Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Proposal

Proposal

Ratings: (0)|Views: 124|Likes:

More info:

Published by: Yohanes Arief Susilo on Jun 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/11/2014

pdf

text

original

 
PROPOSALPROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING PERKEMBANGAN(DEVELOPMENTAL GUIDANCE AND COUNSELING)SESUAI DENGAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)DALAM RANGKA PENGEMBANGAN DIRI PESERTA DIDIKDI SMP NEGERI I KASEMBON MALANGOleh :ARIF MUSTOFA, S.PdNIP. 132145137BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangPerubahan Kurikulum di SMP sejalan dengan perkembangan ilmu dan teknologi,membawa perubahan pula pada semua mata pelajaran. Termasuk pelayananBimbingan dan Konseling disekolah. Dengan diberlakukannya kurikulum tingkat satuanPendidikan (KTSP) maka paradigma, landasan konsep dan teoritis, visi dan misi, sertaprogram kerja Bimbingan konseling harus ikut menyesuaikan diri dengan perubahantersebut.Sejalan dengan perkembangan disiplin ilmu Bimbingan dan Konseling (Guidance andCounseling) maka pendekatan dalam pelayanan konseling mengalami pergeseran daripendekatan krisis, remedial, dan preventif ke arah pendekatan perkembangan (Dr. M.Ramli, MA, 2007; Depdiknas, 2006). Pendekatan perkembangan-lah (DevelopmentalGuidance and Counseling), kemudian diadaptasi dalam kurikulum Tingkat satuanPendidikan (KTSP) oleh pemerintah (Baca; Depdiknas, Standar Isi dan StandarKompetensi Lulusan tingkat SMP, Jakarta; 2006) yang secara efektif diterapkan diSMPN I Kasembon mulai tahun pelajaran 2007/2008. KTSP memposisikan BimbinganKonseling pada pengembangan diri peserta didik. Konsep-konsep, asumsi, prinsip-prinsip Bimbingan, sampai pada program bimbingan diarahkan pada pengembangan diripeserta didik.Dalam pelaksanaan pelayanan konseling, pendekatan perkembangan (DevelopmentalGuidance and Counseling) didasarkan pada prinsip-prinsip bimbingan konselingperkembangan sebagai berikut (baca ; Dr. M. Ramli, MA, 2007; Muro & Kottman,1995) ;Layanan Bimbingan dan konseling didasarkan pada asumsi bahwa layanan tersebutdibutuhkan oleh semua siswa, baik yang mengalami maupun yang tidak mengalamihambatan dalam proses perkembangannya
 
