Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
SPESIFIKASI IRIGASI

SPESIFIKASI IRIGASI

Ratings: (0)|Views: 302|Likes:
Published by nishibuchi
IRIGASI
IRIGASI

More info:

Published by: nishibuchi on Jun 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/31/2013

pdf

text

original

 
SPESIFIKASI TEKNIS
1.
 
Mobilisasi dan Demobilisasi
1.1.
 
UmumYang dimaksud mobilisasi adalah pengangkutan peralatan dari workshop ke lokasi pekerjaandimana akan digunakan. Sedangkan yang dimaksud demobilisasi adalah pengangkutan kembali peralatan dari lokasi pekerjaan ke workshop.1.2.
 
Cara Pelaksanaana.
 
Mobilisasi
 
Penyedia Jasa harus membuat jadual mobilisasi peralatan yang dilengkapi dengan keterangan jumlah, jenis, kondisi dan kapasitas setelah menerima SPMK.
 
Jumlah, jenis, kondisi dan kapasitas peralatan yang dimobilisasi sesuai yang tercantumdalam kontrak dengan persetujuan Direksi.
 
Penyedia Jasa harus membuat pemberitahuan tertulis kepada pengguna jasa perihalkedatangan peralatan dengan persetujuan Direksi.
 
Setiap perubahan jadual mobilisasi peralatan harus dengan persetujuan Direksi.
 
Semua peralatan yang telah berada di lokasi pekerjaan, bila salah satunya dipindahkan darilokasi pekerjaan harus mendapat persetujuan Direksi.
 
Penyedia Jasa harus menyediakan fasilitas untuk keamanaan peralatan di lokasi pekerjaanyang menjadi tanggung jawab penyedia jasa dengan persetujuan Direksi.
 b.
 
Demobilisasi
 
Penyedia Jasa harus membuat jadual demobilisasi peralatan yang dilengkapi denganketerangan jumlah, jenis, kondisi dan kapasitas setelah menerima SPMK.
 
 
Jumlah, jenis, kondisi dan kapasitas peralatan yang didemobilisasi sesuai yang tercantumdalam kontrak dengan persetujuan Direksi.
 
 
Penyedia Jasa harus membuat pemberitahuan tertulis kepada pengguna jasa perihal pengembalian peralatan dengan persetujuan Direksi.
 
 
Setiap perubahan jadual demobilisasi peralatan harus dengan persetujuan Direksi.
 
 
Peralatan yang berada di lokasi pekerjaan, bila salah satunya dikembalikan/dipindahkan darilokasi pekerjaan harus mendapat persetujuan Direksi.
 
1.3.
 
Cara Pengukuran dan Pembayaran
a.
 
Pembayaran didasarkan atas satuan lump sum (ls) sesuai yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga. b.
 
Pengukuran pembayaran dilakukan sebagai berikut :
 
Pengukuran prestasi pekerjaan mobilisasi dapat dibayarkan sebesar 50% (lima puluh persen)apabila pekerjaan mobilisasi selesai dengan jumlah, jenis, kondisi dan kapasitas peralatansudah sesuai yang tercantum dalam kontrak dengan persetujuan Direksi
 
 
Pengukuran prestasi pekerjaan Demobilisasi dapat dibayarkan 100% (seratus persen) setelah pekerjaan demobilisasi telah selesai dilaksanakan dengan persetujuan Direksi.
 
 
2.
 
Pengukuran Staking Out
2.1.
 
UmumPengukuran staking out adalah suatu pekerjaan yang dilakukan untuk mendapatkan data kondisitopografi pada lokasi pekerjaan dengan memakai alat ukur yang disetujui oleh Direksi.2.2.
 
Cara Pelaksanaana.
 
Penyedia Jasa harus menyerahkan data pengukuran dan perhitungan tentang kondisi tofografi dilokasi pekerjaan. b.
 
Data perhitungan hasil pengukuran (MC-Awal dan MC-Akhir) untuk semua item pekerjaanharus disetujui oleh Direksi.c.
 
Penyedia Jasa harus membuat titik-titik referensi sementara untuk kepentingan Penyedia Jasadalam melaksanakan pekerjaan yang disetujui oleh Direksi.d.
 
Penyedia Jasa harus bertanggung jawab penuh atas kebenaran pengukuran setting out dilapangan.e.
 
Penyedia Jasa harus menyediakan fasilitas penunjang yang diperlukan untuk pengukuran settingout. Fasilitas penunjang tersebut harus mendapat persetujuan Direksi.f.
 
