P. 1
BAB I II III

BAB I II III

Ratings: (0)|Views: 634|Likes:
Published by Joe Sangpremancinta

More info:

Published by: Joe Sangpremancinta on Jun 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/25/2013

pdf

text

original

 
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN METODEPENEMUAN TERBIMBING BERBANTUAN LKS DAN BLOK ALJABAR PADA MATERI FAKTORISASI ALJABAR DI KELAS VIII MTsN 1 MODELPALANGKA RAYAPROPOSAL SKRIPSI
Diajukan kepadaFakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitas PalangkarayaUntuk Memenuhi Salah Satu PersyaratanMemperoleh Gelar Sarjana PendidikanOLEHM. JOHAN WAHYUDIACA 109 045UNIVERSITAS PALANGKA RAYAFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANJURUSAN PENDIDIKAN MIPAPROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA2013
 
BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar Belakang
Menurut UUSPN No. 20 tahun 2003, pendidikan adalah usaha sadar dan berencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar pesertadidik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritualkeagamaan, pengenalan diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, sertaketerampilan yang diperlukan oleh diri, masyarakat, bangsa dan negara (Sagala,2008:3)Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) mengindikasikan bahwaseorang peserta didik dapat menjadikan dirinya sebagai sumber daya manusia yanghandal dan mampu berkompetisi secara global. Untuk ini dibutuhkan kemampuandan keterampilan tinggi yang melibatkan pemikiran kritis, sistematis, logis, kreatif,serta mampu bekerja sama secara efektif dan efisien.Di dalam pembelajaran matematika, pola pikir tersebut dikembangkan secara berkesinambungan karena matematika merupakan ilmu yang memiliki struktur danhubungan yang kuat antara satu konsep dengan konsep lainnya. Kaidah dan aturanyang berlaku dalam matematika tersusun dalam bahasa yang tegas dan tuntassehingga pengguna dapat mengkomunikasikan gagasannya secara lebih praktis,sistematis, dan efisien. Dengan demikian siswa yang belajar matematika akan berkembang bukan hanya dari sisi pengetahuan matematikanya, melainkan jugakemampuan berkomunikasi, bernalar, dan memecahkan masalah.
 
Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), tujuan yang ingindicapai melalui pembelajaran matematika di jenjang SMP adalah: (1) memahamikonsep matematika, menjelaskan keterkaitan antar konsep, dan mengaplikasikankonsep atau algoritma secara luwes, akurat, dan efisien dalam pemecahan masalah;(2) menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi dan membuatgeneralisasi, menyusun bukti atau menjelaskan gagasan dan pertanyaan matematika;(3) memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancangmodel matematika, menyelesaikan model, dan menafsirkan solusi yang diperoleh; (4)mengkomunikasikan gagasan dengan simbol, diagram, tabel, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah (Depdiknas, 2006:346). Berdasarkan tujuantersebut tampak bahwa orientasi pembelajaran matematika adalah kemampuan pemecahan masalah matematika.Pada kurikulum pendidikan nasional, materi aljabar merupakan salah satumateri yang diajarkan di SMP. Aljabar merupakan bagian dari matematika yang didalamnya banyak memuat konsep dan simbol. Materi aljabar yang diajarkan di kelasVIII SMP adalah materi faktorisasi aljabar. Berdasarkan hasil penelitian yangdilakukan oleh Isti Komah (2011) mengungkapkan bahwa pada standar kompetensimemahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus, persentasekesalahan tertinggi terjadi pada materi pokok faktorisasi suku aljabar dengan persentase 65%. Hal ini sejalan dengan hasil wawancara penulis dengan guru mata pelajaran matematika kelas VIII di MTsN 1 Model Palangka Raya yang menyatakan bahwa salah satu materi kelas VIII yang dianggap sulit bagi siswa adalah tentangfaktorisasi aljabar.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->