Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Jurnal Pengaruh Nilai Tukar Rupiah Terhadap Kinerja Reksadana

Jurnal Pengaruh Nilai Tukar Rupiah Terhadap Kinerja Reksadana

Ratings: (0)|Views: 1,048|Likes:
Published by Rudy Suwardi
Nama : Rudy Suwardi
NIM : 1111084000009
Dosen Pembimbing : Tony S. Chendrawan, ST., SE., M.Si
Fakultas Ekonomi dan Studi Pembangunan
UIN Syarif Hidayatullah

Dampak nilai tukar rupiah terhadap kinerja reksadana dapat dilihat dari dua sisi berbeda yaitu positif dan negatif. Pelemahan rupiah akan berdampak buruk pada perusahaan yang memiliki kandungan impor dan utang dalam US$
Nama : Rudy Suwardi
NIM : 1111084000009
Dosen Pembimbing : Tony S. Chendrawan, ST., SE., M.Si
Fakultas Ekonomi dan Studi Pembangunan
UIN Syarif Hidayatullah

Dampak nilai tukar rupiah terhadap kinerja reksadana dapat dilihat dari dua sisi berbeda yaitu positif dan negatif. Pelemahan rupiah akan berdampak buruk pada perusahaan yang memiliki kandungan impor dan utang dalam US$

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Rudy Suwardi on Jun 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/02/2014

pdf

text

original

 
PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP KINERJA REKSADANAPERIODE 2002-2012RUDY SUWARDIMahasiswa Jurusan Studi Pembangunan FEIS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)Email : cool.arces@gmail.comPembimbingTony S. Chendrawan, ST., SE., M.Si
ABSTRACTThe impact of the exchange rate on the performance of mutual funds can be seen from two different positive andnegative sides. The weakening of the rupiah will have a negative impact on a company that has import contentand debt in U.S. $, especially if the revenue in dollars and create a portfolio of mutual funds that have a stake inits performance as it will be corrected. In this study it could be concluded that the effect of the exchange rate isdirectly proportional to the performance of the mutual fund or the mean value of the partial exchange does nothave a significant negative sides impact on the performance of mutual funds. So, if there is an increase rate by 1unit, there will be an increased density of 0.106 units of mutual fund performance. However, if the decline in theexchange rate by 1 unit, there will be a decrease in the volume of 0.106 units of mutual fund performance.Keyword :
exchange rate and mutual funds
I.PENDAHULUANDampak nilai tukar rupiah terhadap kinerjareksadana dapat dilihat dari dua sisi berbedayaitu positif dan negatif. Pelemahan rupiahakan berdampak buruk pada perusahaanyang memiliki kandungan impor dan utangdalam US$ terutama jika pendapatan dalamrupiah dan membuat reksadana yangmemiliki portofolio di saham seperti iniakan terkoreksi kinerjanya. Pelemahanrupiah akan berdampak baik pada perusahaan berorientasi ekspor, sehinggareksadana dengan portofolio perusahaanekspor akan positif secara tidak langsung.
TahunKursReksadana20089679.5560,837,794,453.64200910398.3569,708,202,522.2620109084.5581,464,548,528.7720118779.4998,545,955,665.54
Sumber : BI dan BAPEPAM 
Pada tahun 2008 perekonomian duniadiguncangkan dengan adanya krisis globalyaitu menurunnya seluruh komoditi dan juga penurunan dalam kinerja ekspor, hal initentu berdampak pada menurunnya permintaan akan Rupiah. Sehingga apabilakinerja ekspor tidak membaik, maka nilaitukar Rupiah diprediksi akan terusmengalami pelemahan. Dampak adanyakrisis global ini justru baru dirasakan padatahun 2009. Pertumbuhan ekonomi padatahun 2009 ternyata mengalami penurunanyang lebih besar jika dibandingkan dengan penurunan pertumbuhan ekonomi padatahun 2008. Kondisi perekonomianIndonesia pada tahun 2010 kembalimenunjukkan kondisi yang cukup baik, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2010tumbuh 6,2 %, meningkat dibandingkantahun 2009 dan mampu lebih tinggi daritahun 2008.Mengurangi subsidi negara Indonesia, ataumenaikkan harga BBM. Kebijakanmenaikkan harga BBM 1 Oktober 2005,ternyata berimbas pada situasi perekonomian tahun-tahun berikutnya. Salahsatu penyebab utama kesuksesan perekonomian Indonesia adalah efektifnyakebijakan pemerintah yang berfokus padadisiplin fiska yang tinggi dan penguranganutang Negara. Perekonomian Indonesia padatahun 2011 menunjukkan daya tahan yangkuat di tengah meningkatnya ketidakpastianekonomi global, tercermin pada kinerja
 
