Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hepatitis Viral Akut

Hepatitis Viral Akut

Ratings: (0)|Views: 17 |Likes:
Published by Citra Anggar Kasih
Hepatitis viral akut
Hepatitis viral akut

More info:

Published by: Citra Anggar Kasih on Jun 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/10/2014

pdf

text

original

 
1 |Page 
Hepatitis Viral Akut
(Virus Hepatitis A)
Clara Amanda Schram
10.2010.172Kelompok B5Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida WacanaJl. Terusan Arjuna No.6 Jakarta Barat 11510Telp. 021-56942061 Fax. 021-5631731Jakarta
clara_schram@hotmail.com
Pendahuluan
Ada tujuh tipe virus hepatitis, antara lain A, B, C, D, E, F (masih dalam penelitian), dan G.Sebagaimana yang kita ketahui tentang pertumbuhan virus hepatitis, maka seperti urutan alphabet,semakin tinggi tipe virus maka semakin lama periode penyakitnya. Adapun, tipe hepatitis yang palingsering terjadi adalah hepatitis A, B, dan C.Namun, ketika hati mengalami peradangan, maka tidak dapat menjalankan fungsinyadengan baik yang akan menimbulkan berbagai gejala dan tanda klinis serta masalah yangberhubungan dengan hepatitis. Manifestasi penyakit hepatitis akibat virus bisa akut (hepatitis A) danmaupun kronik (hepatitis B dan C) dan ada pula yang kemudian menjadi kanker hati (hepatitis B danC).
Adapun yang di bahas lebih lanjut dalam makalah ini adalah menyangkut tentangHepatitis viral akut, lebih membahas tentang Hepatitis A maupun Hepatitis C yangmerupakan hepatitis yang perjalanan penyakitnya akut dan menular secara enteric maupunbertransmisi melalui darah.
 
2 |Page 
Anamnesis
Anamnesis adalah pemeriksaan yang dilakukan dengan wawancara. Anamnesis dapatdilakukan langsung kepada pasien, yang disebut autoanamnesis, atau dilakukan terhadaporang tua, wali, orang yang dekat dengan pasien, atau sumber lain, disebut sebagaialoanamnesis. Termasuk didalam aloanamnesis adalah semua keterangan dokter yangmerujuk, catatan rekam medik, dan semua keterangan yang diperoleh selain dari pasiennyasendiri. Yang perlu dilakukan pada anamnesis, yaitu :1.
 
Identitas
: nama, umur, jenis kelamin, dokter yang merujuk, pemberi informasi(misalnya pasien, keluarga,dll).2.
 
Keluhan utama
: pernyataan dalam bahasa pasien tentang permasalahan yangsedang dihadapinya.3.
 
Riwayat penyakit sekarang (RPS)
: jelaskan penyakitnya berdasarkan kualitas,kuantitas, latar belakang, lokasi anatomi dan penyebarannya, waktu termasuk kapanpenyakitnya dirasakan, faktor-faktor apa yang membuat penyakitnya membaik,memburuk, tetap, apakah keluhan konstan, intermitten harus dalam susunan yangkronologis, termasuk test diagnostik yang dilakukan sebelum kunjungan pasien.Catat riwayat yang berkaitan termasuk pengobatan sebelumnya faktor resiko danhasil pemeriksaan yang negatif. Riwayat keluarga dan psykososial yang berkaitandengan keluhan utama. Masalah lain yang signifikan harus dicantumkan juga dalamriwayat penyakit sekarang dalam bagian yang berbeda.4.
 
Riwayat Penyakit Dahulu (RPD)
: pengobatan yang dijalani sekarang, operasi, rawatinap di rumah sakit, trauma dan riwayat penyakit yang dulu.5.
 
Riwayat Keluarga
: umur, status anggota keluarga (hidup, mati) dan masalahkesehatan pada anggota keluarga (tanya apakah ada yang menderita hepatitis,kanker hati, ), penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan.
1
 
 
3 |Page 
Pemeriksaan
A.
 
Pemeriksaan Fisik
Keadaan umum: sebagian besar sakit ringan.Kulit, sklera ikterik, nyeri tekan di daerah hati, hepatomegali; perhatikan tepi,permukaan, dan konsistensinya.Pada pemeriksaan hati, kita baiknya menggunakan perkusi dan palpasi guna mengetahuikelainan pada hati. Langkah-langkahnya adalaha sebagai berikut:a)
 
Perkusi
 
Kita dapat mengukur panjang vertical dari hati dengan mendengardullness pada perkusi di garis midklavikularis kanan. Caranya: mulailahdari daerah sedikit umbilicus (pada daerah yang masih timpani),perkusilah kearah atas. Tentukan batas bawah hati dengan terdengarnyadullness pertama di garis midklavikuler kanan.
 
Selanjutnya tentukan batas atas hati, dengan perkusi pada garis yangsama dari atas, perhatikan perpindahan suara dari resonan menjadi dull.Hati-hati pada wanita, bila perlu pindahkan buah dadanya sehingga tidakmengganggu perkusi.
 
Panjang liver dullness meningkat bila terdapat pembesaran hati, danmenurun bila hati berukuran kecil atau udara bebas dibawah diafragma,yang biasa terjadi akibat perforasi hollow viscus. Penurunan panjang liverdullness juga terjadi pada hepatitis ,gagal jantung kongestif atau denganprogresivitas hepatitis.
 
Liver dullness bisa tergeser ke bawah karena merendahnya diafragma,seperti terjadi pada penyakit paru obstruktif menahun, namun panjangdullness tetap normal.
 
Sekarnag ukurlah dalam sentimeter jarak antara 2 daerah panjangliver.pada keadaan normal, ukuran hati pria lebih besar dari wanita, jugapada orang yang jangkung di bandingkan yang pendek. Hati-hati bila adadullness akibat efusi pleural kanan atau concolidated lung, ini aknamenyebabkan kesalahan estimasi besar hepar. Sebaliknya adanya udara

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->