

original

 
Pesatnya Perkembangan Aliran Sesat di Indonesia
By rizqi88
 Selamat Datang di Blog Rizqi Awal. Blog ini lebih mengkhususkan artikel-artikel keislaman danopini yang berasal dari saya. Selain itu Berisi pula tentang motivasi-motivasi keislaman yanginsya Allah dapat bermanfaat bagi kita semua.Judul yang saya ketengahkan ini merupakan rasa kekhawatiran saya terhadap PemerintahIndonesia yang mengambil sikap masa bodoh dengan bermunculannya berbagai macam agamaBAru yang jelas-jelas masih menyangkut pautkan agama islam. Pemerintah benar-benar  berupaya sedang menegakkan Pancasila setegak-tegaknya sehingga orang dapat saja mengklaimia Bertuhan yang MAha Esa asalkan ia beragama. YAch inilah contoh kecil pemerintah yangdapat menjadi masalah besar akibat tidak diterapkannya aturan-aturan islam sebagai pokok hukum Negara.JAngan Heran pula bila MUI hanya mampu mengeluarkan fatwa tanpa dapat mencegah dan bertindak terhadap perbuatan yang jelas-jelas Allah SWT murkai itu. KArena kenapa pemerintahlebih memilih untuk dapat mendapatkan urusan perut ketimbang urusan masyarakatnya heran.Dan salah satu penyebab utama bermunculan agama baru ini akibat kepemimpinan saat ini tidak  berada dalam aturan dan kekuasaan islam sehingga orang dengan enak saja mengklaim agama baru. Tsumma NAudzubillah min Dzaliik Tag:OPinikuKelompok Aliran Sesat Tak BisaDibiarkanMonday, 12 January 2009
Oleh: KH 'Athian Ali M Da'i, LC., MA,Ketua Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) |
Aliran sesat terus saja berkembang di Indonesia. Tidak hanya aliran sesat yang beranggotakan
 
 banyak orang seperti Ahmadiyah, aliran sesat yang beranggotakan beberapa orang pun tumbuhsubur. Bak jamur di musim hujan, aliran-aliran sesat berkembang sejak kran reformasi dibuka.Maka penyesatan demi penyesatan menghinggapi umat Islam. Sebagian ajarannya menjadikan para pemeluknya keluar Islam.Ini adalah hal yang sangat berbahaya. Rusaknya akidah umat tidak hanya berdampak padakehidupan dunia, tapi juga akhirat. Penyelewengan ajaran Islam seperti virus yang menggerogotitubuh umat Islam. Jika tidak diamputasi, maka virus itu akan berkembang dan menjadikan tubuhumat kian lemah tak berdaya. Dalam pandangan Islam penyesatan ini harus dihentikan, tak ada pilihan lain. Tidak bisa dengan alasan toleransi atas nama kebebasan berkeyakinan, aliran sesatdibiarkan bahkan dilindungi.Oleh karena itu, pemerintah atau aparat penegak hukum harus menuntaskan keberadaankelompok aliran sesat ini. Sebab, keberadaan mereka jelas telah meresahkan umat Islam karenamereka membawa nama-nama Islam dengan tujuan untuk menyesatkan akidah umat Islam.Mungkin saja tidak masalah jika mereka tak membawa nama Islam. Tapi perkembangan aliransesat di Indonesia menunjukkan, hampir semua aliran sesat ini berkonotasi Islam. Dapatdipastikan tujuan kelompok aliran sesat ini apalagi kalau bukan merusak Islam.Siapa sebenarnya di balik mereka itu? Tahun 1960-an lalu, ada kelompok-kelompok yangmembawa nama Islam dengan membawa ajaran sesat dan menyesatkan. Mirip yang terjadisekarang. Tenyata setelah peristiwa G30S/PKI meledak, terungkap bahwa tokoh-tokoh PKI berada di balik kelompok-kelompok itu.Bisa jadi mereka adalah kelompok yang diciptakan. Mereka diciptakan untuk kepentinganimperialisme, untuk kepentingan komunis, untuk kepentingan politik. Karena itu untuk membongkar itu semua diperlukan sebuah kekuatan, hukum dan sebagainya. Tentu di sini, peran pemerintah dituntut untuk melindungi hak-hak warga negara, khususnya sebagai Muslim. Hak  pertama yang harus dipenuhi adalah hak memiliki keyakinan supaya kita tidak diinjak-injak olehorang lain. Itu hak esensial yang harus dilindungi oleh pemerintah.Memang ini adalah hak pemerintah bukan masyarakat. Sebab masyarakat sendiri tidak mungkin bisa memberantas gerakan-gerakan itu dengan memeranginya dan menyalahi aturan yang ada.Yang bisa melakukan itu semua hanyalah pemerintah yang punya kekuasaan.
Introspeksi
Munculnya banyak aliran sesat ini seharusnya menggugah para ulama, ustad dan kiai untuk membentengi akidah umat. Bagaimanapun harus diakui kenapa ada umat Islam yang tersesatsecara akidah. Ini yang harus menjadi bahan introspeksi.Sudah saatnya juru dakwah untuk melihat apa yang salah dengan dakwahnya selama ini. Jangan- jangan dakwah kita selama ini tampaknya tidak menyentuh masalah yang prinsip yaitu akidah
 
