Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
37Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Teknik-Teknik Merangkai Bunga

Teknik-Teknik Merangkai Bunga

Ratings:

4.0

(1)
|Views: 32,842|Likes:
Published by DPD IPBI Jatim
Artikel DPD IPBI Jatim dalam merangkai bunga dasar secara teknik oleh hastuti budianto tahun 1998.
Artikel DPD IPBI Jatim dalam merangkai bunga dasar secara teknik oleh hastuti budianto tahun 1998.

More info:

Published by: DPD IPBI Jatim on May 05, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See More
See less

06/18/2013

 
Teknik-Teknik Merangkai Bunga
Prinsip Dasar Merangkai Bunga bagian 4
7/02/1998
DPD IPBI Jawa Timur
Hastuti Budianto
 
TEKNIK-TEKNIK MERANGKAI BUNGA
TEKNIK DESAIN MERANGKAI BUNGA
A.Basing (pembuatan dasar)
 Basing 
(pembuatan dasar) adalah istilah umum yang menggambarkan teknik-teknik yang dipakaiuntuk melukiskan suatu dasar desain. Dalam dunia seni, istilah basing berlaku untuk stabilitas fisik yang diberikan pada sebagian pahatan pada dasarnya. Dalam desain bunga,
Clustering 
(pengumpulan) &
Terracing 
(pembuatan teras) adalah dua teknik basing. Teknik-teknik itumeningkatkan penampilan desain dengan menambah warna, tekstur, dan bobot visual.Dasar desain ini diciptakan dengan tekstur & warna yang dibeda-bedakan. Cluster-cluster kecildari kumpulan bunga
Calanchoe
& moss-moss meliputi sebagian besar dasar, ketika kerucut spiral(yang melingkar-lingkar) dan daun-daun salal yang ditempatkan secara tegak membuyarkan polayang umum itu. Penempatan yang pararel dari bahan-bahan yang muncul pada komposisi itu lebihlanjut memberi tekanan pada teknik basing yang dipakai itu.
B.Focal Area (daerah pusat perhatian)
Suatu titik focal (focal yang menjadi pusat perhatian) secara tradisional adalah suatu titik khususdimana semua bahannya bertemu dan berangkat. Titik itu biasnya ditempati oleh bunga khusus.Desainer kontemporer telah memperluas definisi titk khusus itu dan menciptakan ungkapan “focalarea”. Suatu fokal area tersusun dari lebih dari satu bahan dan memperoleh perhatian dari orangyang melihatnya. Focal area lebih luas daripada focal point/titik focal & sering berisi tekstur-tekstur dan warna-warna yang dibeda-bedakan untuk penambahan daya tarik. Beberapa desainkontemporer berisi lebih dari satu focal area.Contoh focal area ini tersusun dari lebih dari satu bahan. Semua bahan bertemu dalam area yanglebih luas yang dibentuk oleh kuncup bunga Bakung. Tekstur pita kertas yang mengkontraskan,daun-daunan, tanaman kacang polong, dan filter yang jelas terpilih untuk desain ini menambah pesonanya.
C.Terracing (pembuatan teras)
Terracing adalah suatu teknik pembuatan dasar/
basing 
. Bahan-bahan yang sama yang kadang-kadang diberi peringkat ukuran ditempatkan pada suatu urutan anak tangga mendatar, dari depan ke
Ikatan Perangkai Bunga Indonesia provinsi Jawa TimurPage 2
 
TEKNIK-TEKNIK MERANGKAI BUNGA
 belakang. Teknik ini dapat diterapkan untuk bunga-bunga, daun-daunan segar, dan bahan-bahankering, atau sebenarnya bahan apapun yang digunakan pada komposisi bunga. Terracing menambahtekstur & dimensi pada desain dasar. Banyak bahan-bahan alami tumbuh pada pola anak tangga ini,menjadikan terracing teknik yang bagus untuk penyelesaian dasar dari desain vegetative/tanaman.Beberapa bahan dibuat berjenjang-jenjang pada komposisi yang sangat indah ini. Bunga anggur laut, daun-daun
coculus
, potongan-potongan kecil jamur, dan dua gerbera dibuat berjenjang padacontoh ini. Teknik terracing yang digunakan disini menambah pengaruh dramatis pada desain gayanatural.Pengulangan teknik terracing dalam desain ini menciptakan rasa kesatuan dalam jumlah bahanyang minimal. Daun-daun galax, kulit kayu cemara, dan gerbera dikontrol secara hati-hati dalam penempatannya & jumlahnya. Ketika suatu teknik diulangi, suatu area terracing harusmendominasi. Gerbera yang dibuat berjenjang-jenjang mengendalikan dasar & mewakili areaterluas dari bobot visual. Area dedaunan & kulit kayu penampilannya lebih kecil & merupakan pengelompokan yang kurang dominan.
D.Grouping (pengelompokan)
Pengelompokan digunakan untuk menciptakan suatu perasaan yang terencana & teroganisir.Bahan-bahan yang ditempatkan dalam kelompok-kelompok punya pengaruh lebih besar daripada bahan-bahan “polka dotted(terbintik-bintik) di segenap desain. Pengelompokan bahan-bahanmemungkinkan orang yang melihat menghargai keanekaragaman, warna, bentuk, tekstur masing-masing dari bahan itu dan membedakannya dengan yang lain secara layak.Bahan-bahan dalam komposisi ini diorganisir dengan keanekaragaman & diperagakan dalam pengelompokan-pengelompokan. Tiap area yang ditetapkan punya ruang/jarak yang luas antar  bagian masing-masing dari kelompok itu, memungkinkan mata melihat jumlah, jenis & warna bunga-bunga secara pasti. Bahkan, dedaunan yang dikelompokkan dalam area yang dibatasimenambah rasa keteraturan ini.Dalam desain bunga,
clustering 
/pengelompokan adalah suatu teknik penempatan bahan. Bahan- bahan yang terlalu kecil untuk dikenali/dilihat sebagai komponen yang berdiri sendiri-sendiridikelompokkan untuk pengenalan sebagai satu unit warna atau tekstur tersendiri. Teknik 
clustering 
ini bisa dipakai pada badan suatu desain untuk menyembunyikan bagian dari
base
/dasar.
E.Zoning (pemilihan area yang dikembangkan)
Istilah zoning sering digunakan untuk suatu area yang lebih luas daripada komposisi sederhana bunga. Menggunakan prinsip yang sama dengan komunitas atau kota yang dibagi-bagi, bunga- bunga dapat dibagi-bagi (menurut jenis atau warna) ke dalam bagian-bagian khusus yang lebih luas.
Ikatan Perangkai Bunga Indonesia provinsi Jawa TimurPage 3

Activity (37)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dian's Rainy liked this
Zain Al-abidin liked this
Rosalin Ellen liked this
Maria Michaella liked this
Maria Michaella liked this
Oni Andesra Oni liked this
Hamid Tetap Sama liked this
Endang Setyawati liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->