Penyedia Jasa harus segera mengirim semua data survey, serta hasil perhitungan dan gambar-gambar dari pengukuran MC-Awal dan MC-Akhir kepada Pengguna Jasa, dengan rinciansebagai berikut :-
 
Data ukur, 1 asli dan 1 rekaman-
 
Gambar dengan ukuran A3 sebanyak 1 asli (kalkir) dan 2 rekaman.2.3.
 
Cara Pengukuran Prestasi dan Pembayaran
1)
 
Cara Pengukuran Prestasi sebagai berikut :a.
 
Prestasi pekerjaan pengukuran staking out dihitung 50% (lima puluh persen) apabila datasurvey, hasil perhitungan dan gambar dari pengukuran MC-Awal diserahkan kepadaPengguna Jasa, dengan rincian sebagai berikut :
 
-
 
Data ukur, 1 asli dan 1 rekaman-
 
Gambar dengan ukuran A3 sebanyak 1 asli (kalkir) dan 2 rekaman. b.
 
Prestasi pekerjaan pengukuran staking out dihitung 100% (seratus persen) apabila datasurvey, hasil perhitungan dan gambar dari pengukuran MC-Akhir diserahkan kepadaPengguna Jasa, dengan rincian sebagai berikut:-
 
Data ukur, 1 asli dan 1 rekaman-
 
Gambar dengan ukuran A3 sebanyak 1 asli (kalkir) dan 2 rekaman.
2)
 
Pembayaran pekerjaan pengukuran staking out dilakukan sebagai berikut:a.
 
Pembayaran prestasi pengukuran staking out dapat dibayarkan 50% (lima puluh persen) apabila pekerjaan pengukuran staking out MC-Awal (ayat 1.a) sudahditerima oleh pengguna jasa. b.
 
Pembayaran prestasi pengukuran staking out dapat dibayarkan 100% (seratus persen)apabila pekerjaan pengukuran staking out MC-Akhir (ayat 1.b) sudah diterima oleh pengguna jasa.3)
 
Pembayaran didasarkan atas satuan lump sum (ls) sesuai yang tercantum dalam daftar Kuantitas dan Harga.
 
3.
 
Galian Tanah
3.1.
 
Umum
 
Galian tanah merupakan proses pemindahan tanah biasa atau tanah keras yang dijumpaidalam pelaksanaan pekerjaan. Galian tanah ini diperuntukkan untuk pondasi rumah pompa, boks bagi ukur, boks bagi dan trase jaringan pipa.3.2.
 
Cara Pelaksanaana.
 
Penyedia jasa harus melaksanakan semua galian tanah sesuai dimensi yang terdapatdidalam gambar pelaksanaan dengan metode pengerjaan yang disetujui oleh Direksi.Bertanggung jawab atas segala resiko dalam pekerjaan tersebut. b.
 
Tanah bekas galian dapat dipergunakan untuk urugan tanah kembali sedangkan tanah bekas galian yang tidak terpakai harus dibuang/dirapikan ke tempat yang tidak mengganggu.3.3.
 
Cara Pengukuran dan PembayaranPengukuran dilakukan terhadap galian tanah yang telah selesai dikerjakan oleh penyedia jasa dan disetujui oleh Direksi.Pembayaran dapat dilakukan sesuai dengan prestasi pekerjaan berdasarkan satuannya yangtertera dalam daftar kuantitas dan harga yang telah mencakup upah bahan, tenaga dan peralatan.
4.
 
Urugan Tanah, Pasir dan Sirtu
4.1.
 
UmumUrugan tanah, pasir dan sirtu merupakan penimbunan tanah, penimbunan pasir dan sirtudengan maksud untuk menjaga ketahanan material yang ditimbun atau material yangdisanggah.4.2.
 
Cara Pelaksanaana.
 
Penyedia jasa menyiapkan bahan timbunan yang terdiri dari tanah hasil galian, pasir dansirtu yang diadakan dalam pelaksanaan pekerjaan ini sesuai dengan petunjuk Direksi. b.
 
Urugan tanah harus dilaksanakan dengan lapisan yang kira-kira horisontal.c.
 
Penyedia jasa harus mendapatkan persetujuan Direksi sebelum memulai pekerjaanurugan.d.
 
Urugan dilaksanakan setelah tanah dasar dianggap padat dan harus disetujui Direksi.4.3.
 
Cara Pengukuran dan PembayaranPengukuran dilakukan setelah selesai dikerjakan oleh penyedia jasa dan disetujui olehDireksi.Pembayaran dapat dilakukan sesuai dengan prestasi pekerjaan berdasarkan satuannya yangtertera dalam daftar kuantitas dan harga yang telah mencakup upah bahan, tenaga dan peralatan.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->