Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
0Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pemilihan

Pemilihan

Ratings: (0)|Views: 92|Likes:
Published by Agustinus Patria
pemilihan
pemilihan

More info:

Published by: Agustinus Patria on Jun 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/27/2013

pdf

text

original

 
PEMILIHAN METODE INTENSITAS HUJANYANG SESUAI DENGAN KARAKTERISTIKSTASIUN PEKANBARUYohanna Lilis HandayaniJurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas RiauKampus Bina Widya Jl. H.R. Soebrantas Km. 12,5 Pekanbaruemail : ylilis@unri.ac.idAndy HendriJurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Riauemail : andy_hendri@unri.ac.idHadie SuherlyJurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Riauemail : hsuherly@unri.ac.idABSTRAKIntensitas hujan di Daerah Pengaliran Sungai (DPS) dapat dihitung dari hasil pengukuran alatpengukur hujan otomatis. Intensitas hujan juga dapat didekati dengan menggunakanmetodeTalbot, Sherman dan Ishiguro. Besarnya intensitas hujan yang dihasilkan oleh masing-masingmetode tersebut akan berbeda apabila dibandingkan dengan intensitas hujan hasilpengukuranalat pengukur hujan otomatis.Penelitian dilakukan di stasiun hujan Pekanbaru Daerah Pengaliran Sungai Siak Riau. Hasilpengukuran intensitas hujan dari alat pengukur otomatis di stasiun tersebut akandibandingkandengan hasil perhitungan intensitas hujan menggunakan metode Talbot, Sherman danIshiguro.Uji perbandingannya dengan uji peak-weighted root mean square error.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode intensitas hujan yang sesuai dengan karakteristikdata stasiun Pekanbaru adalah metode Sherman untuk kala ulang 2, 5, 10 dan 100 tahunsedangkan untuk kala ulang 20, 25 dan 50 tahun adalah metode Ishiguro. Intensitas hujandengan menggunakan metode Talbot tidak menunjukkan karakteristik data stasiun Pekanbaru.Kata kunci : intensitas hujan, metode Talbot, metode Sherman, metode Ishiguro, uji peak-weighted root mean square errorABSTRACTRainfall intensity could be calculated by several methods includes Talbot, Sherman andIshiguro method. The result of those methods must be different to the observed rainfall
 
intensity from Automatic Rainfall Recorder (ARR) data.The research was conducted to the Siak basin at Pekanbaru rainfall gauge where its ARR wasstill functioning better than third other rainfall gauge. Rainfall intensity would be calculated bePemilihan Metode Intensitas Hujan Yang Sesuai Dengan Karakteristik Stasiun Pekanbaru(Yohanna Lilis Handayani, Andy Hendri, Hadie Suherly)
 
Talbot, Sherman and Ishiguro method. This result would be compared with intensity of ARRdata. Error square mean root peak-weight test would be applicated to calculate the deviation.The result of this research showed that Sherman and Ishiguro method fitted the observed ARRdata. The return period years of 2, 5, 10 and 100 resulted in rainfall intensity3,2559; 2,1441;1,5439 and 5,2069 by using error square mean root peak-weighted test. Rainfall intensitymethod which fit at Pekanbaru rainfall gauge data for the return period is Sherman method.The return period years of 20, 25 and 50 resulted in rainfall intensity 1,5900;1,9701 dan 3,4924by using error square mean root peak-weighted test. Rainfall intensity method which fit atPekanbaru rainfall gauge data for the return period is Ishiguro method. Rainfallintensity beused Talbot method not showed of Pekanbaru rainfall gauge data.Keywords : rainfall intensity, Talbot, Sherman and Ishiguro, error square mean root peak-weighted test1. PENDAHULUANPada perencanaan bangunan drainase, hal pertama yang harus ditentukan adalah besardebit banjir rencana. Perhitungan debit banjir rencana untuk bangunan drainase memerlukanbesaran intensitas hujan.Intensitas hujan adalah tinggi atau kedalaman air hujan persatuan waktu. Sifat umumhujan adalah makin singkat hujan berlangsung, maka intensitasnya cenderung makintinggi.Semakin besar kala ulangnya makin tinggi pula intensitasnya.Analisis intensitas hujan di suatu Daerah Pengaliran Sungai (DPS) dapat dihitung dengan beberapa metode, antara lain metode Talbot (1881), Sherman (1905) dan Ishiguro(1953). Perhitungan dengan metode-metode tersebut memerlukan data hujan jangka pendekyang dapat diperoleh dari pos penakar hujan otomatis.Terdapat empat buah stasiun hujan di Daerah Pengaliran Sungai Siak yaitu stasiun pengukur hujan Pekanbaru, Buatan, Kandis dan Petapahan Baru. Di DPS tersebut hanya adasatu stasiun hujan otomatis yaitu di stasiun pengukur hujan Pekanbaru. Alat tersebut mencatatcurah hujan dalam bentuk grafik yang nantinya dapat diperoleh data hujan jangkapendek,misalnya 5 menit, 10 menit, 30 menit, dan jam-jaman.Data-data yang telah diperoleh oleh alat tersebut dapat digunakan dalam menentukanintensitas hujan dengan metode metode Talbot, Sherman, dan Ishiguro. Besarnya in

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->