3Daerah diubah sebagai berikut:1. Ketentuan Pasal 1 angka 33 dihapus.2. Diantara ketentuan Pasal 1 angka 34 dan angka 35 disisipkanangka 34a yang berbunyi sebagai berikut:34a. Rencana Kerja dan Anggaran Pejabat PengelolaKeuangan Daerah yang selanjutnya disingkat RKA-PPKDadalah rencana kerja dan anggaran badan/dinas/birokeuangan/bagian keuangan selaku Bendahara UmumDaerah.3. Diantara ketentuan Pasal 1 angka 61 dan angka 62 disisipkanangka 61a yang berbunyi sebagai berikut:61a. Dokumen Pelaksanaan Anggaran Pejabat PengelolaKeuangan Daerah yang selanjutnya disingkat DPA-PPKDadalah dokumen pelaksanaan anggaran badan/dinas/birokeuangan/bagian keuangan selaku Bendahara UmumDaerah.4. Ketentuan Pasal 11 ayat (2) diubah, dan diantara ayat (3) danayat (4) disisipkan 1 (satu) ayat baru, yakni ayat (3a) sehinggaPasal 11 berbunyi sebagai berikut:Pasal 11(1) Pejabat pengguna anggaran/pengguna barang dalammelaksanakan tugas-tugas sebagaimana dimaksuddalam Pasal 10 dapat melimpahkan sebagiankewenangannya kepada kepala unit kerja pada SKPDselaku kuasa pengguna anggaran/kuasa penggunabarang.(2) Pelimpahan sebagian kewenangan sebagaimanatersebut pada ayat (1) berdasarkan pertimbangantingkatan daerah, besaran SKPD, besaran jumlah uangyang dikelola, beban kerja, lokasi, kompetensi, rentangkendali, dan/atau pertimbangan objektif lainnya.(3) Pelimpahan sebagian kewenangan sebagaimanadimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh kepala daerahatas usul kepala SKPD.(3a) Pelimpahan sebagian kewenangan sebagaimanadimaksud pada ayat (1), meliputi:a. melakukan tindakan yang mengakibatkanpengeluaran atas beban anggaran belanja;b. melaksanakan anggaran unit kerja yang dipimpinnya;c. melakukan pengujian atas tagihan danmemerintahkan pembayaran;d. mengadakan ikatan/perjanjian kerjasama denganpihak lain dalam batas anggaran yang telahditetapkan;e. menandatangani SPM-LS dan SPM-TU;f. mengawasi pelaksanaan anggaran unit kerja yangdipimpinnya; dan