Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Zionisme Yahudi Pada Ajang Acara Pencarian Bakat

Zionisme Yahudi Pada Ajang Acara Pencarian Bakat

Ratings: (0)|Views: 250 |Likes:
Published by rosiwindy
http://www.arrahmah.com/news/2013/05/26/zionisme-yahudi-pada-ajang-acara-pencarian-bakat.html
http://www.arrahmah.com/news/2013/05/26/zionisme-yahudi-pada-ajang-acara-pencarian-bakat.html

More info:

Published by: rosiwindy on Jun 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/05/2014

pdf

text

original

 
Zionisme Yahudi pada ajang acarapencarian bakat
A. Z. MuttaqinAhad, 16 Rajab 1434 H / 26 Mei 2013 14:11
JAKARTA(Arrahmah.com) 
 – 
 
Muslim Indonesia jangan senang dulu denganmenangnya Fatin sebagai juara 1 pada acara X Factor Indonesia. Karenasesungguhnya ajang-ajang pencarian bakat seperti ini mempunyai misi yangtersembunyi yang tak tampak dengan kasat mata. Diperlukan kemampuanmenganalisa dari orang yang ahli dan mempunyai semangat keberpihakan kepadaIslam dan kaum muslimin. Muhammad Pizaro Novelan Tauhidi, koordinator Kajian Zionisme Internasional (KaZI) memberikan opininya kepadaredaksi
 mengenai hal itu, untuk membuka wawasan muslimIndonesia pada, apa dan siapa sesungguhnya dibalik ajang-ajang seperti itu.Berikut ini kami sajikan analisanya yang mudah dan cukup bisa dipahami, namuntetap dalam karena dikutip langsung berdasarkan informasi dari sang zionis.Semoga bermanfaat.
 
Ketahuilah wahai muslim Indonesia, ada skenario zionis Yahudi pada ajang acara pencarian bakat dan sejenisnya. Ajang pencarian bakat sebenarnya tidak lepas dari program Yahudi. Mereka sadar cara paling ampuh melumpuhkan para pemudamuslim adalah menjauhkan mereka dari gaya hidup Islam dan mendekatkanmereka pada hedonisme dan hiburan. Hal inilah yang dikatakan Gleed Stonesmantan Perdana Menteri Inggris.
Dia mengatakan: “Percuma kita memerangi umat Islam, dan tidak akan mampu
menguasainya selama di dada pemuda-pemuda Islam ini bertengger Al-
Qur‟an.Tugas kita sekarang adalah mencabut Al
-
Qur‟an di hati
-hati mereka, barukita akan menang dan menguasai mereka. Minuman keras dan music lebihmenghancurkan ummat Muhammad dari pada seribu meriam, oleh karena itu,
tanamkanlah dalam hati mereka rasa cinta terhadap materi dan seks”
 Maka cara ampuh yang mereka lakukan adalah mempromosikan ajang pencarian bakat ke negeri-negeri muslim. Indonesian Idol seperti kita ketahui dibawakenegeri ini oleh perusahaan hiburan Amerika bernama Fremantle Media.Fremantle Media adalah perusahaan yang dimiliki oleh seorang kapitalis Yahudi,Rupert Murdoch.
 
Simon Cowell dan Rupert Murdoch
Kini prototype ajang pencarian bakat menjamur dengan bentuk beragam, termasuk X Factors. Sama seperti American Idol, X Factor dibentuk oleh Simon Cowell dandiproduksi Fremantle Media. Simon Cowell sendiri berlatar belakangYahudidengan ibu seorang Kristiani. Dan dua sejoli antara Simon Cowell dan RupertMurdoch adalah para kreator yang sangat gigih mengkreasi acara pencarian bakatyang kemudian disebar ke negara-negara muslim.Di luar negeri sana, acara X Factor tidak banyak direspon oleh umat muslim,karena mereka tahu siapa dalang di balik acara ini. Meski ada kontestan muslimseperti Yousseph Slimani pada acara The X Factors tahun 2005 di Inggris, tapirespon muslim Inggris tidak seperti di Indonesia. Karena mereka tahu, acara sepertiX Factors tidak akan pernah bisa menaikkan harkat dan martabat muslim diInggris. Hasilnya, Yousseph Slimani hanya sampai babak perempat final.Beda Inggris, beda Indonesia. Meski Indonesia adalah negara mayoritas muslim,ketidakpedean justru menghinggapi diri kita,dengan menyebut kemenangan Fatinadalah kemenangan seorang muslim. Ucapan ini sangat memprihatinkan, jika kitamau menyadari siapa perintis acara ini.Dari dulu saya sudah mencium itu terjadi dalam keikut sertaan Fatin. Tidak lamaFatin tampil, Bruno Mars langsung memberikan dukungan. Bruno memberidukungan bukan sekedar suara Fatin, tapi lebih dari itu karena Fatin berjilbab.Bruno ini penyanyi yang menyuarakan atheis lewat lagunya
 It Will Rain.
 Maka itu dengan kemenangan Fatin tentu kitak hawatir ada semacam pembenaran bagi kaum muslimah berbondong-bondong membanjiri ajang pencarian bakat

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->