Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
DAMPAK KORUPSI

DAMPAK KORUPSI

Ratings: (0)|Views: 802 |Likes:
Published by Made Suandi Putra
dampak dampak korupsi
dampak dampak korupsi

More info:

Published by: Made Suandi Putra on Jun 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/09/2014

pdf

text

original

 
BAB 1PENDAHULUAN
Perbuatan tindak pidana korupsi merupakan pelanggaran terhadap hak-hak sosialdan hak-hak ekonomi masyarakat, sehingga tindak pidana korupsi tidak dapat lagidigolongkan sebagai kejahatan biasa melainkan telah menjadi kejahatan luar biasa
(extraordinarycrimes).
Dampak korupsi telah semakin luas mempengaruhi bangsaIndonesia, tidak saja mengancam sistem kenegaraan kita, tetapi juga menghambatpembangunan dan menurunkan tingkat kesejahteraan jutaan orang dalam waktuyang tidak terlalu lama. Korupsi telah menciptakan pemerintahan irasional,pemerintahan yang didorong oleh keserakahan, bukan oleh tekad untukmensejahterakan masyarakat.Korupsi tidak hanya berdampak terhadap satu aspek kehidupan saja. Korupsimenimbulkan efek domino yang meluas terhadap eksistensi bangsa dan negara.Meluasnya praktik korupsi di suatu negara akan memperburuk kondisi ekonomibangsa, misalnya harga barang menjadi mahal dengan kualitas yang buruk, aksesrakyat terhadap pendidikan dan kesehatan menjadi sulit, keamanan suatu negaraterancam, kerusakan lingkungan hidup, dan citra pemerintahan yang buruk di matainternasional sehingga menggoyahkan sendi-sendi kepercayaan pemilik modalasing, krisis ekonomi yang berkepanjangan, dan negara pun menjadi semakinterperosok dalam kemiskinan.Berdasarkan hal tersebut maka kami menguraikan dampak-dampak Korupsi sebagaiberikut:1. Dampak Korupsi di Bidang Politik dan Demokrasi2. Dampak Korupsi di Bidang Pertahanan dan Keamanan3. Dampak Korupsi Bagi Kualitas Pendidikan
 
BAB 2PEMBAHASAN
2.1. Dampak Korupsi di Bidang Politik dan DemokrasiNegara kita sering disebut
bureaucratic polity 
yang menurut Karl D. Jackson danLucian W. Pye (1978) definisikan sebagai sebuah sistem yang mana sekelompokbirokrat, teknokrat dan pejabat militer/polisi senior berpartisipasi secara otoritatif dalam pengambilan keputusan, yang kemudian hasil keputusannya lebihmerefleksikan nilai dan kepentingan dari kelompok elite tersebut
.
. Birokrasipemerintah merupakan sebuah kekuatan besar yang sangat berpengaruh terhadapsendi-sendi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Selain itu, birokrasipemerintah juga merupakan garda depan yang berhubungan dengan pelayananumum kepada masyarakat. Namun di sisi lain, birokrasi sebagai pelaku rodapemerintahan merupakan kelompok yang rentan terhadap jerat korupsi.Korupsi melemahkan birokrasi sebagai tulang punggung negara. Sudah menjadirahasia umum bahwa birokrasi di tanah
air seolah menjunjung tinggi pameo “jikabisa dibuat sulit, mengapa harus dipermudah”.
Semakin tidak efisien birokrasibekerja, semakin besar pembiayaan tidak sah atas institusi negara ini. Sikap masabodoh birokrat pun akan melahirkan berbagai masalah yang tidak terhitungbanyaknya. Singkatnya, korupsi menumbuhkan ketidakefisienan yang menyeluruhdi dalam birokrasi.Korupsi dalam birokrasi dapat dikategorikan dalam dua kecenderungan umum :yang menjangkiti masyarakat dan yang dilakukan di kalangan mereka sendiri.Korupsi tidak saja terbatas pada transaksi yang korup yang dilakukan dengansengaja oleh dua pihak atau lebih, melainkan juga meliputi berbagai akibat dariperilaku yang korup,
homo venalis
.Transparency International (TI), sebagai lembaga internasional yang bergerak dalamupaya antikorupsi, membagi kegiatan korupsi di sektor publik ke dalam dua jenis,yaitu :
Korupsi administratif :
Secara administratif, korupsi bisa dilakukan “sesuai dengan hukum”, yaitu
meminta imbalan atas pekerjaan yang seharusnya memang dilakukan, serta
korupsi yang “bertentangan dengan hukum” yaitu meminta imbalan uang untuk
melakukan pekerjaan yang sebenarnya dilarang untuk dilakukan. Di tanah air,
 
 jenis korupsi administratif berwujud uang pelicin dalam mengurus berbagai surat-surat, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Ijin Mengemudi (SIM), aktelahir, dan paspor agar prosesnya lebih cepat. Padahal, seharusnya tanpa uangpelicin surat-surat ini memang harus diproses dengan cepat.
Korupsi politik jenis korupsi po
litik muncul dalam bentuk “uang damai”.
Misalnya, uang yangdiberikan dalam kasus pelanggaran lalu lintas agar si pelanggar tidak perlu kepengadilan.Manajemen kerja birokrasi yang efisien sungguh merupakan barang yang langkadi tanah air. Menurut HS. Dillon, birokrasi hanya dapat digerakkan oleh politikusyang berkeahlian dalam bidangnya. Bukan sekedar pejabat yang direkrut darikalangan profesi atau akademikus tanpa pengalaman dan pemahaman tentangkerumitan birokrasi. Adapun dampak-dampak yang dapat diidentifikasi dari adanya korupsi dibidangPolitik dan Demokrasi adalah sebagai berikut:
1. Munculnya kepemimpinan korup
Kondisi politik yang carut marut dan cenderung sangat koruptif menghasilkanmasyarakat yang tidak demokratis. Perilaku koruptif dan tindak korupsi dilakukandari tingkat yang paling bawah. Konstituen di dapatkan dan berjalan karenaadanya suap yang diberikan oleh calon-calon pemimpin partai, bukan karenasimpati atau percaya terhadap kemampuan dan kepemimpinannya.Hubungan transaksional sudah berjalan dari hulu yang pada akhirnya punmemunculkan pemimpin yang korup juga karena proses yang dilakukan jugatransaksional. Masyarakat juga seolah-olah digiring untuk memilih pemimpinyang korup dan diberikan mimpi-mimpi dan janji akan kesejahteraan yangmenjadi dambaan rakyat sekaligus menerima suap dari calon pemimpin tersebut.
2. Hilangnya kepercayaan publik pada demokrasi
Demokrasi yang diterapkan di Indonesia sedang menghadapi cobaan berat yakniberkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi. Hal ini dikarenakanterjadinya tindak korupsi besar-besaran yang dilakukan oleh petinggi pemerintah,

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->