Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BUDAYA POLITIK

BUDAYA POLITIK

Ratings: (0)|Views: 259|Likes:
TULISAN SOFTSKILL B.INDONESIA
TULISAN SOFTSKILL B.INDONESIA

More info:

Published by: Nindya Anggi Wulandari on Jun 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/04/2013

pdf

text

original

 
2.1 BUDAYA POLITIK 
1.
 
Pengertian budaya politik 
a.
 
Pengertian budayaSecara etimologis, istilah kebudayaan berasal dari beberapa bahasa, antara lain: Culture(Bahasa Inggris) artinya budaya, Colore (Bahasa Latin) artinya budaya, dan Akhlaq (BahasaArab) artinya peradaban atau budi.Kata “kebudayaan” berasala dari bahasa Sanskerta yaitu buddhaya yang merupakan bentuk  jamak dari kata buddhi, artinya akal. Selanjutnya dikembangkan menjadi kata budidaya yangartinya kemampuan akal budi seseorang ataupun sekelompok orang.Menurut Koentjaraningrat, kebudayaan adalah keseluruhan sisitem gagasan, tindak dan hasilkarya dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik manusia dengan cara belajar.Sedangkan menurut Moh. Hatta , kebudayaan adalah ciptaan dari suatu bangsa.Menurut Zoetmulder, kebudayaan adalah perkembangan terpimpin oleh manusia budayawandari kemungkinan-kemungkinan dan tenaga-tenaga alam terutama alam manusia, sehinggamerupakan satu kesatuan harmonis.Salah satu unsure kebudayaan yang bersifat
universal 
adalah system kemasyarakatan yangdidlamnya terdapat organisasi kekuasaan atau politik. Kebudayaan dimiliki oleh setiapmasyarakat dan selalu berkembang dalam upaya memenuhi segala kebutuhan masyarakat. b.
 
Pengertian Politik Pada umumnya istilah politik dapat diartikan sebagai bermacam-macam kegiatqn dalamsuatu system politk atau Negara yang menyangkut proses menetukan tujuan-tujuan dari systemitu dan melaksanakan tujuan-tujuan itu. Politik menyangkut tujuan-tujuan seluruh masyarakat,termasuk kegiatan berbagai kelompok baik partai poltik maupun individu. Konsep-konsep pokok  politik adalah Negara, kekuasaaan, pengambilan keputusan, kebijakan, dan pembagiankekuasaan.
 
Pengambilan keputusan menyangkut seleksi antara beberapa alternative dan penyusutanskala prioritas dari tujuan-tujuan yang telah dipilih. Untuk melaksanakan tujuan-tujuan itu, perluditentukan kebijaksanaan-kebijaksanaan umum yang menyangkut pengaturan dan pembagiansumber-sumber yang ada. Untuk melaksanakan kebijaksanaan itu, perlu dimiliki kekuasaan dankewenangan yang akan dipakai, baik untuk membina kerja sama maupun untuk menyelesaikankonflik yang mungkin akan timbul dalam proses tersebut.
2.
 
Manusia sebagai Insan politik 
a.
 
Hakikat ManusiaSebagai makhluk social, setiap manusia mempunyai hasrat untuk hidup bersama sehinggamuncul kelompok-kelompok. Timbulnya kelompok-kelompok terseebut disebabkan oleh duasifat manusia yang bertentangan satu sama lain. Di satu pihak dia ingin kerjasama, tetapi dilain pihak, dia cenderung untuk bersaing dengan sesame manusia. Akan tetapi, manusia mempunyainaluri untuk hidup berkawan dan hidup bersama dengan orang lain secara rukun.Dimasa modern ini hampir dapat dipastikan bahwa tidak seorang pun dapat melepaskan diridari pengaruh politik, seseorang dapat saja mengalami dampak dari berbagai bentuk dan tahapan proses politik. Setidaknya, salah satu dari bentuk proses politik, seperti konflik, manipulasisumber kekuasaan, paksaan, dan tawar menawar politik dapat mempengaruhi seseeorang dalamwaktu tertentu. Namun demikian, kadar pengaruh poltik terhadap setiap orang tidaklah sama,kesediaan menerima pengaruh dan kekuatan diri untuk menghindar akan menentukan gradasi pengaruh olitik terhadap individu. Berbeda dengan posisi seseorang terhadap pengaruh prosese politik, di sisi lain terdapat kemampuan setiap orang untuk mempengaruhi proses politik.Apabila seseorang tidak luput dari pengaruh politik maka hanya orang-orang tertentu yangmemiliki kemampuan mempengaruhi proses politik. Mereka itu adalah orang yang menguasaisumber daya dan teknologi politik serta mempunyai tekad atau daya juang. b.
 
Hubungan Manusia dengan Politik 
 
Secara etimologis, poltik berasal dari kata “
 polis
” yang berarti Negara kota, yaitu suatukelompok manusia yang terorganisir yang menepati suatu wilayah tertentu sebagai tempattinggal bersama untuk mewujudkan kesejahteraan umum.Politik juga diartikan sebagai seni dan ilmu pengetahuan yang mengandung pengertianadanya hubungan dan kerja sama yang meliputi hubungan setiap individu dengan yang lainnya,hubungan individu atau kelompok individu dengan Negara, dan hubungan Negara dengan Negara. Jadi, politik dalam arti luas berkaitan dengan pemerintahan, sisitem kekuasaan untuk mengatur hubngan individu dan kelompok individu satu sama lain atau dengan Negara danantara Negara dengan Negara. Didlamnya juga terdapat bentuk, cara memperoleh, dan lembaga-lembaga kekuasaanserta pelaksanaan hak-hak warga Negara dalam turut serta dan berperandalam mengambil keputusan.c.
 
Suasana Kehidupan Politik Suatu BangsaSuasana kehidupan politik suatu bangsa dapat dibedakan menjadi dua bagian. Pertama,suasana kehidupan politik pemerintahan yang berkaitan dengan kehidupan lembaga-lembaga Negara, fungsi dan wewenang serta hubungan kewenangan antar lembaga Negara yang ada.Kedua, suasana kehidupan politik rakyat yang berkaitan dengan pengelompokkan warga Negaraatau anggota masyarakat kedalam berbagai macam golongan yang biasanya disebut sebagaikekuatan social poltik. Peran rakyat sebagai pelaku politik berfungsi sebagai input yang berwujud keinginan, harapan, dan tuntutan.Suasana kehidupan politik pemerintahan biasanya disebut suprastruktur politik. Dansebaliknya suasana kehidupan politik rakyat disebut infrastruktur politik. Suprastruktur politik terdiri atas lembaga legislative, eksekutif, dan yudikatif. Sementara infrastruktur politik didalamnya terdiri atas beberapa asosiasi atau kelompok pertain politik (
 political party
),kelompok kepentingan (
interest group
), kelompok penekan (
 pressure group
), media komunikasi politik (
media of political communication
), kelompok wartawan (
 journalism group
), kelompok mahasiswa (
 student group
), dan para tokoh politik (
 political figures
).d.
 
Pendidikan politik 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->