kilogram. Mereka menyukai hidup di dataran rendah, kurang dari1200 meter di atas permukaan laut di Papua Nugini. Jenis ini memilikiwarna tubuh lebih terang yang dikombinasi dengan tutul hitam. Pupilmatanya menyerupai kucing. Beberapa ahli zoologi mengusulkanagar kuskus tutul masuk dalam genus Spilocuscus.Kuskus umumnya menyukai makanan berupa serangga, binatangkecil, hingga telur burung. Bisa bertahan hidup di daerah hutan hujantropis. Mereka jenis hewan yang suka menyendiri pada waktumemburu makanan. Biasanya mencari makan pada malam harikarena dianggap aman dari incaran musuh.Hidup dari satu dahan pohon ke pohon yang lain, kuskus jugamembangun keluarga seperti manusia. Binatang mamalia yanggeraknya lambat ini dapat melahirkan tiga ekor anak sekalimelahirkan. Kini mereka terdaftar di IUCN dan CITIES sebagaihewan langka dunia yang dilindungi undang-undang.(berbagai sumber/mer)
Habitat: Daerah hutan hujan tropis, kadang juga ditemukan di hutandekat pantai. Maka itu dinamakan kuskus pantai. Di Indonesia bisadijumpai di Papua, Sulawesi. Sedangkan di luar Indonesia ada diAustralia dan Papua Nugini.Ciri-ciri fisik: Kuskus merupakan binatang pengerat dengan ekor yangpanjang dan kuat,bisa untuk membantu mereka memanjat pohon.Telinganya kecil dengan mata bulat besar. Bulunya tebal mirip woldengan warna abu-abu pucat. Kadang ada pula yang berwarna krematau putih. Tubuh kuskus pantaiini cukup mungil dengan panjanghanya 63,5 sentimeter dan berathanya 1,35 hingga 4,05 kilogramsaja.Populasi: Karena malas ini pulayang menyebabkan kuskuspantai mudah diburu. Pendudukdi Papua kerap memburunyauntuk sekadar dimakan.Sedangkan pemburu pendatangmenangkap mereka untukdijadikan hewan peliharaan ataudijual. Inilah yang menyebabkan kuskus pantai masuk dalam daftar IUCN di kategori Apendiks II
2