• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
 iii
USULAN PENGEMBANGAN PROSES BISNIS IMPLEMENTASISAP
 BUSINESS ONE
 (Studi Kasus: Jenis Perusahaan Jasa dan Manufaktur)
Oleh:SITTI CHOIRIAHNIM: 29105360Program Magister Administrasi BisnisSekolah Bisnis dan ManajemenInstitut Teknologi BandungMenyetujuiPembimbing Akademik:Dermawan Wibisono, Ph.D
 
 i
USULAN PENGEMBANGAN PROSES BISNIS IMPLEMENTASI SAP
 BUSINESSONE
(STUDI KASUS PERUSAHAAN JASA DAN MANUFAKTUR)SITTI CHOIRIAHNIM: 29105360Tanggal Lulus Ujian Akhir (7/12/2007)Tanggal Wisuda (8/3/2008)Program Pascasarjana, Institut Teknologi Bandung, 2007Pembimbing: Dermawan Wibisono, Ph.D
ABSTRAK
Persaingan yang semakin meningkat membuat kalangan dunia usaha terusmeningkatkan daya saingnya, dengan cara perbaikan struktur organisasi dan manajemen,sumber daya manusia, piranti lunak dan piranti keras dan juga aplikasi di bidang TeknologiInformasi (TI) dan ERP (Enterprise Resource Planning). Bagi para penyedia TI sendiri,tantangan yang ada adalah bagaimana agar produk/jasa yang disediakan mampu menjadisolusi kebutuhan pelanggan dan bermutu tinggi. Pelanggan harus merasakan bahwa TI yangdiaplikasikan dapat memenuhi kebutuhan perusahaan dan mampu menyediakan solusipelayanan yang sesuai dengan kepentingan bisnis perusahaan.Penanganan sebuah implementasi TI di suatu perusahaan bukanlah hal yang mudah,sehingga perlu dibangun sebuah proses pengembangan suatu sistem TI yang berorientasikepada pelanggan yang pada akhirnya selain meningkatkan kepuasan kepada pelanggan jugapada saat yang sama akan tercapai sinergi pencapaian kepentingan bisnis dengan sistem yangbaru, karena dikelola dengan baik, efisien, tepat sasaran sehingga biaya yang dikeluarkan punbisa lebih hemat, sehingga sistem TI yang diimplementasikan akan benar-benar meningkatkandaya saing perusahaan dalam era yang kompetitif saat ini. Artinya proses implementasi ini juga harus memiliki keseimbangan antara 3 (tiga) faktor yaitu waktu, kualitas, dan biaya.Proyek Akhir ini fokus pada proses implementasi SAP
 Business One,
yang akanmemiliki risiko yang tinggi jika tidak dikelola dengan baik. Akar permasalahan yang selamaini terjadi adalah bisnis proses yang diaplikasi kurang disesuaikan
dengan
best practice
yang ada, tidak ada
gap & fit analysis
yang jelas, serta tidak mengelola perubahandisisi manusia,
budaya dan organisasi secara sistematis dan terstruktur, sehingga padaakhirnya menciptakan kegagalan dalam proses implementasi atau terlambatnya waktu untuk 
Go Live.
Pengembangan proses bisnis yang diusulkan adalah pengembangan pada tahapimplementasi dimulai dengan Tahap-0
 Evaluation/Initiation
, Tahap-1 Persiapan Proyek,Tahap-2
 Business Blueprint 
, Tahap-3
 Realization
, Tahap-4 Persiapan Go-Live, Tahap-5 GoLive dan Support serta Tahap-6
Sustain
. Semua tahap tersebut harus diintegrasikan denganProses untuk mengelola perubahan (
Change Management 
) dalam hal S
takeholder  Management, Organization Impact Analysis, Training management, Communications and Performance Management.
Implementasi TI ini akan berjalan sukses apabila semua bagian didalam organisasi turut serta dan didukung oleh komitmen manajemen. Selain itu agar tujuandan target implementasi dapat tercapai maka perlu ditetapkan
key performance indicator 
padasetiap tahap proses implementasi.Kata kunci: SAP
 Business One
, ERP, Tahap Implementasi,
Change Management 
, prosesbisnis,
key performance indicator 
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...