Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Undang-Undang Perkawinan

Undang-Undang Perkawinan

Ratings: (0)|Views: 112 |Likes:
Published by basari1977
UU No.1 Tahun 1974
UU No.1 Tahun 1974

More info:

Published by: basari1977 on Jun 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/10/2013

pdf

text

original

 
 P3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANGP3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANGP3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANGP3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANGP3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANGP3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANGP3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANGP3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANGP3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANGP3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANGP3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANGP3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANGP3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANGP3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANGP3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANGP3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANGP3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANG P3N DESA CIAWIGEBANG 
 
Undang-Undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974
 Abas Basari Halaman 2 
Bentuk :
UNDANG-UNDANG
(UU)Oleh : PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Nomor : 1 TAHUN 1974 (1/1974)Tanggal : 2 JANUARI 1974 (JAKARTA)Sumber : LN 1974/1; TLN NO. 3019Tentang :
PERKAWINAN
 Indeks : PERDATA. Perkawinan.DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
Presiden Republik Indonesia
,Menimbang : Bahwa sesuai dengan falsafah Pancasila serta cita-cita untuk pembinaanhukum nasional, perlu adanya Undang-undang tentang Perkawinan yang berlaku bagi semua warga Negara.Mengingat : 1.2.Pasal 5 ayat (1), Pasal 20 ayat (1), Pasal 27 ayat (1) dan Pasal 29Undang-Undang Dasar 1945;Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Nomor IV/MPR/1973.Dengan persetujuan Dewap Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.MEMUTUSKAN :Menetapkan :
UNDANG-UNDANG TENTANG PERKAWINAN
Daftar isi :1.
 
BAB I2.
 
BAB II3.
 
BAB III4.
 
BAB IV5.
 
BAB V6.
 
BAB VI7.
 
BAB VII8.
 
BAB VIII9.
 
BAB IX10.
 
BAB X11.
 
BAB XI12.
 
BAB XII13.
 
BAB XIII14.
 
BAB XIV
 
Undang-Undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974
 Abas Basari Halaman 3 
BAB IDASAR PERKAWINAN
Pasal 1Perkawinan ialah ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagaisuami isteri dengan tujuan membentuk keluaga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.Pasal 2(1).(2).Perkawinan adala sah, apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dankepercayaannya itu.Tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.Pasal 3(1).(2).Pada asasnya dalam suatu perkawinan seorang pria hanya boleh mempunyai seoranngisteri. Seorang wanita hanya boleh mempunyai seorang suami.Pengadilan, dapat memberi izin kepada seorang suami untuk beristeri lebih dariseorang apabila dikehendaki oleh pihak-pihak yang bersangkutan.Pasal 4(1).(2).Dalam hal seorang suami akan beristeri lebih dari seorang, sebagaimana tersebut dalamPasal 3 ayat (2) Undang-undang ini, maka ia wajib mengajukan permohonan kepadaPengadilan di daerah tempat tinggalnya.Pengadilan dimaksud data ayat (1) pasal ini hanya memberikan izin kepada seorangsuami yang akan beristeri lebih dari seorang apabila :a.
 
isteri tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai isteri; b.
 
isteri mendapat cacat badan atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan;c.
 
isteri tidak dapat melahirkan keturunan.Pasal 5(1).(2).Untuk dapat mengajukan permohonan kepada Pengadilan, sebagaimana dimaksuddalam Pasal 4 ayat (1) Undang-undang ini, harus dipenuhi syarat-syarat sebagai berikut:a.
 
adanya persetujuan dari isteri/isteri-isteri.adanya kepastian bahwa suami mampu menjamin keperluan-keperluan hidup isteri-isteri dan anak-anak mereka;c.
 
adanya jaminan bahwa suami akan berlaku adil terhadap isteri-isteri dan anak-anak mereka.Persetujuan yang dimaksud pada ayat (1) huruf a pasal ini tidak diperlukan bagiseorang suami apabila isteri/isteri-isterinya tidak mungkin dimintai persetujuan dantidak dapat menjadi pihak dalam perjanjian, atau apabila tidak ada kabar dari isterinyaselama sekurang-kurangnya 2(dua) tahun, atau karena sebab-sebab lainnya yang perlumendapat penilaian dari Hakim Pengadilan.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->