 pertumbuhan yang bahkan lebih baik dankestabilan makroekonomi yang tetap terjaga.Peningkatan kinerja tersebut disertai dengan perbaikan kualitas pertumbuhan yangtercermin dari tingginya peran investasi danekspor sebagai sumber pertumbuhan, penurunan tingkat pengangguran dankemiskinan, serta pemerataan pertumbuhanekonomi antardaerah yang semakinmembaik.Fundamental ekonomi Indonesia yang kuatmampu meminimalkan dampak dari gejolak ekonomi global. Ketidakpastian yangmuncul akibat krisis utang Eropa dankekhawatiran terhadap prospek pemulihan perekonomian AS telah memicu gejolak di pasar keuangan dan pelemahan pertumbuhanekonomi global tahun 2011. Dampak darigejolak global tersebut ke Indonesia lebih banyak dirasakan di pasar keuanganterutama pasar saham dan obligasi,sementara dampak pada sektor riil relatif minimal. Di sektor keuangan, penarikanmodal luar negeri oleh sebagian investor  pada semester II tahun 2011 memberikantekanan pada nilai tukar rupiah, imbal hasilobligasi Pemerintah, dan harga saham. Namun, dengan langkah-langkah stabilisasioleh Bank Indonesia dan Pemerintah,didukung oleh kuatnya fundamental sektor keuangan dan terjaganya stabilitasmakroekonomi, gejolak pasar keuangandapat dihindari.
 
 )
II.KERANGKA TEORITIS DANTINJAUAN PUSTAKA2.1 Teori nilai tukar rupiahDalam perekonomian dunia setiap Negarasering dihadapkan pada terpengaruhnyakeuangan dunia melalui arus barang, jasadan modal, dimana tiga komponen tersebutsangat berpengaruh terhadap nilai tukamata uang suatu Negara terhadap mata uangasing.Dalam pembahasan teori-teori kurs dibagimenjadi 2 pendekatan yaitu:a.Pendekatan Teori Kurs TradisionalDidasarkan pada arus perdagangandan paritas daya beli untumengetahui pergerakan nilai tukar dalam jangka panjang. Pendekatanini disebut juga pendekatanelastisitas dalam pembentukan kurs b.Pendekatan Teori Kurs ModernMenjelaskan perubahan nilai kurs pada pasar modal dan arus modalinternasional serta menganalisis perubahan nilai kurs dalam jangka pendek yang sifatnya tak terdugauntuk mencapai keseimbangan jangka panjang.c.Teori lain dikemukakan olehJagdhis Baghwati dan Irving Kravisdari Universitas Pennsylvania danRobert Lipsey yang menjelaskanmengenai lebih rendahnya tingkatharga di negara-negara miskindibandingkan negara maju.Pandangan mereka lebih meniti beratkan pada perbedaan faktor 
endowments
yang berupa faktor  produksi modal dan tenaga kerja bukan perbedaan tingkat produktivitas di antara negara-negara.Didalam suatu Negara pastilah mempunyaisistem nilai tukar yang dapat mengatukeuangan Negara dan pemilihan jenis sistemnilai tukar yang digunakan tergantungkepada kebijakan pemerintah yangmempertimbangkan kondisi danfundamental ekonomi negara tersebut,dengan tujuan akhir untuk mencapaistabilitas dan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.Jenis-jenis sistem nilai tukar tersebut antaralain sebagai berikut :a)Sistem Nilai Tukar Tetap (
 Fixed  Exchange Rate
), dimana nilai tukar mata uang suatu negara di tetapkan berdasarkan nilai dari suatu matauang tertentu, atau nilai darikumpulan mata uang tertentu.Biasanya yang dijadikan patokanadalah mata uang negara yangmemiliki ekonomi kuat. b)Sistem Nilai Tukar Mengambang(
 Free Floating Exchange Rate
),dimana nilai tukar mata uang berdasarkan mekanisme pasar.c)Sistem Nilai Tukar MengambangTerkendali (Managed FloatingExchange Rate), dimana nilai tukar mata uang dibiarkan sesuai denganmekanisme pasar, tetapi dipeliharadalam batas-batas tertentu.(Madura,2003,pp 170-176)
 
