Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Struktur Beton Bertulang; perencanaan ruko

Struktur Beton Bertulang; perencanaan ruko

Ratings: (0)|Views: 574 |Likes:
Published by Mhd Yunus
perencanaan plat, balok, kolom, dan pondasi
perencanaan plat, balok, kolom, dan pondasi

More info:

Published by: Mhd Yunus on Jun 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/18/2014

pdf

text

original

 
A.
 
GAMBARAN UMUM KONSTRUKSI
Bangunan sarana
 fitness
ini tidak lain merupakan sebuah ruko. Namundemikian desain perencanaan konstruksinya harus menjamin konstruksi tetapaman ketika ruko ini difungsikan sebagaimana sarana olahraga
 fitness
. Data perencanaan konstruksi dapat dilihat pada tabel berikut
No Uraian keterangan1. Umum
1)
 
Fungsi bangunan Sarana fitness2)
 
Jumlah tingkat/ lantai 3 tingkat / 4 lantai3)
 
Mutu beton yang digunakan 25 MPa4)
 
Mutu baja yang digunakan 240 MPa5)
 
Beban hidup sesuai fungsi bangunan 400 kg/m
 
6)
 
Beban hidup pada atap 100 kg/m7)
 
Berat air hujan 1000 kg/m
2. Konstuksi
1)
 
Lebar bangunan 4 meter,2)
 
Panjang bangunan 12 meter 3)
 
Jumlah kolom 64)
 
Tinggi kolom -
 
Tingkat 1: 4 meter -
 
Tingkat 2: 4 meter -
 
Tingkat 3: 3,8 meter 5)
 
Ukuran kolom Beton bertulang30 cm
x
30 cm6)
 
Ukuran balok Beton bertulang;h = 50 cm, b = 30 cm7)
 
Portala.
 Portal melintang ruko b. portal memanjang ruko
 
3. Elemen Struktur yang Direncanakan
1)
 
Perencanaan plat lantai dan atap-
 
Merencanakan ketebalan plat lantai dan atap-
 
Merencanakan penulangan plat lantai dan atap2)
 
Merencanakan penulangan balok 3)
 
Merencanakan penulangan kolom4)
 
Perencanaan tapak pondasi-
 
Dimensi tapak pondasi-
 
Penulangan tapak pondasi
B.
 
PERENCANAAN STRUKTUR 1.
 
Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap1.1
 
Ketebalan Plat
a.
 
 Sketsa perencanaan
Sketsa ini menggambarkan tampak atas plat lantai, berdasarkan
 gambar 2
 di bawah terlihat 4 unit ruko berjajar yang akan digunakan sebagai saranaolahraga gym/
 fitness
. Dalam perencanaan ketebalan plat, tinjauan cukupdilakukan pada satu titik, yaitu titik yang memiliki luas bidang plat terbesar,tinjauan titik G.
Gambar 2. Sketsa perencanaan ketebalan plat 
 
b.
 
 Persyaratan perencanaan
h
min
< h < h
maks
 Ketebalan plat lantai dan plat atap hasil perencanaan harus lebih besar dariketebalan minimum dan ketebalan maksimum tebal plat yang diizinkan berdasarkan analisa menggunakan rumus berikut:
 
h min > ln93615008,0
  
 fy
 h max <ln3615008,0
 fy
 di mana:fy : mutu baja (240 MPa)ln : lebar bersih plat {lebar sisi terpanjang plat tinjauan (
ly
) – lebar  balok rencana pada plat (
bw
)},
ly
= 5000 mm,
bw
= 300 mmln = 5000 - 300 = 4700 mm
: ratio antara panjang sisi terpanjang plat dengan (
ly - bw
) dengansisi terpendek plat (
lx – bw
) dari plat yang ditinjau,
= 4700/3700 = 1,27Dengan demikian:h min >7004)27,1(936 15002408,0
= 95,126 mm
 
9,6 cm
h max <470036150024008,0
= 125,333 mm
 
12,5 cm
SNI: tebal plat lantai minimum 120 mm
c.
 
 Menentukan ketebalan plat 
Menentukan ketebalan plat hendaknya memperhatikan fungsi dan bentuk struktur bangunan, apabila bangunan difungsikan untuk memikul beban hidupyang berat atau konstruksi didesain dengan bentangan plat yang panjang, faktor ketebalan plat sangat menentukan terjadinya lentur pada plat. Sebab itu, platumumnya lebih tebal dibandingkan dengan plat atap.Berdasarkan persyaratan di atas, diambil ketebalan plat sebagai berikut:-
 
Plat lantai : 125 mm
-
 
Plat atap : 100 mm

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->