Bimbingan dan konseling perkembangan memusatkan pada belajar siswaKonselor dan guru merupakan petugas bersama dalam program bimbingan dankonseling perkembanganKurikulum yang diorganisasikan dan direncanakan merupakan bagian yang pokok dalambimbingan dan konseling perkembanganBimbingan dan konseling perkembangan peduli terhadap penerimaan diri, pemahamandiri, dan pengembangan diriBimbingan dan konseling perkembangan memusatkan pada proses pemberian doronganBimbingan dan konseling perkembangan mengakui perkembangan yang terarahdaripada akhir yang definitif ; konselor bimbingan perkembangan memahami bahwasiswa berada dalam proses menjadi yang berarti bahwa pertumbuhan fisik danpsikologisnya akan mengalami berbagai perubahan sebelum mencapai masa dewasaBimbingan dan konseling perkembangan yang berorientasi tim menuntut pelayanandari konselor profesional yang terlatihBimbingan dan konseling perkembangan peduli terhadap identifikasi dini kebutuhankhusus ; dalam pelaksanaannya, konselor bekerjasama dengan guru menemukankebutuhan-kebutuhan tersebut yang apabila tidak diperhatikan dapat menjadi masalahyang memerlukan layanan remedial pada kehidupan anak selanjutnya.Bimbingan dan konseling perkembangan peduli terhadap penggunaan psikologiBimbingan dan konseling perkembangan memiliki landasan dalam psikologi anak,psikologi perkembangan dan teori belajar.Bimbingan dan konseling perkembangan bersifat luwes dan berkelanjutanB. Landasan Hukum Pelayanan Bimbingan dan KonselingUU No. 20 Th. 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 1 butir 6, pasal 3, pasal4 ayat 4.Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional PendidikanPeraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi untukSatuan Pendidikan Dasar dan MenengahDasar Standarisasi Profesi Konseling yang di keluarkan oleh Direktorat JenderalPendidikan Tinggi tahun 2004 yang memberi arah pengembangan profesi konseling disekolah dan di luar sekolahC. Paradigma, Visi dan Misi Pelayanan KonselingParadigmaParadigma konseling adalah pelayanan bantuan psiko-pendidikan dalam bingkaibudaya. Artinya pelayanan Konseling berdasarkan kaidah-kaidah ilmu dan teknologipendidikan serta psikologi yang dikemas dalam kaji-terapan pelayanan konseling yangdiwarnai oleh budaya lingkungan peserta didikVisiVisi Pelayanan Konseling adalah terwujudnya kehidupan kemanusiaan yangmembahagiakan melalui tersedianya pelayanan bantuan dalam pemberian dukunganperkembangan dan pengentasan masalah agar peserta didik berkembang secara
 
optimal, mandiri dan bahagia.Misia) Misi Pendidikan, yaitu memfasilitasi pengembangan peserta didik melaluipembentukan perilaku efektif-normatif dalam kehidupan keseharian dan masa depanb) Misi Pengembangan, yaitu memfasilitasi pengembangan potensi dan kompetensipeserta didik di dalam lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.c) Misi Pengentasan Masalah, yaitu memfasilitasi pengentasan masalah peserta didikmengacu pada kehidupan efektif sehari-hari.BAB IILANDASAN KONSEPA. Definisi Bimbingan dan Konseling PerkembanganPelayanan Bimbingan dan Konseling disekolah merupakan usaha membantu pesertadidik dalam pengembangan pribadi, kehidupan sosial, kegiatan belajar, sertaperencanaan dan pengembangan karir (Depdiknas, Standar Isi dan Standar KompetensiLulusan Tingkat SMP, Jakarta; Binatama Raya, 2006).Secara khusus, Bimbingan dan Konseling Perkembangan merupakan proses pemberianbantuan terhadap semua konseli dalam mengarungi semua bidang pengalaman pribadi-sosial, pendidikan, dan karir pada semua tahap perkembangan kehidupan mereka agar;1) menyadari diri mereka sendiri dan cara-cara merespons pengaruh lingkunganmereka dan, 2) meningkatkan keefektifan diri mereka dengan menguasai aspek-aspekperkembangan yang dapat dimanfaatkan dan dapat mengendalikan respon emosionalterhadap situasi yang tidak dapat dikuasai (Moore-Thomas, 2004, Shertzer & Stone,1981; Blocher, 1974 dalam Dr. M. Ramli, MA, 2007).Bimbingan dan konseling perkembangan didasarkan pada beberapa asumsidiantaranya ;1. Watak dasar manusia mendorong individu ke arah perkembangan diri secara positif dan berurutan2. Konseli bukanlah individu yang sakit3. konseling dipusatkan pada situasi saat ini dan yang akan datang4. konseli bukanlah pasien5. konselor/guru BK bukanlah individu yang netral/bebas nilai-nilai6. konseli adalah individu yang unik untuk mengembangakan identitas dirinya danmengintegrasikannya kedalam gaya hidupnyaB. Prinsip-Prinsip Bimbingan dan Konseling PerkembanganPenyelenggaraan Bimbingan dan Konseling Perkembangan didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut ;Layanan Bimbingan dan konseling didasarkan pada asumsi bahwa layanan tersebut

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->