bahasa Arab, mulai dari ilmu Filsafat, kedokteran, matematika, Ilmu Politik, llmu Astrologi danAstronomi, Ilmu Geografi, disamping ilmu-ilmu agama (Fikh, Tafsir, Hadist, Usul Fikh, Ahkalq,tarbiyah atau pendidikan, ilmu bahasa dan sastra).Karya para fakar yang tersebut di atas ini di terjemahkan ke dalam berbagai bahasa didunia kemudian menjadi buku-buku rujukan dan pegangan bagi para intelektual dan ilmuan.Satu catatan dari (AI-Badaawi, Bairut. Tanpa tahun) menyatakan: IImu hisab (matematika)Arab masuk ke Eropa pada abad ke 13 rang dibawa oleh Leonardo de Pisa adalah perhitunganrang praktis karena mempunyai bilangan desimal (Al-Ghubar). Orang Arab juga menemukanangka 0 (nol) pertama sekali. Demikianlah secara ringkasnya sejarah bahasa arab.
2.2. Pentingnya Bahasa Arab
Jika ditinjau dari asfek sejarah kepentingan pada tata bahasa Arab,(Motgomery watt,1990) berpendapat :"Dua kebutuhan praktis memaksa orang untuk mempelajari tata bahasaArab: pertama dibutuhkan semacam kesepakatan mengenai asas-asas umum tata bahasa jikaorang ingin memperoleh hasil dari bahasan-bahasan mengenai penafsiran dari ayat-ayat Al-Quran, dan kedua kesepakatan mengenai makna kata-kata rang tidak diketahui artinya".Masalah ini menjadi mendesak sebab Al-Quran telah menjadi dasar dari Agama Islamdan menjadi dasar dari negara Islam saat itu bahkan sampai sekarang ini. Dalam pemahamanAyat-ayat Al-Quran penulis Barat mengakui bahwa bahasa Arab memberikan lebih banyakcakupan makna yang memungkinkan dibanding dengan bahasa Inggris.Selain itu para sekretaris yang non Arab pertama sekali dihadapkan kepada penulisanberbahasa Arab menjadi kebanggan profisional pada zaman Khulafaurrasyidin terlebih-lebihdimasa khalifah Umar bin Khattab berlajut sampai ke masa keemasan Islam pada Dinasti BaniAbbasiyah.Tingginya kebanggaan profesional ini membuat mereka terpacu untuk mempelajari tatabahasa Arab agar terhindar dari "Solecisme" kekacauan tata bahasa ketika mereka menulis.Setelah perkembangan kekuasaan negara Islam dan juga perkembangan agama Islamke berbagai pelosok dunia maka bangsa Arab berbaur dengan bangsa-bangsa lain sepertibangsa Romawi, Paris, Eropa. Penuturan bahasa Arab pun mulai bercampur baur denganbahasa-bahasa daerah penaklukan tadi oleh karena itu khalifah Ali Bin Ali Thalib merasa sangatkhawatir bahasa tersebut akan terlepas dari struktur bahasa semula.Khalifah Ali Bin Thalib memprakarsai terciptanya ilmu tata bahasa Arab (llmu Nahwu).Pada awalnya beliau mengumpulkan bahan mengenai
ن
|/inna/kemudian
قإ
(idhafat/lalumempeluasnya lagi kepada masalah Atf dan Ta'ajjub. (keterangan lebih lanjut dari ini dapatdiperhatikan dari buku Nahwu karangan Zama) syari dari buku pengantar sastra Arab karanganFuad Said).Orang-orang yang meneruskan pembahasan Ali ini adalah Abu I-Aswad As Dualiy (wafat19 H). Nasar Bin 'Asim (wafat 86 H), dan Adurrahman Bin Hurmuz (wafat 117 H).Kebebasan mencurahkan buah pikiran dari para ulama yang masyhur itu akhirnyamelahirkan dua kelompok ulama Nahwu yaitu ulama Kuffah dan Ulama Basyrah.
2.3. llmu-ilmu Bahasa Arab
setelah mengemukakan beberapa urgensi tata bahasa arab dan kemajuanya secararingkas, berikut ini penulis mengetengahkan penjelasan tentang ilmu-ilmu bahasa Arab selainllmu Nahwu.Bahasa Arab adalah bahasa yang terjaya dari bahasa-bahasa lainnya, terbanyakpramasastranya, hingga ia dapat melayani kemajuan-kemajuan ilmu pengetahuan disegalabidang.Untuk mengetahui seluk beluk bahasa Arab yang masyhur itu lebih jauh dan untukmenilai keindahan kalimat baik prosa maupun puisi, maka satrawan-sastrawan arab telahmenetapkan 13 cabang ilmu yang bertalian dengan bahasa yang disebut dengan "UlumulArabiyah""Ulumul Arabiyah" bisa disebut linguistik Arab itu terdiri dari :1.
Ilmu L-ughah : llmu pengetahuan yang menguraikan kata-kata (lafaz) Arab besamaandengan maknanya. Dengan pengetahuan ini, orang akan dapat mengetahui asal katadan seluk beluk kata. Tujuan ilmu ini untuk memberikan pedoman dalam percakapan,
© 2004 Digitized by USU digital library
3
Leave a Comment
ketemu deh !!!
syukron..jazakallohu khoiron katsiron
mntappp
nyari sejarah shorof