Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
338017259

338017259

Ratings: (0)|Views: 8,490|Likes:
Published by Can Cun

More info:

Published by: Can Cun on Jun 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/08/2013

pdf

text

original

 
1A DICTIONARY OF INDONESIANABBREVIATIONSedited by Agata Parsidi & Roger Tolcompiled by Agata Parsidi,Erik Setio Brahmono,Venty Hartiny
How to use the dictionary
Because of its huge size
 A dictionary of  Indonesian abbreviations
is split into three parts: A-I, J-O, and P-Z. You will find theabbreviation by clicking on the button thatcontains the initial letter of the abbrevia-tion you are looking for. Then scroll downor type the abbreviation in the ‘Find’ field.Frequent users of the dictionary are advisedto download the complete publication.
About this dictionary
Any reader and speaker of Indonesianexperiences the enormous amount of ab- breviations and acronyms. They are ev-erywhere: in newspapers, journals, books,on billboards, cars, street signs, flags, intext messages, you name it. Indonesian ab- breviations are not only written down andread, but are also part and parcel of thespoken language, in particular slang andyouth language. A popular hobby of manyIndonesians is to invent (usually funny)abbreviations on the spot, or to create newmeanings of well-established ones, therebyoften crossing linguistic borders.KAMUS SINGKATAN INDONESIAeditor: Agata Parsidi & Roger Toldikumpulkan oleh Agata Parsidi, Erik SetioBrahmono, Venty Hartiny
Cara Penggunaan Kamus
Karena kapasitasnya yang sangat besar,Kamus singkatan Indonesia dibagi ke dalamtiga bagian: A-I, J-O, dan P-Z. Singkatandengan mudah dapat Anda temukan dengancara mengklik tombol yang memuat huruf  pertama dari singkatan yang Anda cari. Lalugulirkan kursor ke bawah atau ketikkansingkatan dalam kotak ‘Find’.Pengguna yang sering menggunakan ka-mus ini disarankan untuk mengunduh ka-mus ini secara lengkap.
Pendahuluan
Semua pembaca dan penutur  bahasaIndonesia akan menemukan singkatan danakronim dalam jumlah yang sangat besar.Singkatan dan akronim ada di mana-mana:di surat kabar, jurnal, buku, papan reklame,mobil, rambu jalan, bendera, pesan teks, pada dasarnya di mana saja. Singkatan bahasa Indonesia tidak hanya ditulis dandibaca, tetapi juga merupakan bagian yanglazim dari bahasa lisan, khususnya bahasagaul dan bahasa anak muda. Adalah hobi populer dari banyak orang Indonesia untuk menemukan singkatan—biasanya lucu— secara spontan, atau menciptakan makna
 
2The use of abbreviations and acronymsconstitutes an essential feature of theIndonesian language.While in active use all over the place, thereis often a problem in understanding itsmeaning. When asked, many people ad-mit that they do not know the meaning of the abbreviation they are reading, listeningto, or even using themselves. Typically,this does not seem to matter much, butsometimes this lack of understanding can become problematic.In 1992 KITLV produced a dictionaryexplaining most of the abbreviations andacronyms used at that time (Parsidi 1992;containing 28.000 items). A revised edi-tion was published two years later (Parsidi1994; with a supplement containing anextra 5.400 items). Although there exist publications that explain abbreviationssuch as the superb dictionary of Stevensand Schmidgall-Tellings (2004), a morecomprehensive approach has been lackinguntil now.With over 57.000 items, our new dic-tionary, briefly called
 Kamus singkatan Indonesia
in Indonesian and
 A dictionaryof Indonesian abbreviations
in English,contains a much larger amount of data thanthe previous dictionaries. As a first step weincorporated all lemmas found in Parsidi1994. Then we expanded upon this corpus by systematically collecting all abbrevia-tions and acronyms we came across in 46 baru dari singkatan dan akronim yang su-dah umum digunakan. Melintasi batasanlinguistik adalah gejala biasa dalam proseskreatif itu.Penggunaan singkatan dan akronim meru- pakan ciri esensial dari bahasa Indonesia.Sementara digunakan secara aktif di manasaja, sering ditemui masalah dalam me-mahami makna singkatan dan akronim itusendiri. Ketika ditanya, ternyata banyak orang mengakui bahwa mereka tidak tahuarti singkatan yang mereka baca, dengar-kan, atau bahkan yang mereka gunakansendiri. Biasanya hal ini tidak terlalu diper-soalkan, tetapi terkadang kurangnya pema-haman ini dapat menjadi masalah.Pada tahun 1992 KITLV sudah menyusunkamus yang memuat sebagian besar sing-katan dan akronim yang digunakan padawaktu itu (Parsidi 1992; berisi 28.000 sing-katan). Edisi revisinya diterbitkan dua ta-hun kemudian (Parsidi 1994; dengan suple-men yang mengandung tambahan 5.400singkatan). Meskipun di pasaran telah ada berbagai kamus, seperti kamus mengagum-kan dari Stevens dan Schmidgall-Tellings(2004), pendekatan yang lebih komprehen-sif masih belum ada sampai saat ini.Dengan lebih dari 57.000 singkatan, ka-mus baru kami dinamakan Kamus singka-tan Indonesia dalam bahasa Indonesia danA dictionary of Indonesian abbreviationsdalam bahasa Inggris. Kamus ini mengand-ung sejumlah lema yang jauh lebih besar dari kamus-kamus sebelumnya. Langkah pertama yang kami tempuh adalah meng-gabungkan semua lema yang ada dalamParsidi 1994. Kemudian kami memperluas
 
