Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Berat Isi BetonSNI 03-1973-1990

Berat Isi BetonSNI 03-1973-1990

Ratings: (0)|Views: 7 |Likes:
Published by Fadly Ichimaru

More info:

Published by: Fadly Ichimaru on Jun 15, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/06/2014

pdf

text

original

 
 
SNI 03-1973-1990
METODE PENGUJIAN BERAT BESI BETONBAB 1DESKRIPSI1.1 Maksud dan Tujuan
1.1.1 Maksud
Metoda ini dimaksudkan sebagai pegangan dalam pengujian untuk menentukan berat isi(
unit weight 
) beton segar (
fresh concrete
) serta banyaknya semen per meter kubik beton.
1.1.2 Tujuan
Tujuan pengujian ini untuk memperoleh angka yang benar dari berat isi beton.
1.2 Ruang Lingkup
Pengujian ini dilakukan terhadap contoh beton segar yang mewakili suatu campuran beton;hasil pengujian dapat digunakan antara lain :1) Banyaknya beton untuk campuran satu sak semen (40 kg);2) Untuk perencanaan campuran beton;3) Untuk pengendalian mutu beton pada pelaksanaan.
1.3 Pengertian
Berat isi adalah berat segar per satuan isi.1
 
 
SNI 03-1973-1990
BAB 2CARA PELAKSANAAN2.1 Peralatan
Untuk melaksanakan pengujian berat isi beton diperlukan peralatan sebagai berikut :1) Timbangan dengan ketelitian 0,3% dari beton contoh;2) Tongkat pemadat, dengan diameter 16 mm, panjang 600 mm, ujung dibulatkan dibuatdari baja yang bersih dan bebas dari karat;3) Alat perata;4) Takaran bentuk silinder dengan kapasitas dan penggunaan sebagai berikut :Kapasitas 6 liter, ukuran maksimum agregat kasar 25 mmKapasitas 10 liter, ukuran maksimum agregat kasar 37,5 mmKapasitas 14 liter, ukuran maksimum agregat kasar 50 mmKapasitas 28 liter, ukuran maksimum agregat kasar 75 mm.
2.2 Benda Uji
Pengambilan benda uji harus dari contoh segar yang mewakili campuran beton.
2.3 Cara Pengujian
Untuk melaksanakan pengujian berat isi beton harus diikuti tahapan sebagai berikut :1) Isilah takaran dengan benda uji dalam 3 lapis;2) Tiap-tiap lapis dipadatkan dengan 25 kali tusukan secara merata. Pada pemadatan lapispertama, tongkat tidak boleh mengenai dasar takaran; pada pemadatan lapis kedua danketiga, tongkat boleh masuk sampai kira-kira 25,4 mm dibawah lapisan sebelumnya;untuk takaran 20 liter dilakukan penusukan 50 kali secara merata pada tiap-tiappermukaan lapisan;3) Setelah selesai pemadatan, ketuklah sisi takran perlahan-lahan sampai tidak tampakgelembung-gelembung udara pada permukaan serta rongga-rongga bekas tusukantertutup; kadar udara dari beton tidak ditentukan;4) Ratakan permukaan benda uji dan tentukan beratnya.
2.4 Perhitungan
Untuk mengetahui berat isi beton dan banyaknya semen per m
3
beton dilakukan perhitungansebagai berikut :1) Berat isi beton,
D

............................................(1)
2

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->