Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Zat

Zat

Ratings: (0)|Views: 7 |Likes:
Published by Susyana Chye Laban
Pengaruh Kalor Terhadap Kenaikan Suhu Zat
Jika sebuah benda dipanaskan, makasuhu/temperatur benda akan naik, sebaliknya jika benda didinginkan,maka suhu/temperaturnya akan turun.
Kalor Jenis Zat
Kalor jenis adalah banyaknya kalor yang diperlukan oleh suatu zat untuk menaikkan suhu 1 kg zat tersebut sebesar 1oC.Berdasarkandefinisi tersebut, maka hubungan antara banyaknya kalor yang diserapoleh suatu benda dan kalor jenis benda, serta kenaikan suhu benda,ditulis dalam bentuk persamaan berikut
Pengaruh Kalor Terhadap Kenaikan Suhu Zat
Jika sebuah benda dipanaskan, makasuhu/temperatur benda akan naik, sebaliknya jika benda didinginkan,maka suhu/temperaturnya akan turun.
Kalor Jenis Zat
Kalor jenis adalah banyaknya kalor yang diperlukan oleh suatu zat untuk menaikkan suhu 1 kg zat tersebut sebesar 1oC.Berdasarkandefinisi tersebut, maka hubungan antara banyaknya kalor yang diserapoleh suatu benda dan kalor jenis benda, serta kenaikan suhu benda,ditulis dalam bentuk persamaan berikut

More info:

Published by: Susyana Chye Laban on Jun 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/28/2014

pdf

text

original

 
Tugas pendahuluan1.Suhu lilin naik ketika melebur, suhu lilin naik karena menyerappanas. Sedangkan ketikamembeku, suhu lilin turun karenamelepaskan kalor.2.Perubahan wujud adalah proses pengubahan bentuk sebuah zatmenjadi wujud yang baru. Misalnya air yang menguapmenjadigas (uap air).Analisis Data dan Tugas Akhir 1.2.Grafik hubungan antara suhu dan waktuNOWaktu (menit)Suhu Naik (oC)Suhu Turun (oKesimpulanPerubahan wujud adalah proses pengubahan bentuk sebuah zatmenjadi wujud yang
 baru. Misalnya air yang menguap menjadigas (uap air).Ada 6 jenis perubahan wujud zat, yaitu membeku (cair-padat),mencair (padat-cair),
menguap (cair-gas), mengembun (gas-cair),menyublim (padat-gas), mengkristal (gas- padat).Suhu lilin naik ketika melebur. Karena untuk melebur, suhu lilinnaik karena menyerap
 panas. Sedangkan ketika membeku, suhulilin turun karena melepaskan kalor. http://kimia.upi.edu/utama/bahanajar/kuliah_web/2007/Rini%20Nurafriani%20(%20054889)/hal3.htmlPerubahan WujudSuatu zat tidak selalu tetap berada dalam wujudnya.Namun, suatuketika zat dapat mengalami perubahan wujud menjadi wujud lain. Sebagai contoh, air dapat membeku menjadi es, ataumenguap menjadi gas (uap air). Sebaliknya, es jugadapat mencair dan dapat mencair dan uap air dapat mengembun menjadi air. Pernahkahkalian berfikir,mengapa hal itu bisa terjadi?Zat dapat berubah wujud karena adanya pengaruh suhu. Pada dasarnya,perubahan suhu zat akanmenyebabkan terjadinya perubahan susunan partikel-partikel zat tersebut. Dalam hal ini, jikasuatu zat padatdipanaskan hingga mempunyai suhu yang tinggi, maka jarak antarpartikel zattersebutakan semakin renggang seiring dengan semakin tingginya suhu. Padasuhutertentu,susunan partikel zat tersebut menyebabkan zat berubah menjadi cair. Jika pada keadaancair, suhu zat terus dinaikkan melalui pemanasan, maka jarak antarpartikelzat tersebut akansangat renggang, dan memungkinkan zat tersebut berubah wujud
 