sehingga umat mudah dijerumuskan dan disesatkan. Sebab kalau kita lihat fakta di lapangan,orang yang disesatkan ternyata bukan orang-orang yang begitu awam, tapi mereka justru orangyang sudah tertarik kepada Islam. Mereka justru sedang ada di masjid, sedang melakukan aktifiasdakwah. Artinya mereka memanfaatkan orang-orang yang sudah tertarik pada Islam. Berartidakwah kita belum tepat. Kenapa orang yang tertarik pada Islam malah terseret pada aliran sesat.Muhasabah dakwah sangat perlu kita lakukan terus.[]Jakarta (GP–Ansor):Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH HasyimMuzadi menyatakan, maraknya aliran baru yang sesat dan menyesatkan akhir-akhir inidisebabkan kebebasan yang terlalu longgar setelah era reformasi. Untuk mengatasi masalahtersebut, PBNU meminta aparat penegak hukum menindak tegas setiap orang yang menyebabkanlahirnya aliran yang meresahkan masyarakat itu.“Kalau dulu terlalu ketat, sekarang ini terlalu longgar,†ungkapnya kepada wartawan usai
 acara penandatanganan MoU antara PBNU dan British Council Inggris dalam bidang pendidikan, di Gedung PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (31/10) kemarin.Ada data menyebutkan sejak 2001 hingga 2007, sedikitnya ada 250 aliran sesat yang berkembang di Indonesia. Sebanyak 50 di antaranya tumbuh subur di Jawa Barat.Menurut dia, sejak dua tahun belakangan ini, aliran sesat memang tumbuh subur di Indonesia.Fenomena tersebut mengingatkan pada masa sebelum G30S PKI meletus, yaitu antara tahun1964 hingga 1965 lalu. â€Ini mengingatkan kita pada aliran sesat prolog G30S PKI pada tahun
 1964-1965. Saya tidak katakan ini ada hubungan, tapi Indonesia sudah dua kali ini terlandamaraknya aliran sesat,âtuturnya.
Karena itu, Hasyim meminta kepada masyarakat dan aparat penegak hukum untuk pandaimembedakan, antara khilafiyah, bid’ah dan kesesatan. Hal itu penting agar masyarakat danaparat tidak kebingungan melihat fenomena maraknya aliran sesat. â€Aparat sendiri sepertinya
  juga kesulitan membedakan sesuatu yang sesat, sehingga ragu melakukan tindakan,âkatanya.
Menangggapi adanya pihak-pihak yang menganggap munculnya aliran sesat bagian darikebebasan pemikiran yang mengacu pada hak azasi manusia, tokoh NU kelahiran Bangilan,Tuban, itu mengatakan, aparat penegak hukum seharusnya bisa membedakan antara hak azasimanusia dan hak ketuhanan. Mengaku sebagai “Jibril†dan “Rasul†adalah bentuk 
  pelanggaran terhadap hak ketuhanan. â€Jadi orang tidak bisa mengaku Jibril atau rasul, karena
 itu hak ketuhanan, bukan hak azasi manusia,†jelasnya.
Dikatakannya, aliran sesat yang melecehkan Islam bermacam-macam jenisnya, mulai dari shalatdua bahasa, shalat tanpa busana dan pelecehan terhadap Alqur’an. Namun, kata pengasuh pondok pesantren Al-Hikam ini, dari sejumlah aliran yang merusak ajaran Islam itu, yang paling berat aliran Al Qiyadah Al Islamiyah karena pemimpinnya, Ahmad Moshaddeq, mengaku nabi.â€Paling berat ya yang mengaku sebagai nabi,†jelasnya.

Activity (19)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Abu Ilmi liked this
Kiki Lipan liked this
Sri Nurhayati liked this
akuisal liked this
Ronal Pasaribu liked this
Mieu Mie liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->