Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Pemda Pak Ranto

Makalah Pemda Pak Ranto

Ratings: (0)|Views: 23 |Likes:
Published by Wahyoe Agus Hartono

More info:

Published by: Wahyoe Agus Hartono on Jun 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/07/2014

pdf

text

original

 
IMPLEMENTASI DESENTRALISASI DALAMBIROKRASI PEMERINTAH KOTASURAKARTA
BAB IPENDAHULUAN
 
A. Latar Belakang Masalah
 
Di negara sedang berkembang seperti Indonesia, kesejahteraan masyarakatsangat tergantung pada kemampuan mereka mendapat akses dan kemampuan untuk dapat menggunakan pelayanan publik. Akan tetapi permintaan akan pelayanan tersebut biasanya jauh melebihi kemampuan pemerintah untuk dapat memenuhinya. Hal inidikarenakan pemusatan segala urusan publik hanya kepada negara dan urusan pelayanan publik yang demikian kompleks mustahil dapat diurus secara menyeluruholeh institusi negara (sentralisasi).Oleh karena itulah kemudian dicetuskan idedesentralisasi, yang mencoba menggugat kelemahan yang ada pada diskursussentralisasi tersebut.
 
Kerangka desentralisasi melalui pemberian otonomi kepada daerah untuk melaksanakan pemerintahan sendiri selain dipandang positif dari sisi efektifitasmanajemen pemerintahan, pelaksanaan desentralisasi juga dipandang sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang memungkinkan setiap warga negara untuk menentukansendiri nasib dan mengapresiasikan keinginannya secara bebas (Setiyono, 2004:205).Mengingat tujuan kebijakan desentralisasi sendiri yaitu untuk menciptakan suatusistem pembagian kekuasaan antar daerah yang mapan dimana pemerintah pusat dapat
 
meningkatkan kapasitas, memperoleh dukungan masyarakat,dan mengawasi pembagian sumber daya dengan adil. Namun,konsep desentralisasi yang sampai saat ini masih berjalan justrumembuka kesempatan untuk melahirkan
“raja
-r 
aja kecil” daerah.Sebagai akibatnya,
ide desentralisasi itu tidak lantas memperbaiki kinerja daerah dalam mengelola urusan publiknya, justru malah cenderung mengabaikannya.Penyelenggaraan urusan publik yang berpindah dari pusat ke daerah juga memberikan kesempatan terjadinya praktek korupsi di daerah.Ini terlihat dari banyaknya pejabat daerah baik di birokrasi maupun dinon birokrasi (lembaga legislatif) yang terlibat kasus hukum, politisasi birokrasimerajalela, serta pelayanan di daerah menjadi lahan rebutan antar daerah sehingga pungutan menjadi berlapis-lapis untuk satu produk barang.Kinerja birokrasi yang masihkurang baik inilah yang kemudian dinilai sebagai kegagalan dalam semangatdesentralisasi.
 
Sebagai contoh lain, para birokrat negara kita sendiri ternyata juga masih belum bisa dijadikan panutan. Beberapa kasus yang terjadi menunjukkan banyak tindakan indisipliner yang dilakukan birokrat sehingga hal ini mengurangi kredibilitasdan performa-nya sebagai pelayan publik.Di daerah-daerah yang melaksanakankebijakan desentralisasi menemukan fakta bahwa desentralisasi tidak serta mertamemperbaiki pelayanan publik dan menggerakkan demokrasi di daerah. Tidak sedikit,efek samping dari desentralisasi justru bertolak belakang dengan tujuannya, seperti berkurangnya kualitas pelayanan publik dan merebaknya korupsi di daerah.Untuk memperbaiki pelayanan publik di daerah, kemudian perlu dilakukan reformasi birokrasi.Seiring dengan kebijakan desentralisasi, poin penting reformasi birokrasiadalah memangkas birokrasi yang sentralistik ke yang terdesentralisasi.Hal inidimaksudkan agar potensi yang dimiliki oleh daerah dapat digunakan secara maksimaldalam rangka untuk mengelola manajemen pemerintahannya (birokrasi daerah).
 
 
B. Perumusan Masalah
 
Dari uraian dan kenyataan di atas, maka permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah :1.
 
Bagaimanakah konsep desenralisasi dan birokrasi dalam era otonomi daerah?2.
 
Bagaimanakah implementasi birokrasi dalam Pemkot Surakarta?

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->