menjadi gas. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Untuk mengetahui jawabannya, perhatikangambar dan bacalah penjelasan berikutini!DidinginkanPadat ----- Cair ----- GasDipanaskanKetika suatu zat dipanaskan, maka partikel-partikel zat tersebut akanmenyerap energi panas(kalor). Energi panas ini kemudian digunakan oleh partikel- partikel tersebut untuk bergetar dengan cepat dan bergerak saling menjauh, sehingga padakeadaan tertentu keadaan zat tersebutakan berubah wujud menjadi cair dan kemudian daricair menjadi gas.Sementara itu, ketika suatu zat didinginkan, maka partikel-partikel zattersebut mengalamikekurangan energi, sehingga gaya tarik antarpartikel lebih kuat.Akibatnya jarak anrtarpartikelzat lebih rapat dibandingkan dengan sebelumnya. Keadaantersebut menyebabkan perubahanwujud zat, yaitu dari gas menjadi cair, dari cair menjadi padatKalor merupakan salah satu bentuk energi. Pengertian kalor sebagai bentuk energi baru berkembang pada awal abad ke-19. Sebelumnya kalor dianggap sebagai suatu zat yangdapat mengalir dari satu benda ke benda lainnya. Jika kalor dianggap sebagai suatu zat,maka haruslah kalor tersebut memiliki massa, tetapi pada kenyataannya, kalor tidak memiliki massa, sehingga pernyataan yang menganggap kalor sebagai salah satu bentuk energi, semakin kuat. Pengertian kalor berbeda dengan pengertian suhu. Suhu adalah derajat panas ataudinginnya suatu benda, sedangkan kalor adalah energi yang dipindahkandari suatu bendake benda lainnya kerena perbedaan suhu/temperatur. Kalor memiliki dua macam satuan,yaitu joule dan kalori. Mengenai konversi kedua besaran tersebut, adalah seperti berikut 
Pengaruh Kalor Terhadap Kenaikan Suhu Zat
Jika sebuah benda dipanaskan, makasuhu/temperatur benda akan naik, sebaliknya jika benda didinginkan,maka suhu/temperaturnya akan turun.Kalor Jenis ZatKalor jenis adalah banyaknya kalor yang diperlukan oleh suatu zat untuk menaikkan suhu1 kg zat tersebut sebesar 1
o
C.Berdasarkandefinisi tersebut, maka hubungan antara banyaknya kalor yang diserapoleh suatu benda dan kalor jenis benda, serta kenaikan suhu benda,ditulis dalam bentuk persamaan berikut Alat yang digunakan untuk mengukur kalor jenis zat adalah kalorimeter. Berdasarkanhasil percobaan, didapatkan bahwa perubahan suhu yang diakibatkan oleh jumlah kalor yang sama pada zat yang berbeda adalah tidak sama. Berikut adalah ilustrasikalorimeter.Untuk melihatnya, tekanlah tombol
 
Kalor yang diberikan pada lilin dapat mengubah wujud lilin padat menjadi cair, danketika kalor dilepaskan (lilin didinginkan) maka lilin cair berubah kembali menjadi padat.Denga demikian dapat disimpulkan bahwa kalor dapat mengubah wujud lilin padatmenjadi lilin cair.
 Kalor dapat mengubah wujud benda.
Pada saat lilin sedang melebur (mencair) terlihat bahwa suhunya tetap, tidak naik walaupun pemanasan berjalan terus. Demikian juga pada saat lilin cair berubah wujudmenjadi lilin padat kembali suhunya juga tetap. Dapat disimpulkan bahwa pada saatsedang berubah wujud, suhu zat selalu tetap karena kalor yang diterima oleh zat itudipergunakan untuk megubah wujud zat.
 pada saat sedang berubah wujud suhu zat  selalu tetap.
 Sel bawang merah(Allium cepa) berbentuk heksagonal, didalamnya terdapat protoplasma sehingga sel bawang merahdinyatakanhidup dengan warna merah muda. Perbesaran yang dilakukan sebesar 10xdengan menggunakan mikroskop listrik.Sel gabus(Manihot utilissima)yang dipotong melintang tampak berbentuk heksagonal, sel yang satu dengan sel yanglainnya tersusunrapi dan rapat, di dalam dinding sel terlihat kosong, sel gabus adalahselmati1.nding sel padaAllium cepa (sel dewasa/isi yang hidup) hanyamerupakan dinding sel primer yang terlihat sangat tipisdan diselimuti oleh lamellatengah tanpa ada dinding sel sekunder. Dinding primer sangattipis karena tersusunatas selulosa dan hemiselulosa sehingga luas permukaan danketebalannya tidak statis.Pada sel gabus(isisel mati) tidak tampak nukleus, plastida,maupunvakuolasentral.Sebagaimanapada sel hidup, antar selmati terpisah olehlamella tengah,hanyasaja pada sel matilamela tengah terlihatlebih jelas.Lignifikasi telah membuat protoplas dalam sel tersebut mati total, selgabus itu mengeras dan menggembung(selulosa menjadi lignin), dindingsekunder membesar (karena zat pembentuk dindingyang tersimpan dalamdinding primer) sehingga dinding primer dan lamela tengah hanyatampak sepertigaris-garis saja3.Kesimpulan: pada sel

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->