• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
Badai dan Lili Lauthttp://www.korantempo.com/news/2004/6/4/Ilmu%20dan%20Teknolo...1 of 204.06.2008 01:46
 
Daftar Isi
Front PagenasionalEkonomi dan BisnisNusaInternasionalIlmu dan TeknologiBudayaOpiniGaya HidupolahragaMetropolitan
Jumat, 4 Juni 2004
Badai dan Lili Laut
Sudah hampir sepekan angin barat menghadang. Perahu timekspedisi Wallacea, Phinisi Cinta Laut, yang kami tumpangi makintambah bergoyang. Maklum, ombak dan arus laut semakinkencang ditambah cuaca yang kerap membawa air hujan. Tak jarang dari arah cakrawala petir menyambar-nyambar kepermukaan laut.Sialnya, cuaca buruk seperti ini malah masuk sesi penelitian yangmembutuhkan aktivitas penyelaman. Peneliti ekspedisi Wallaceadari kapal Phinisi harus melakukan pendataan karang. Lokasi yangdipilih adalah Pulau Teterang, Sulawesi Selatan. Penyelaman haripertama dilakukan pada Sabtu, 29 Mei lalu. Waktu pada jam kapalmenunjukkan pukul 10.00 Wita, nakhoda memerintahkan anakbuah kapal menurunkan jangkar.Kapal parkir tak jauh dari bibir pulau. Cuaca mempersempit ruanggerak. Akibat angin barat yang berkepanjangan, arus air di sekitarpulau berputar-putar tak keruan. Melihat gejala alam yang takberes, nakhoda menarik ucapan. Jangkar harus diangkat. Kinikami dibawa ke arah utara pulau. Kondisi air relatif tenang darisebelumnya.Tak lama seorang mahasiswa bergegas masuk ke dalam lautan.Mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Muslimin IndonesiaMakassar, Andi Muzakir. Ia diperintahkan ketua tim, Widodo SetyoPranowo, untuk melakukan snorkeling. Andi berenang untukmelihat rataan terumbu karang yang cocok untuk penelitian.Dari pantauan langsung Tempo News Room, jarak antara PulauTeterang dan ujung karang yang landai cukup pendek. Lepas darikarang yang landai, lalu medan menukik terjal hingga kedalamanpuluhan meter ke bawah. Kondisi keduanya sama-sama memilikikekayaan koral yang luar biasa. Banyak koral keras dan lunakyang beraneka warna. Tak mau ketinggalan keberadaansponge--sejenis hewan laut yang tak bertulang belakang.Jam menunjukkan pukul 10.34 Wita, Andi dan Widodo mulaimelakukan transect (pendataan karang) di lokasi tadi. "Denganmenggunakan metode LIT (Line Intercept Transect) dan metodeidentifikasi karang life form," kata Widodo.Secara umum hasil pengamatan Widodo dan Andi terhadapkondisi terumbu karang dalam kondisi menengah hingga baik.Yang menarik, soft coral atau karang lunak mendominasikeberadaan terumbu karang di Pulau Teterang.Keunikan lainnya tebing bawah air di perairan Terterangmempunyai banyak gua dan cerukan. Gua yang bercahaya terangitu dipenuhi sponge yang beraneka warna. Lalu, terlihat jugakarang dari jenis miillepora yang sempat menyengat lenganWidodo yang mengaku merasakan panas menyengat.Data penyelaman yang dilakukan peneliti ini nantinya bisadimanfaatkan untuk keperluan farmakologi (ilmu bahanobat-obatan) hingga dunia pariwisata. Keindahan laut di perairan
Search
 
Cari
 
Help
Berita lainnya
Subsidi Listrik 2009Diperkirakan Rp 72,61Triliun- 03 Jun 2008 |22:38 WIB
Pelaku Kekerasan AtasNama Agama SamaDengan Pembajak Tuhan- 03 Jun 2008 | 22:31WIB
Kiai Maman SesalkanPernyataan HasyimMuzadi- 03 Jun 2008 |22:19 WIB
Kiai Maman Tak Ingin AdaBalas Dendam- 03 Jun2008 | 22:12 WIB
KPK : Penyuap Bea CukaiSeorang Importir- 03 Jun2008 | 22:03 WIB
Try Dikabarkan BisaBercerita dan Tertawa-03 Jun 2008 | 21:33 WIB
Kalla Besuk Try Soetrisno- 03 Jun 2008 | 21:31WIB
FPI Minta Polda UsutPengrusakan- 03 Jun2008 | 21:21 WIB
Syafii Maarif: KekerasanFPI Primitif - 03 Jun 2008| 21:16 WIB
Kapolda Ultimatum FPI-03 Jun 2008 | 21:12 WIB
>
index berita
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...