3Indonesian newspapers and journals duringa eighteen-month period. It is fair to saythat this whole corpus represents the actualuse of abbreviations and acronyms in theIndonesian mass media during the peri-ods 1990-1994 and mid-2007-2008. Thismeans there is still a gap of thirteen yearsthat has not been systematically researched.The collection represents a certain level of language use that can be characterized aswritten, (semi-)formal, urban, middle class.This implicates that abbreviations used inoral, substandard, regional, lower-classspeech have not been collected systemati-cally. The reason for this choice is purely practical. We only had limited time andresources at our disposal to conduct this project and we had no time to conduct theextensive field work needed for collectingeverything.There is another drawback, one that by defi-nition holds for all dictionaries, that is itcannot contain the most recently coined ab- breviations. Indonesian belongs to languag-es showing a very rapid expansion of itsvocabulary and this is specifically the casein the field of abbreviations and acronymswhich abounds with very creative users.This is the reason why we will endeavour tokeep this dictionary up-to-date with regular online updates. In doing so we are confidentthat this dictionary will continue to presentthe answer to most of your queries.korpus secara sistematis dengan mengum- pulkan semua singkatan dan akronim yangkami temukan dalam 46 surat kabar dan jurnal berbahasa Indonesia selama kurunwaktu 18 bulan. Wajar jika dikatakan bahwaseluruh korpus ini mewakili penggunaan ak-tual singkatan dan akronim di media massaIndonesia selama periode 1994-1994 dan pertengahan 2007-2008. Ini berarti masihada kesenjangan waktu selama 13 tahunyang belum diteliti secara sistematis.Koleksi ini mewakili penggunaan bahasayang dapat digolongkan sebagai bahasa ter-tulis, (semi-) formal, perkotaan, dan kelasmenengah. Dapat dikatakan bahwa sing-katan yang digunakan dalam bahasa lisan,substandar, regional, dan kelas bawah be-lum dikumpulkan secara sistematis. Alasan pemilihan ini adalah murni karena alasan praktis, mengingat kami hanya memilikisumber daya terbatas untuk proyek ini.Selain itu, kami tidak memiliki waktu un-tuk melakukan pekerjaan lapangan secaraluas yang dibutuhkan untuk mengumpul-kan semua data.Terdapat batasan lainnya—sebenarnya ber-laku untuk semua kamus—yaitu, kamusini tidak mungkin mengandung singkatanciptaan terkini. Bahasa Indonesia termasuk  bahasa yang menunjukkan perkembanganyang sangat cepat dalam hal kosakata. Halini secara khusus terjadi di bidang singka-tan dan akronim yang dipenuhi oleh para penutur yang sangat kreatif. Karena alasaninilah kami akan berusaha menjaga agar kamus ini tetap mutakhir dengan pembaru-an online secara teratur. Dengan demikiankami yakin bahwa kamus ini akan terus