Kondisi pertumbuhan perekonomian suatu Negara dikatakan baik dapat diukur darinilai tukarnya. seperti halnya kondisi perekonomian Indonesia pada tahun 1997yang mengalami krisis moneter yaitu jatuhnya nilai tukar mata uang rupiah. UU No. 23 tahun 1999Pasal 7 tentangBank Indonesia menyatakan secara tegasmengenai hal ini bahwa tujuan BanIndonesia adalah memelihara stabilitas nilaitukar rupiah. Negara Indonesia menganut sistem kursmengambang terkendali, dimana nilai matauang dibiarkan sesuai dengan mekanisme pasar. Nilai tukar rupiah dikatakanmengalami penguatan apabila pertumbuhan permintaan rupiah lebih tinggi dari penawarannya. Hanya saja mata uang rupiahtidak digunakan secara luas dan transaksisecara internasional, oleh sebab itu nilairupiah harus dinyatakan dalam nilai matauang asing yang dipakai secara luas dandiakui oleh Negara-negara lain. Dalam halini nilai rupiah dinyatakan dalam nilai matauang Amerika Serikat. Asumsi, padaawalnya 1 US$ = Rp. 5.500,-. Nilai tukar yang terbentuk ini merupakan hasil interaksiantara permintaan US$ dengan penawaranUS$. Menguatnya nilai rupiah dilihat darisisi mata uang Amerika Serikat merupakanmelemahnya (depresiasi) US$. Hal iniditunjukkan oleh pergeseran kurva penawaran US$ ke kanan yang jaraknyalebih jauh dari pergeseran kurva permintaanUS$ ke kanan. Hal ini berarti bahwa permintaan rupiah tumbuh lebih cepatdibandingkan dengan penawarannya, iniakan memperkuat nilai rupiah.2.2 Teori reksadanaMenurut manurung (2007), istilah
 fund 
terkandung dalam kata
 fund 
itu sendirisebagaimana dinyatakan oleh Giles dkk,
 fund is a pool of money contributed by arange of investors who may be individualsor companies or other organisations, whichis managed and as a whole, on behalf of those investors
”. Selain itu, Pozen (1998)mendefinisikan
mutual fun
sebagai
aninvestment company that pools money from shareholders and invests in a diversified  securities
”. Manurung (2007) juga mencatat,menurut kamus keuangan, reksadanadidefinisikan sebagai portofolio asetkeuangan yang terdiversifikasi, dicatatkansebagai investasi terbuka, yang menjualsaham kepada masyarakat dengan harga penawaran dan penarikannya pada harganilai aktiva bersihnya (
diversified portofolioof securities, registered as an opened investment company, which sells shares tothe public at an offering price and redeemsthem on demand at net asset value
).Sedangkan pengertian reksadana yangtermaktub dalam UU no 8 Tahun 1995tentang Pasar Modal adalah “wadah yangdipergunakan untuk menghimpun dana darimasyarakat pemodal untuk selanjutnyadiinvestasikan dalam portofolio efek olehmanajer investasi”.Menurut manurung (2007), dari berbagaidefinisi di atas ini, reksadana memiliki beberapa karakteristik, yaitu :1.Kumpulan dana pemilik 2.Diinvestasikan pada efek yangdikenal dengan instrument investasi3.Reksadana dikelola oleh manajeinvestasi4.Reksadana merupakan instrumeninvestasi jangka menengah dan panjang5.Reksadana merupakan produinvestasi yang beresiko6.Investor yang berinvestasi dalamreksadana akan mendapatkan unit penyertaan.II.3KERANGKA PEMIKIRANDalam menganalisis tentang pengaruh nilai tukar rupiah terhadapkinerja reksadana, penulis memakaikerangka pemikiran sebagai berikut :II.4HIPOTESISUji t dilakukan untuk menguji tingkatsignifikan pengaruh nilai tukar rupiah
NILAI TUKARRUPIAH (X)KINERJAREKSADANA(Y)

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
David Albarqi liked this
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->